Sri Mulyani Pernah Nangis Soal Skandal Bank Century

by Dukung Penuntasan Skandal Bank Century on Sunday, November 29, 2009 at 12:21pm ·
Sri Mulyani Pernah Nangis Soal Skandal Bank Century

JAKARTA - Sri Mulyani yang menjabat sebagai menteri keuangan pernah meminta perlindungan dan menangis dihadapan mantan pejabat tinggi terkait skandal Bank Century. Saat itu, Sri Mulyani merasa tertekan dan kewalahan menanggapi pertanyaan dari anggota Komisi XI DPR periode 2004-2009.

"Jadi pada saat itu Menkeu Sri Mulyani kewalahan disorot dan dihabisi oleh anggota DPR periode 2004-2009 khususnya dari anggota DPR Fraksi Golkar," kata Pimpinan Johan Foundation, Johan O Silalahi di Restauran Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Minggu (29/11/2009).

Johan masih merahasiakan nama mantan pejabat tinggi negara tersebut, tapi dia memastikan bahwa mantan pejabat negara yang pernah didatangi oleh Sri Mulyani siap memberikan keterangan saat pansus hak angket skandal Bank Century sudah terbentuk pada 4 Desember 2009 mendatang.

"Mantan pejabat tinggi negara tersebut siap memberikan keterangan saatnya, cuman sampai saat ini masih dirahasiakan inisialnya," imbuhnya.

Seperti yang diceritakan oleh Johan, sebelum pelantikan mantan pejabat tinggi negara tersebut pernah ditemui Sri Mulyani untuk dimintai perlindungan dan dicarikan solusi dalam skandal Bank Century. Alasan saat itu yang diutarakan oleh Sri Mulyani karena dirinya tertipu oleh Gubernur Bank Indonesia Boediono terkait kucuran dana menyelamatkan Bank Century dari krisis ekonomi saat itu.

"Sri Mulyani nangis dan mengatakan dirinya tertipu dan merasa ditekan saat ditanyai mengenai skandal Bank Century sebenarnya. Saat ditanyakan oleh mantan pejabat tinggi negara tersebut Sri Mulyani hanya mengatakan bahwa dirinya ditipu oleh Bank Indonesia yaitu Boediono. Alasan tertipu karena mendapat laporan dan jaminan menyelamatkan Bank Century sebesar Rp650 miliar dari krisis ekonomi ternyata berlarut-larut kucuran dana hingga Rp6,7 triliun," ungkap Johan menirukan pengakuan Sri Mulyani.

Jadi pengakuan dari Sri Mulyani yang menyatakan bahwa kucuran dana Bank Century secara sistematik tidak benar. "Tidak benar secara sistemik. Dana mengucur dari 14 November 2008 hingga sampai bulan Juni. Ini skandal kenegaraan," tukasnya. (wdi)

Link: http://economy.okezone.com/read/2009/11/29/20/280060/sri-mulyani-pernah-nangis-soal-skandal-bank-century
· Comment · Share
    • Mohammad Firdausil Kirom Yotrone wis entek, ya mewek (hubungi warteg terdekat).
      November 29, 2009 at 1:54pm
    • Roedhay Roedy Joega
      masya nangis.....dan konon merasa tertipu lg oleh budi_ono.....piyeee toh mbaaak.....ktnya begawan ekonomi...klo ngomong keliatannya sngat superrior & mumpuni....msh kena tepu jg....mknya jgn jumawa, inget dulu ktika blm msuk lingkaran peme...rintah, kyknya anda meng_keritik pemerintah seolah2 semua kebijakan pemerintah kagak ada yg benerrrr....skrg klo ngeles semua kebijakan_mu serasa gak ada yg salah....dasar keblingerrrr..!!See More
      November 29, 2009 at 2:40pm
    • Mervin Pius hr gini ada merasa kena tipe anak kecil aja skrg ne super lincah & dpt memahami grakan sekelilingnya . . . . . lg2 cari simpati di t4 yg salah . . . . .
      November 29, 2009 at 3:11pm
    • Laura Sinoerath Hohoho..

