
pengais impian mereka koar-koar menuntut keadilan tapi siapa keadilan itu? diakah tersagka itu? diakah pembunuh itu? apakah keadilan patut untuk dituntut?

Terus melimpahkan sesal meniti jemari Zaman yang tak kekal, aku merintihkan rasa yang sudah membasi diantara kemalangan kalian. [Baca Selengkapnya]

JERAMI KERING Oktober basah, dibenamkan matahari melempar kemuning padi pada dada siang membara. Tak ada riuh napas

Di Padang, Di Padang… ~ untuk saudara-saudaraku di Padang suara kendang-kendang kematian menembus hiruk pikuk jalanan di Padang t...

Menuang hikayat dirupa rupa biar kelana tak bermanja manja se-ini sudah melenggang ada Mewujud riwayat di genang kenang sendu sudah kuramu diwaktu waktu...

Cerpen : Saliful Bahri ALINA Adalah Puisi “Perjalanan Kubur” Sutardji Calzoum Bachri berawal kisah ini : ……………………………. Untuk kuburmu Alina aku ...

Memupuk alur sekerontang tunggu Kelak nak kusemai nanti di hari hari Sudahpun serupa bayang kutuai engkau Dalam lantun masih ku hiasi… Tengoklah pada bingkai langit B...

Kabar malam sudah kubilang sudah Merautmu di sulam jemari rambang Bilakah kau kembali mencumbu labuh Dari liuk muara teluk yang kau iringi Kunanti kau di tepi…! ...

Syam S. Tamoe Membaca puisinya Roil Muhtadin berjudul "Andai" (MediaSastra), sangat menggugah hati saya.

karya Roil Muhtadin Jakarta, 1 September 2009 Andai aku orang Rusia Hidupku akan dikelilingi wanita jelita Tak perlu merayu dengan bunga...

Karya Roil Muhtadin Jakarta, 13 Oktober 2009 Pada diri sang penyair Pengobral kata rayu Pemukau gemilang dengan antek tulisan berair...

Fajar belum menyingsing ia telah bersiap-siap. Mencari sesuatu untuk membahagiakan keluarga. Walaupun terik dan badai...

Sedingin sang bayu malam berhembus Dan sehangat sang fajar datang Begitulah bayangmu, Datang menyakitkan diriku Saat bayangmu tak lagi dapat ku kejar...

Semangat gelora Lapangan IKADA Hanya tinggal rangkaian kata Kata yang menggema Yang menyatukan anak bangsa Garuda yang dulu gagah perkasa...













