Orkes Puisi Sampak GusUran
Mendengar Indonesia, mendengar berlapis luka.
Informação
Membros:
1. Anis Sholeh Ba'asyin: Pelantun puisi, vokal.
2. Krishadi Setiawan: Gitar elektrik dan akustik, cuk-cang, backing vokal.
3. Rahmat Syafi’i: Drum, SPD, backing vokal.
4. Yusfi Adrian: Bass, backing vokal.
5. Anang Maulana: Biola, gitar akustik, kecapi, siter, rebab, backing vokal.
6. Muhammad Nur Zaini: Saron, terompet, suling, terbang, voka.
7. Pendi Sukarjo: Demung, jimbe, ukulele, cuk-cang, didjeridu, backing vokal.
8. Gunarto: Saron, suling, harmonika, kabasa, marakaz, backing vokal.
9. Muhammad Yani: Terbang, marawis, backing vokal.
10. Lilik Puji Utomo: Terbang, marawis, backing vokal.
11. Purwanto: Terbang, marawis, backing vokal.
12. Muhammad Zubaidi: Terbang genjur, marawis, kabasa, marakaz, backing vokal.
13. Kariyadi: Terbang, backing vokal.
14. Kristomo: Vokal, Backing vokal.
15. Mei Sri Ningsih: Vokal, Backing vokal.

Anis Sholeh Ba'asyin: Penulis puisi.
Muhammad Anis Ba’asyin: Pengelola Produksi dan Panggung.
Budiyono S.Sn: Penata Tari.
Djoko Wahjono: Penata Panggung.
Munawir Aziz: Riset dan Dokumentasi
Género:
Orkes Puisi, World Fusion
Naturalidade:
Pati, Jawa Tengah, Indonesia
Companhia discográfica:
Indie
Vídeo

2 dos 5 vídeosVer todos

8:06 Adicionado há cerca de um mês
7:56 Adicionado há cerca de 2 meses
Ninguém adicionou vídeos de fãs.
Eventos

5 eventos anterioresVer todos

 
Zahid Bodonk

Zahid Bodonk ku desirkan gelombang, bersama angin Q membelai kalian,,,,
salam kenal

Qui às 8:35 · Denunciar
Orkes Puisi Sampak GusUran
Ontem às 0:33
Orkes Puisi Sampak GusUran

Orkes Puisi Sampak GusUran Untuk kawan-kawan yang berdomisili atau kebetulan sedang berada di Jakarta dan sekitarnya, dan punya keprihatinan yang sama:
HADIRI dan IKUTI:
LOMBA MAKAN ROTI BUAYA dan MENGGAMBAR CICAK-BUAYA

Hari: Minggu
Tanggal: 22 Nopember 2009.
Jam: 07.00-11.00.
Tempat: Sektor 8-9, Istora Senayan Jakarta.

Acara ini sekaligus untuk pe...nggalangan tandatangan dukungan
agar Presiden melaksanakan rekomendasi tim 8.
Bawa serta keluarga sambil berolah raga pagi kita tolak rezim koruptor dan antek mafia peradilan.

Panitia: Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi (KOMPAK)
Untuk menghindari kesalah-pahaman siapapun, perlu kami perjelas bahwa kami dari Sampak GusUran (karena keprihatinan yang sama) hanya ikut berpartisipasi ikut menyebarkan undangan ini agar bisa diketahui lebih banyak pihak. Di Facebook ini, pencantuman nama pembuat undangan semacam ini (seolah) penyelenggara tak bisa dihindari, karena itu tercantum secara otomatis begitu undangan dibuat.

NB: Alangkah indahnya bila keprihatinan, perhatian dan rasa cinta terhadap bangsa dan negara ini, bisa kita ungkapkan di wilayah kita dan dengan cara masing-masing. Sehingga, mereka yang saat ini memimpin tahu bahwa bukan mereka yang memegang kekuasaan, tapi kita semualah yang memegangnya. Mereka sekedar para pelayan yang tak boleh seenaknya membodohi kita dari waktu ke waktu.

Hora:Domingo, 22 de Novembro de 2009 7:00
Local:Sektor 8 - 9 Istora Senayan
Ver mais
Orkes Puisi Sampak GusUran

Orkes Puisi Sampak GusUran “Sesungguhnya menjelang hari Kiamat terdapat tahun-tahun yang menipu! Yang khianat diberi amanat, yang amanat dianggap khianat, yang berdusta dipercaya, yang jujur didustakan dan ruwaibidhah akan berbicara” Para sahabat bertanya, "Apakah ruwaibidhah, ya Rasulullah?" Beliau menjawab, "Seorang yang hina dan bodoh berbica...ra tentang urusan orang banyak!” (HR Ibnu Majah).

Ver mais
19/11 às 22:30
Orkes Puisi Sampak GusUran

Orkes Puisi Sampak GusUran Ini negeri dagelan! Hukumnya plesetan, keadilannya lucu dan para pemimpinnya -sudah pasti- para badut! Jadi, apa yang diharapkan kecuali terbahak-bahak, atau: matikan saja salurannya, agar mereka tak bisa lagi melawak!

19/11 às 6:47
Ipoeng Cahya A-i

Ipoeng Cahya A-i Esem termanis yg tak terlupa-eseme pk Harto.. kira2 klo esem yg sperti itu-pesan yg di tangkap apa y..?

17/11 às 9:16 · Denunciar
Lacimori Wangsa

Lacimori Wangsa barangkali,.... mengobati luka indonesia, jg penting. salam hangat buat ini perkenalan.

