
Pionir Jaya
CHURCH WITHOUT WALL (GEREJA TANPA TEMBOK) oleh Jim Petersen
Rp. 40.000,-
“DEFINISI POPULER TENTANG GEREJA MELETAKKAN TERLALU BANYAK FUNGSI TUBUH KRISTUS YANG HAKIKI DI LUAR DEFINISI ITU,
DAN KARENANYA DI LUAR GEREJA.”
Karena kebiasaan, gereja telah dimaknai sebagai suatu tempat. Suatu tempat di mana kita berjemaat, suatu ...tempat di mana kita membangun orang-orang percaya. Tetapi selama pengertian penuh kita tentang gereja adalah seperti itu, kita kehilangan salah satu fungsi utama kita sebagai umat Allah: berada di luar, di tengah dunia, demi orang-orang yang terhilang.
“Kenyataan yang menyedihkan adalah: pergi kepada yang terhilang dan hidup seperti Kristus di antara mereka tidak terdapat dalam eklesiologi kita,” kata penulis Jim Petersen. Sepanjang sejarahnya, gereja telah menekankan kepranataan dalam usaha mempertahankan kemurnian injil. Akibatnya, lambat laun kita menjadi jemaat yang berkumpul di balik tembok-tembok sebuah bangunan—bukannya komunitas vital yang hidup di antara orang yang terhilang.
Dalam Church Without Wall, Jim Petersen memberikan definisi menggembirakan tentang gereja yang mendesak melampaui batasan terlalu kecil yang kita warisi dari masa lalu. Sebagai seruan yang gamblang dan mengilhami bagi setiap orang percaya, Church Without Wall menelaah:
• Mengapa bentuk-bentuk gereja yang hidup lebih lama daripada fungsinya telah merintangi injil di dunia masa kini
• Praktik-praktik Perjanjian Baru yang terlupakan padahal memungkinkan wujud umat Allah yang lebih bergerak dan beragam
• Pentingnya membedakan tradisi gereja dengan hal-hal mutlak dalam Alkitab ketika menyampaikan injil di antara orang yang terhilang
• Apa yang perlu kita ketahui tentang masyarakat masa kini untuk membuat injil dapat diakses sehingga mengubah orang
Kaum Kristen abad pertama harus memisahkan Yesus dari Yudaisme supaya mereka dapat menjadi umat bagi segala bangsa. Hari ini, kita harus memisahkan Yesus dari tradisi agama kita supaya Ia dapat tersedia bagi bangsa kita. Inilah tantangan yang kita hadapi: Maukah kita menjadi gereja tanpa tembok, menyampaikan injil yang bebas dari pernak-pernik tradisi dan budaya? Atau, maukah kita terus menggandakan bentuk-bentuk dan struktur-struktur kita sehingga hakikat injil tersembunyi di dalamnya?
“Pada masa ketika juru-juru teori gereja AS mengusulkan bahwa cara membalikkan susutnya pengaruh gereja di AS adalah dengan menerapkan wawasan pasar modern, buku ini punya keberanian (dan juga kedalaman yang menyentak pikiran) untuk mengusulkan bahwa Alkitab menyediakan cetak biru untuk hal semacam itu. Bagi orang kudus yang terusik dan bertanya-tanya apa yang harus dilakukannya bagi Allah di dunia ini, Gereja Tanpa Tembok bukan saja menggambarkan tugas itu, tetapi menguraikan strategi yang mantap.”
John D. Hannah, Ketua Departmen dan Profesor Sejarah Teologi Dallas Theological SeminaryRead More
Rp. 40.000,-
“DEFINISI POPULER TENTANG GEREJA MELETAKKAN TERLALU BANYAK FUNGSI TUBUH KRISTUS YANG HAKIKI DI LUAR DEFINISI ITU,
DAN KARENANYA DI LUAR GEREJA.”
Karena kebiasaan, gereja telah dimaknai sebagai suatu tempat. Suatu tempat di mana kita berjemaat, suatu ...tempat di mana kita membangun orang-orang percaya. Tetapi selama pengertian penuh kita tentang gereja adalah seperti itu, kita kehilangan salah satu fungsi utama kita sebagai umat Allah: berada di luar, di tengah dunia, demi orang-orang yang terhilang.