      bu mentri mw permen?
      November 29, 2009 at 3:37pm
    • Mokhamad Imyal air mata buaya betina
      November 29, 2009 at 3:50pm
    • Anto Taufik
      Wanita kalo terpojok cuma bisanya mengeluarkan air mata....salut dengan anggota dewan....rubah image dimasyarakat yg cuma 5D....ibu dulunya sebelum masuk kepemerintahan ibarat singa betina yg siap ngamuk dan selalu mekritik tajam setiap keb...ijakan or keputusan ekonomi yg dikeluarakan pemerintah......mana semua itu????? memang kalo kepentingan semua akan luntur kalo sdh ada yg melekat.....kalo merasa ditipu mending mundur dari kabinet...See More
      November 29, 2009 at 5:04pm
    • Agus Dasuki tangis bahagia,..
      November 29, 2009 at 5:19pm
    • Dedy Zulkarnain Air mata buaya...
      November 29, 2009 at 5:23pm
    • Amps Agung C kasian dwehhhhh
      November 29, 2009 at 5:28pm
    • Jati Santoso Kesuwen.....kesuwen.....and... kesuwen
      November 29, 2009 at 5:33pm
    • Enny Cahyati ya itu orang kal tidak bisa melawan hal yg tak semestinya...hrsnya dia bertanggung jawab apapun yg terjadi se x tidak ya tidak...kenapa dia berani pertaruhkan reputasinya hny demi kekuasaan...nyesel kan..
      November 29, 2009 at 5:38pm
    • Toni Nurtono munafik..............................
      November 29, 2009 at 5:45pm
    • Thebes Ler Mrh jangan nangis bu...mundur aja..itu pasti dikenang dan tercatat dengan tinta Emas dalam lembaran Sejarah Indonesia.
      November 29, 2009 at 5:55pm
    • Esha Jr Rachmanani Putra Kebijakan yang segitu maha pentingnya, dan nilainya enggk sedikitl begitu bisa ketipu,.. apalagi dengan yg kecil kecil,.. ?? bisa bnyk juga yg kecolongan donk,.. ????
      November 29, 2009 at 6:18pm
    • Dudi Kurniadi MUNDUR & LETAKAN JABATAN AJA BU, NANTI DITIPU LAGI DEH....
      November 29, 2009 at 6:30pm
    • Arche Renyut Baguslah...kalau Sri Muyani sudah mengatakan demikian. Itu berarti bangsa ini mempunyai wakil Presiden yg suka menipu. Harus diselidiki lagi dia itu menipu untuk siapa? Demi kekuasaan Sri Mulani mau ditipu sama tukang tipu.
      November 29, 2009 at 6:31pm
    • Noor Khozin Kalau 'sistemik' mengapa mesti menangis???????????
      November 29, 2009 at 6:33pm
    • Sam Yose Rizal Jangan heran pejabat Indonesia selain modal nipu juga tangisan!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
      November 29, 2009 at 6:38pm
    • Maryorie Ory Nangis kah..?
      November 29, 2009 at 7:46pm
    • Aris Wardani Tangisan..........."Panggung sandiwara"
      November 29, 2009 at 7:56pm
    • Mas Prie Goeroe menangislah untuk orang miskin.....dengan air mata kesucian jangan menangis karena jabatan di ujung tanduk...
      November 29, 2009 at 7:59pm
    • Ty Esha jd ga sabar niy ...wait n see ?
      November 29, 2009 at 8:36pm
    • Tiar Arshanty Suryadi menangis berpikir bagaimana agar permintaan disetujui dan ada fee untuk dia nanti...
      November 29, 2009 at 9:22pm
    • Yudho Priyanto semoga menkeu qt ini berani mengatakan "yang benar adalah benar-yang bathil adalah bathil", ayo kapan lagi!, jadi komplet ada nangisnya ada ketawanya (jangan hanya nangisnya aja yg diekspos!)
      November 29, 2009 at 10:41pm
    • Nana Budi Tresna Menangis karena apa ya? senang apa susah?........
      November 29, 2009 at 11:15pm
    • Edy Simatupang bukan air mata buaya kan..? Gawat nian...
      November 30, 2009 at 2:00am
    • Ansori Tan Menangislah bu..utk suatu kebenaran...! menangislah bu..karena 6,7 T sangat bisa memberi makan pd rakyatmu disebelah timur sana yg masih hidup dlm kelaparan !!!
      November 30, 2009 at 3:31am
    • Hanif Fanani nangis MBOK ..ngak pa-pa...
      November 30, 2009 at 5:15am
    • Samsoel Bachri Anda hanya bisa menangis terkait skandal bank century , sementara rakyat tdk menangis , karena air mata rakyat sudah kering akibat permainan kotor kalian. Tp ingat bila rakyat sudah menangis darah maka rakyat akan jauh lebih kejam dari apa yg kalian perbuat ini.
      November 30, 2009 at 5:56am