U.S. Embassy - Jakarta, Indonesia: Hip-Hop Artikel & Kuis
Hip-Hop Artikel & Kuis
U.S. Embassy Jakarta kembali bagi-bagi hadiah khusus bagi penggemar Facebook kami. Caranya mudah, cukup menjawab pertanyaan kuis di bawah ini maka hadiah menarik akan menjadi milik Anda yang beruntung!
Kuis - Informasi
------------------------
Akan ada 5 (lima) pertanyaan. Silakan baca dan kirimkan jawaban Anda ke jakartasocnetwork@state.go v sebelum tengah malam hari Minggu, 22 November 2009, dengan mencantumkan: nama lengkap & nama Facebook anda.
Jawaban dapat ditemukan di dalam artikel hip-hop berjudul "Musik Hip-Hop Sarana Ekspresi Diri" yang juga kami tuliskan dalam notes ini (lihat di bawah).
Para staff dari U.S. Government dan keluarganya tidak diperkenankan mengikuti kuis ini.
Kuis - Pertanyaan
-------------------------- -
1. Pada tahun berapa dan di kota manakah hip-hop diciptakan?
A. 1960, New York
B. 1970, New York
C. 1960, Chicago
D. 1970, Chicago
2. Sebutkan album hip-hop pertama yang memperoleh penghargaan platinum dengan penjualan lebih dari satu juta kopi!
A. King of Pop
B. King of Hip-hop
C. King of Rock
D. King of Rap
3. Siapa yang menyatakan bahwa “Hip-hop adalah untuk semua orang dengan telinga terbuka”?
A. Fab 5 Freddy
B. Kool Herc
C. Ice T
D. LL Cool J
4. Sebutkan 3 (tiga) artis hip-hop yang disebutkan dalam artikel ini!
A. Snoop Dogg, Fab 5 Freddy, dan Grandmaster Flash
B. MC Lyte , 2 Pac, dan Afrika Bambaataa
C. Crazy Legs, Kool Herc, dan Busta Rhymes
D. Afrika Bambaataa, Kool Herc, dan Fab 5 Freddy
5. Menurut Anda, bagaimana peranan dunia Hip-hop di Indonesia?
(ceritakan dengan singkat)
###
Kuis - Informasi
------------------------
Akan ada 5 (lima) pertanyaan. Silakan baca dan kirimkan jawaban Anda ke jakartasocnetwork@state.go
Jawaban dapat ditemukan di dalam artikel hip-hop berjudul "Musik Hip-Hop Sarana Ekspresi Diri" yang juga kami tuliskan dalam notes ini (lihat di bawah).
Para staff dari U.S. Government dan keluarganya tidak diperkenankan mengikuti kuis ini.
Kuis - Pertanyaan
--------------------------
1. Pada tahun berapa dan di kota manakah hip-hop diciptakan?
A. 1960, New York
B. 1970, New York
C. 1960, Chicago
D. 1970, Chicago
2. Sebutkan album hip-hop pertama yang memperoleh penghargaan platinum dengan penjualan lebih dari satu juta kopi!
A. King of Pop
B. King of Hip-hop
C. King of Rock
D. King of Rap
3. Siapa yang menyatakan bahwa “Hip-hop adalah untuk semua orang dengan telinga terbuka”?
A. Fab 5 Freddy
B. Kool Herc
C. Ice T
D. LL Cool J
4. Sebutkan 3 (tiga) artis hip-hop yang disebutkan dalam artikel ini!
A. Snoop Dogg, Fab 5 Freddy, dan Grandmaster Flash
B. MC Lyte , 2 Pac, dan Afrika Bambaataa
C. Crazy Legs, Kool Herc, dan Busta Rhymes
D. Afrika Bambaataa, Kool Herc, dan Fab 5 Freddy
5. Menurut Anda, bagaimana peranan dunia Hip-hop di Indonesia?
(ceritakan dengan singkat)
###
Artikel Hip-hop
-----------------
Musik Hip-Hop Sarana Ekspresi Diri
Oleh Carolee Walker
Washington — Sejumlah remaja Amerika-Afrika dan Latin dengan meja alat pemutar piringan hitam (turntables) dan waktu luang pada era 1970-an menemukan hip-hop – satu jenis musik yang lahir di Amerika Serikat dan kini menjadi satu industri musik dan fashion di seluruh dunia.
Hip-hop dimulai 30 tahun lalu di Bronx, satu wilayah di kota New York yang sepertinya menggambarkan muramnya tempat yang dihuni kaum miskin kota.
Menggunakan turntables untuk memutar rekaman piringan hitam (PH) lama yang sudah usang, anak-anak di Bronx Selatan memulai omong diiringi musik, menciptakan jenis musik dan tarian yang sama sekali baru. “Omong diiringi musik” ini, atau dikenal sebagai MCing (ngoceh) dan DJing (mencampur music dan digesek), menjadi inti dari musik rap, breakdance, dan seni graffiti-- menurut Marvette Perez, kurator Museum Nasional Sejarah Amerika, Smithsonian Institution, di Washington, yang memprakarsai inisiatif koleksi “Hip-Hop Won’t Stop: The Beat, The Rhymes, The Life” in 2006.
“Dari tempat muram yang terlupakan itu, tradisi yang luar biasa lahir,” kata Perez.
"Generasi muda perlu mengetahui bahwa cerita-cerita mereka bermanfaat," kata Jade Foster, seorang guru bahasa Inggris dan humaniora di Ballou Senior High School di Washington, yang menyelenggarakan program musim panas pada 2009 untuk mendorong siswa mengekspresikan diri mereka melalui hip-hop.
