Oleh: Abdurrahman WahidIstilah NKRI dipakai oleh para pendiri negara ini untuk menunjukkan bahwa ia adalah sebuah negara dengan kepemimpinan tunggal dan arah perjalanan hidup yang sama bagi warga bangsa ini.Namun kini istilah yang berarti Negara Kesatuan Republik Indonesia, sering dijadikan lawan bagi sebuah istilah lain, yaitu keberbagaian (pluralitas) dan toleransi. Padahal itu semua perlu ada,
Oleh: Abdurrahman WahidYang dimaksudkan dengan birokratisasi adalah keadaan yang berciri utama kepentingan para birokrat menjadi ukuran. Sama saja halnya dengan militerisme jika kepentingan pihak militer merupakan ukuran utama bagi perkembangan sebuah negeri. Jadi bukannya apabila kaum birokrat turut serta dalam kepemimpinan, seperti halnya jika para pemimpin militer ada dalam pemerintahan. Kata
Oleh: Abdurrahman WahidUlil Abshar-Abdalla adalah seorang muda Nahdlatul Ulama (NU) yang berasal dari lingkungan “orang santri.” Istrinya pun dari kalangan santri, yaitu putri budayawan muslim A Mustofa Bisri. Sehingga kredibilitasnya sebagai seorang santri tidak pernah dipertanyakan orang. Mungkin juga cara hidupnya masih bersifat santri. Tetapi dua hal yang membedakan Ulil dari orang-orang
KH. Abdurrahman Wahid's Notes
Antara NKRI dan FederalismeJul 6, 2009
Birokratisasi Gerakan IslamJul 6, 2009
Ulil Dengan LiberalismenyaAug 17, 2009
Surga dan AgamaJul 6, 2009
Tahan Berpolitikkah Pondok Pesantren?Jul 6, 2009
NU, Nasionalisme, dan PolitikJul 6, 2009
Cinta Konseptual dan Cinta KongkretJul 6, 2009
Kepergian Setelah MengabdiJul 6, 2009
"Kebenaran" dan Penolakan AtasnyaJul 6, 2009
Lain Jaman, Lain PendekatanJul 6, 2009













