
Adriadi Tahede Mury Dirumah punya buku2 fiksi se-lemari, sekarang bisa baca lewat fb. Ada yg lebih hebat dari ini semua? Lam kenal semua

Kumpulan Cerpen Kompas Suatu Pertemuan
Kami duduk berhadap-hadapan di dalam sudako—angkutan kota berwarna kuning—yang melintasi Jalan Sisingamangaraja XII Medan. Dia membisu, asyik membaca majalah wanita yang taksiranku baru dibeli. Masih wangi kertas dari percetakan. Aku mencoba-coba mengingat siapa dia, tersebab ada gelenyar di dada, bahwa dia seperti pernah bersua denganku sewaktu kuliah di UISU, universitas swasta tertua di Medan.
Source:Cerpen Kompas
Posted:2009-11-22 05:24:41 GMT

Qurrota Ayu Neina ada yang punya buku jalan asmarandana? belinya dimana ya?

Kumpulan Cerpen Kompas "Manusia=mesin. Realitas=ilusi. Marianne=ilusi. Marianne=benar-benar ada. Masa lalu=masa kini. Bagaimana membedakan itu semua?" Phantasmagoria - Satiagitaya

Kumpulan Cerpen Kompas Phantasmagoria
Phantasmagoria adalah berbaurnya rentetan gambar, citra, figur-figur yang menipu penglihatan, sampai kita susah membedakan mana nyata mana tidak nyata. Tanata berdiri di pinggir jalan di depan rentetan toko-toko, kafe, butik, melihat bayangannya sendiri terpantul membaur dengan manekin, benda-benda, dan huruf-huruf bes...ar yang melekat di kaca etalase. Ia terpesona. Sekedar mengingatkan: Walter Benjamin juga pernah tertegun melihat [...]Devamı
Source:Cerpen Kompas
Posted:2009-11-15 03:43:01 GMT

Nong Hade Kejam...kau helai rambut ku,kejam kau sentuh tangan ku,kejam...kau cium bibir ku,kejam...kau jamah semua tubuh ku,kejam...kejam...kejam...

Serbuk Budaya Jogja tersedu

Serbuk Budaya Cerita-cerita

Kumpulan Cerpen Kompas Laila
Menangis tidak selamanya tanda kelemahan. Tapi istri saya tidak bisa menafsirkan lain, ketika melihat kucur air mata Laila. ”Ada apa lagi Laila,” tanya istri saya. ”Kok nangis seperti sinetron, kapan habisnya?” Tangis Laila bukannya berhenti, malah tambah menjadi-jadi. Saya cepat memberi kode rahasia supaya interogasi itu jangan dilanjutkan. Besar kemungkinan, itu taktik minta gaji naik. ”Laila itu bukan [...]
Source:Cerpen Kompas
Posted:2009-11-08 00:52:14 GMT

Kumpulan Cerpen Kompas Putu Wijaya, minggu ini, selamat menikmati

Tommy Widianto sama kaya rista, ternyata ada peskuknya juga toh.. sipsipsip... hehehe

Rista Nurfarida hwihiiiiyyy... ada pesbuknya juga toh.. sipsipsip...

Adinda Putri Marzuki
sangat mmbantu mngembangkan imajinasi yang bantet..
trima kasih.. :)

Kumpulan Cerpen Kompas ”Lihat, anakmu jadi kuminis.” Pengantar Tidur Panjang - Eka Kurniawan

Kumpulan Cerpen Kompas Pengantar Tidur Panjang
Aku muncul di rumah menjelang subuh. Tak berapa lama kemudian adik perempuanku juga muncul. Ia membuka pintu sambil menangis, ”Bapak sudah meninggal?” ”Belum,” kataku. ”Kata dokter sudah.” Setelah melihat Bapak masih hidup, meski hanya berbaring tanpa bisa bergerak, tangisnya reda. Adikku bilang, setelah menerima telepon dari Ibu untuk pulang, ia mampir dulu ke pusat kesehatan di kampusnya untuk [...]
Source:Cerpen Kompas
Posted:2009-11-01 00:37:30 GMT