"Mereka perlu mengetahui bahwa cerita-cerita mereka relevan dengan kehidupan dan asal-usul mereka." Sejak awal, gaya telah menjadi elemen penting dari hip-hop, kata Perez. "Hip-hop tak hanya bercerita tentang musik, tetapi juga tentang wilayah perkotaan Amerika dan gayanya."
"Dengan adanya kontribusi signifikan dari komunitas hip-hop, kita akan mampu menempatkan hip-hop dalam sejarah Amerika dan menyajikan pertunjukan yang komprehensif," kata Brent D. Glass, direktur museum. Museum ini menjalankan sebuah proyek tahunan yang mencoba meneliti musik hip-hop sejak awal perkembangannya pada akhir 1970-an, sebagai ekspresi kebudayaan generasi muda kulit hitam dan Latin di wilayah perkotaan, sampai pada statusnya hari ini sebagai industri global bernilai miliaran dolar.
Perez mengatakan mereka telah menerima banyak koleksi dari artis-artis hip-hop seperti Grandmaster Flash, Afrika Bambaataa, Kool Herc, Ice T, Fab 5 Freddy, Crazy Legs dan MC Lyte.
"Hip-hop adalah kontribusi terpenting bagi lansekap budaya Amerika setelah blues dan jazz," kata Fab 5 Freddy, artis dan promotor hip-hop yang juga seorang produser film, yang bernama asli Fred Brathwaite. "Hip-hop telah menjadi dominan pada budaya kaum muda di setiap negara." Menurut data statistik yang dikumpulkan pada 2009 oleh Russell Simmons dan Accel Partners, populasi komunitas hip-hop global saat ini telah mencapai 24 juta orang yang berusia antara 19 dan 34 tahun serta berasal dari berbagai negara, kelompok etnis dan agama.
HIP-HOP MELINTASI BATAS RAS
“Satu persamaan yang berlaku bagi kaum remaja sepanjang masa adalah masalah urgensi,” kata produser musik dan sutradara film Mark Shimmelid. Segala sesuatu tentang hip-hop — mencakup bunyi, lirik, gaya, bahasa — mengindikasikan rasa urgensi tersebut.
Dampak sosiologi dan kultural musik rock ‘n’ roll meredup dibandingkan dengan yang telah dicapai oleh musik hip-hop, kata Shimmel. “Hip-hop adalah peleburan yang sungguh luar biasa penting antara budaya hitam dan putih yang pernah ada di Amerika Serikat.”
Musik urban, seperti Motown, “dilantunkan untuk pendengar kulit putih,” ujarnya, tetapi Anda tidak akan menemukan kulit hitam dan kulit putih bersama dalam konser langsung.
Hip-hop mengubah hal itu karena musik tersebut adalah tentang feisyen dan bahasa dari awal, dan – yang lebih penting lagi – menampung keterpautan rasa urgensi pada remaja di pinggiran kota dan di kota, ujarnya. “Ketika seniman hip-hop menulis tentang dunia yang mereka lihat di tengah kota, remaja kulit hitam dan kulit putih melihat bahwa isolasi daerah pinggiran tidaklah jauh berbeda.”
Fab 5 Freddy, pembawa acara televisi Yo! MTV Raps pada era 1980an, mengatakan bahwa hip-hop bisa berhasil karena musik tersebut “menular” dan karena musik ini memungkinkan orang untuk mengekspresikan diri mereka secara positif, dinamis dan mampu mingkatkan kesadaran diri. “Hip-hop adalah untuk semua orang yang mempunyai cita rasa terhadap bunyi,” he said.
Pada tahun 1985, album King of Rock milik Run-D.M.C. menjadi album hip-hop pertama yang mendapatkan piringan platinum dari Asosiasi Industri Rekaman Amerika Serikat karena angka penjualannya melampaui 1 juta kopi. Hal itu membuktikan bahwa hip-hop telah diterima bukan saja sebagai musik bagi masyarakat Afrika Amerika dan Latin namun juga bagi masyarakat kulit putih, kata Shimmel. Pada tahun 2005, album milik OutKast menjadi album hip-hop pertama yang mendapatkan penghargaan Grammy Award sebagai Album Terbaik.
Menurut Shimmel, hip-hop saat ini belum berpaling dari asal-usul South Bronx-nya. “Semua bentuk musik berevolusi,” kata Shimmel. “Hip-hop bermula di New York, dan kemudian dinterpertasi secara berbeda di Los Angeles, dan kemudian kawasan Selatan menambahkan unsur-unsurnya sendiri. Musik ini telah berevolusi namun ia tidak berubah.” Saat ini musik, puisi dan seni hip-hop membantu para remaja untuk menghadapi segala hal dalam hidup mereka, kata Foster sang guru. Hip-hop membantu remaja mengembangkan cara bicara mereka dan memperkuat rasa percaya diri mereka, katanya.
PENGARUH GLOBAL MELAMPAUI UNSUR ANTI SOSIAL
Menurut Perez beberapa musik hip-hop dikenal sering merendahkan kaum wanita, dan museum ini tidak akan menutup-nutupi kenyataan ini. Musik-musik “gangsta rap” dari tahun 1990-an, dengan lirik-liriknya yang mempromosikan penggunaan narkoba, kekerasan dan coretan grafiti antar gang, adalah komponen dari hip-hop yang tidak dapat dilupakan. Namun, “secara keseluruhan, mayoritas hip-hop itu kreatif dan positif,” Perez menambahkan.
Hip-hop memiliki pengaruh musik dan budaya yang global, kata Perez. “Teknik musik ini bergaung di seluruh Amerika Serikat dan dunia.”
###
Sumber (dalam bahasa Inggris): Hip-Hop Music an Outlet for Self-Expression
Baca tentang (dalam bahasa Inggris): Empowered by Hip-hop