“Kenyataan yang menyedihkan adalah: pergi kepada yang terhilang dan hidup seperti Kristus di antara mereka tidak terdapat dalam eklesiologi kita,” kata penulis Jim Petersen. Sepanjang sejarahnya, gereja telah menekankan kepranataan dalam usaha mempertahankan kemurnian injil. Akibatnya, lambat laun kita menjadi jemaat yang berkumpul di balik tembok-tembok sebuah bangunan—bukannya komunitas vital yang hidup di antara orang yang terhilang.
Dalam Church Without Wall, Jim Petersen memberikan definisi menggembirakan tentang gereja yang mendesak melampaui batasan terlalu kecil yang kita warisi dari masa lalu. Sebagai seruan yang gamblang dan mengilhami bagi setiap orang percaya, Church Without Wall menelaah:
• Mengapa bentuk-bentuk gereja yang hidup lebih lama daripada fungsinya telah merintangi injil di dunia masa kini
• Praktik-praktik Perjanjian Baru yang terlupakan padahal memungkinkan wujud umat Allah yang lebih bergerak dan beragam
• Pentingnya membedakan tradisi gereja dengan hal-hal mutlak dalam Alkitab ketika menyampaikan injil di antara orang yang terhilang
• Apa yang perlu kita ketahui tentang masyarakat masa kini untuk membuat injil dapat diakses sehingga mengubah orang
Kaum Kristen abad pertama harus memisahkan Yesus dari Yudaisme supaya mereka dapat menjadi umat bagi segala bangsa. Hari ini, kita harus memisahkan Yesus dari tradisi agama kita supaya Ia dapat tersedia bagi bangsa kita. Inilah tantangan yang kita hadapi: Maukah kita menjadi gereja tanpa tembok, menyampaikan injil yang bebas dari pernak-pernik tradisi dan budaya? Atau, maukah kita terus menggandakan bentuk-bentuk dan struktur-struktur kita sehingga hakikat injil tersembunyi di dalamnya?
“Pada masa ketika juru-juru teori gereja AS mengusulkan bahwa cara membalikkan susutnya pengaruh gereja di AS adalah dengan menerapkan wawasan pasar modern, buku ini punya keberanian (dan juga kedalaman yang menyentak pikiran) untuk mengusulkan bahwa Alkitab menyediakan cetak biru untuk hal semacam itu. Bagi orang kudus yang terusik dan bertanya-tanya apa yang harus dilakukannya bagi Allah di dunia ini, Gereja Tanpa Tembok bukan saja menggambarkan tugas itu, tetapi menguraikan strategi yang mantap.”
John D. Hannah, Ketua Departmen dan Profesor Sejarah Teologi Dallas Theological SeminaryRead More

Pionir Jaya
GARAM & TERANG bagi KELUARGA oleh Chang Khui Fa
NEW RELEASE BESTSELLER!!!
Rp. 50.000,-
Diluncurkan tepat pada hari Kemerdekaan RI 17 Agustus 2009 buku yang pastinya akan memerdekakan pernikahan Anda!!!
Menyingkapkan Rahasia Penting Pernikahan yang dibagi menjadi 11 Bab mengikuti akronim G A R A M & T E R A N G:
1. God as ...The Foundation of Marriage. Tuhan sebagai Fondasi Pernikahan.
2. Able to Communicate. Mahir Berkomunikasi untuk mengatasi kebekuan suami-isteri.
3. Resolving Conflict. Kiat-kiat menyelesaikan konflik yang timbul dalam rumah tangga.
4. Adventure of Living. Serunya petualangan bersama Tuhan, akhirnya kehidupan bergairah kembali!
5. Merciful Heart. Menyingkap step-step pengampunan dengan hati yang berbelas kasihan.
6. Trust Between Husband & Wife. Terbentuknya komponen terpenting pasutri: Saling percaya.
7. Emotional Maturity. Tahapan perkembangan emosi menuju kematangan sejati yang cocok untuk pernikahan.
8. Romance in Marriage. Siapkanlah diri Anda dibakar api cinta!
9. Adaptability & Flexibility. Cakap Mengatasi Perubahan.
10. Not Egocentric. Melalui pernikahan, ego pasutri diturunkan sedikit demi sedikit. Akhirnya, saling berbagi dan mengasihi.
11. Growing Personally. Memaksimalkan Pertumbuhan Pribadi. Suami- isteri
bertumbuh di dalam tahapan kepribadian yang selevel dan selalu ada dalam tahapan perkembangan yang setara.