16/11 às 22:31 · Denunciar
Orkes Puisi Sampak GusUran
Orkes Puisi Sampak GusUran
Terima kasih! Salam hangat juga!
17/11 às 9:21
Orkes Puisi Sampak GusUran
Orkes Puisi Sampak GusUran
Hubungi (via sms) HP yang tertera di kolom info. Anda kirim alamat kesana, akan kami kirim no rekening untuk transfer harga (plus ongkos kirim).
19/11 às 11:07
Zuko Prince Zuko

Zuko Prince Zuko kapan kie ngluarin album terbaru ne,,,,,,saja'e kok pancet kuiiii wae....

16/11 às 20:54 · Denunciar
Orkes Puisi Sampak GusUran
Orkes Puisi Sampak GusUran
Album terbaru (Suluk Sungsang) sedang cari penyandang dana. Beberapa lagunya, versi live, sudah kami upload disini. Saat ini kami sedang konsentrasi latihan "Suluk Sungsang alias Suluk Duka Cinta Indonesia", sebuah lakon yang menggabungkan musik-puisi-teater, untuk keliling ke beberapa kota di Jawa dan -mungkin- sebagian Sumatra.
17/11 às 9:21
Orkes Puisi Sampak GusUran

Orkes Puisi Sampak GusUran “Esem atau senyum itu komunikasi bagi yang dianggap beradab. Mereka bisa menangkap pesan lewat senyum orang. Semon atau isyarat itu bagi yang cukup beradab. Mereka bisa menangkap pesan dibalik isyarat. Dupak atau tendangan itu bagi yang kurang atau tidak beradab. Mereka baru paham setelah dicolokkan ke matanya!” kata M...bah Siro. “Kalau sudah didupak tak juga paham, seperti para pemimpin kita ini, apa namanya Mbah?”

Ver mais
13/11 às 0:08
Orkes Puisi Sampak GusUran

Orkes Puisi Sampak GusUran Kami tidak mengambil putusan berdasar tekanan publik, begitu katanya. Mbah Siro bilang: Lho, kok belum apa-apa publik sudah divonis sesat? Siapa yang dulu suka teriak 'suara rakyat suara Tuhan', kok tiba-tiba sekarang suara rakyat dianggap suara setan? Apa karena kalian suka merekayasa 'suara Tuhan', sehingga terkaget-...kaget ketika 'suara Tuhan' asli digaungkan?

Ver mais
4/11 às 7:14
Orkes Puisi Sampak GusUran
"Ingatkah kamu pada Erri Riyana Hardjapamengkas?" tanya Mbah Siro. Para santrinya menggeleng. "Kemarin dia ke Mabes Polri dan bilang: Kalau Bibit dan Chandra ditahan karena dianggap mengambil tindakan tanpa setahu pimpinan KPK lain, mestinya saya juga harus ditahan...
Orkes Puisi Sampak GusUran

Orkes Puisi Sampak GusUran Malu aku malu, ini negara apa pasar baru. Malu aku malu, pemimpinnya kok suka nipu. Malu aku malu, penegak hukumnya kok kayak gitu. Malu aku malu.

3/11 às 7:18
Awal Az Awael

Awal Az Awael mau dong ikutan jadi anggota, gimna caranya...

3/11 às 5:22 · Denunciar
Orkes Puisi Sampak GusUran

Orkes Puisi Sampak GusUran Kami tahu mana gelap mana terang, mana plintat-plintut mana penjelasan, mana niat baik mana pencitraan! Kami tak akan berhenti sebelum semua dituntaskan, gula-gula tak membuat kami melenakan kesadaran!

2/11 às 22:53
Orkes Puisi Sampak GusUran
SULUK SUNGSANG Anis Sholeh Ba'asyin Ada buaya ada godzila,...
Orkes Puisi Sampak GusUran

Orkes Puisi Sampak GusUran Sambil mengenang para pimpinan KPK yang ditangkapi, mari kita kenang betapa kita selalu kecelik dan kecelik lagi....

SULUK KECELIK* Kukira kau yang kutunggu kukira kau yang kurindu ternyata kau juga penipu ternyata kau juga pemalsu Dulu musuhku satu kini musuhku beribu dulu kutahu musuhku kini musuhku tak tentu Ya Allah, terbakar bumiMu ya Rabbi, terpanggang hambaMu nafsu yang memimpinku lapar yang memilinku Kukira waktu sudah be...rlalu kukira jamannya sudah baru ternyata wajahnya tetap itu ternyata gilanya makin menggebu Sekarang engkau marah pada cermin itu wajah yang nongol tak lagi kau kenali beribu kali kau pandang beribu kali kau pangling gambarnya asing dan membuatmu gamang Berulang kau ganti cermin atau kau pecahkan gambar-gambarnya tak juga hilang meneror kamu sampai ke impian. Kau bayangkan para malaikat akan menyelamatkan keadaan dan kini terkaget-kaget kau lihat kenyataan gerombolan iblislah yang kembali mengangkangi kekuasaan Kukira kau sang pembaru kukira kau sang penyeru ternyata kau cuma penyaru ternyata kau cuma peniru Dulu musuhku satu kini musuhku beribu dulu kutahu musuhku kini musuhku tak tentu Ya Allah, terbakar bumiMu ya Rabbi, terpanggang hambaMu nafsu yang memimpinku lapar yang memilinku Kukira ku buru surgaMu kukira ku takut nerakaMu ternyata kudekap apiMu ternyata kutolak cahyaMu 2007 *Diambil dari pagelaran Orkes Puisi "Bersama Kita Gila" Anis Sholeh Ba'asyin - Sampak GusUran - Taman Budaya Jawa Tengah, Surakarta, Juli 2008.
Duração:5:23
Ver mais