Pdt Daniel T.A. Harahap: Menerima Bahagia. Memberi Lebih Bahagia.
Menerima Bahagia. Memberi Lebih Bahagia.
Oleh: Pdt Daniel T.A. Harahap
Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima. (Kisah Rasul 10:35)
Siapa yang tidak bersukacita menerima hadiah? Siapa yang tidak bahagia mendapatkan berkat? Kita mungkin sepakat menerima sesuatu pemberian sangat menyenangkan. Apalagi jika pemberian itu berasal dari orang yang kita kasihi dan mengasihi kita, saat peristiwa penting hidup kita, dan hadiah itu sendiri memang berharga atau bernilai istimewa.
Namun hari ini kepada kita dikatakan memberi ternyata lebih membahagiakan. Ya, hati kita akan sangat berbahagia jika dapat memberikan sesuatu kepada orang-orang yang kita cintai dan mencintai kita, pada peristiwa-peristiwa penting hidupnya,dan sesuatu itu adalah yang berharga.
Pertanyaan: apakah kita juga berbahagia memberikan yang berharga kepada orang-orang miskin, susah dan menderita yang mungkin tidak terlalu dekat hubungan kekeluargaannya dengan kita? Apakah kita juga berbahagia memberikan persembahan mendukung pelayanan gereja? Jika kita percaya dan menghayati hidup ini adalah pemberian Tuhan, dan segala yang baik dalam diri kita adalah anugerahNya, maka tentu juga kita akan sangat berbahagia jika dapat melakukannya.
Doa:
Ya Allah, kami berterima kasih dan berbahagia sebab telah menerima begitu banyak kemurahan dariMu. Engkau mengajarkan kami agar kami juga mau belajar memberi. Yakinkanlah kami bahwa kami akan sungguh-sungguh berbahagia jika kami dapat mencontoh Yesus memberi, berbagi dan berkorban.Jadikanlah kami murid-muridMu yang setia, pemurah dan rendah hati. AMIN.
Almanak Senin 09 November 09: http://rumametmet.com
Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima. (Kisah Rasul 10:35)
Siapa yang tidak bersukacita menerima hadiah? Siapa yang tidak bahagia mendapatkan berkat? Kita mungkin sepakat menerima sesuatu pemberian sangat menyenangkan. Apalagi jika pemberian itu berasal dari orang yang kita kasihi dan mengasihi kita, saat peristiwa penting hidup kita, dan hadiah itu sendiri memang berharga atau bernilai istimewa.
Namun hari ini kepada kita dikatakan memberi ternyata lebih membahagiakan. Ya, hati kita akan sangat berbahagia jika dapat memberikan sesuatu kepada orang-orang yang kita cintai dan mencintai kita, pada peristiwa-peristiwa penting hidupnya,dan sesuatu itu adalah yang berharga.
Pertanyaan: apakah kita juga berbahagia memberikan yang berharga kepada orang-orang miskin, susah dan menderita yang mungkin tidak terlalu dekat hubungan kekeluargaannya dengan kita? Apakah kita juga berbahagia memberikan persembahan mendukung pelayanan gereja? Jika kita percaya dan menghayati hidup ini adalah pemberian Tuhan, dan segala yang baik dalam diri kita adalah anugerahNya, maka tentu juga kita akan sangat berbahagia jika dapat melakukannya.
Doa:
Ya Allah, kami berterima kasih dan berbahagia sebab telah menerima begitu banyak kemurahan dariMu. Engkau mengajarkan kami agar kami juga mau belajar memberi. Yakinkanlah kami bahwa kami akan sungguh-sungguh berbahagia jika kami dapat mencontoh Yesus memberi, berbagi dan berkorban.Jadikanlah kami murid-muridMu yang setia, pemurah dan rendah hati. AMIN.
Almanak Senin 09 November 09: http://rumametmet.com