Setiap pasutri pasti dapat menjadi GARAM & TERANG bagi Keluarga. GARAM & TERANG niscaya memperkaya keluarga Anda sekaligus menjadi 11 Bab penting dalam Buku ini. Jika dihayati dan dijalankan dengan pertolongan Tuhan, pastilah setiap pembaca akan MENIKMATI pernikahan yang BERKELIMPAHAN!
Bagi mereka yang hidup dalam iman yang sejati, "INFLUENCE adalah Fruits of Obedience." Influence tidak boleh dicari dan atau diupayakan oleh orang-orang percaya sebab spirit pelayanan Kristen adalah "Striving for Excellence," dan bukan "Striving for Superiority." Hanya mereka yang setia dengan "hal kecil, yang disediakan Tuhan baginya," akan mengerjakan talenta yang Tuhan berikan padanya. BACALAH buku ini dan Anda akan menemukan apa yang Saya MAKSUDKAN. Tuhan memberkati mereka yang haus akan kebenaran.
Pdt. Yakub Susabda Ph.D (Rektor Reformed Evangelical Seminary Indonesia)
Buku ini ditulis dengan bahasa renyah sehingga ENAK dibaca dan mudah dicerna serta DIJAMIN TIDAK MEMBOSANKAN!
Pdt. Paul Gunadi Ph.D (Staf Pengajar Konseling, SAAT, Malang)Read More
NEW RELEASE BESTSELLER!!!
Rp. 50.000,-
Diluncurkan tepat pada hari Kemerdekaan RI 17 Agustus 2009 buku yang pastinya akan memerdekakan pernikahan Anda!!!
Menyingkapkan Rahasia Penting Pernikahan yang dibagi menjadi 11 Bab mengikuti akronim G A R A M & T E R A N G:
1. God as ...The Foundation of Marriage. Tuhan sebagai Fondasi Pernikahan.
2. Able to Communicate. Mahir Berkomunikasi untuk mengatasi kebekuan suami-isteri.
3. Resolving Conflict. Kiat-kiat menyelesaikan konflik yang timbul dalam rumah tangga.
4. Adventure of Living. Serunya petualangan bersama Tuhan, akhirnya kehidupan bergairah kembali!
5. Merciful Heart. Menyingkap step-step pengampunan dengan hati yang berbelas kasihan.
6. Trust Between Husband & Wife. Terbentuknya komponen terpenting pasutri: Saling percaya.
7. Emotional Maturity. Tahapan perkembangan emosi menuju kematangan sejati yang cocok untuk pernikahan.
8. Romance in Marriage. Siapkanlah diri Anda dibakar api cinta!
9. Adaptability & Flexibility. Cakap Mengatasi Perubahan.
10. Not Egocentric. Melalui pernikahan, ego pasutri diturunkan sedikit demi sedikit. Akhirnya, saling berbagi dan mengasihi.
11. Growing Personally. Memaksimalkan Pertumbuhan Pribadi. Suami- isteri
bertumbuh di dalam tahapan kepribadian yang selevel dan selalu ada dalam tahapan perkembangan yang setara.
Setiap pasutri pasti dapat menjadi GARAM & TERANG bagi Keluarga. GARAM & TERANG niscaya memperkaya keluarga Anda sekaligus menjadi 11 Bab penting dalam Buku ini. Jika dihayati dan dijalankan dengan pertolongan Tuhan, pastilah setiap pembaca akan MENIKMATI pernikahan yang BERKELIMPAHAN!
Bagi mereka yang hidup dalam iman yang sejati, "INFLUENCE adalah Fruits of Obedience." Influence tidak boleh dicari dan atau diupayakan oleh orang-orang percaya sebab spirit pelayanan Kristen adalah "Striving for Excellence," dan bukan "Striving for Superiority." Hanya mereka yang setia dengan "hal kecil, yang disediakan Tuhan baginya," akan mengerjakan talenta yang Tuhan berikan padanya. BACALAH buku ini dan Anda akan menemukan apa yang Saya MAKSUDKAN. Tuhan memberkati mereka yang haus akan kebenaran.
Pdt. Yakub Susabda Ph.D (Rektor Reformed Evangelical Seminary Indonesia)
Buku ini ditulis dengan bahasa renyah sehingga ENAK dibaca dan mudah dicerna serta DIJAMIN TIDAK MEMBOSANKAN!
Pdt. Paul Gunadi Ph.D (Staf Pengajar Konseling, SAAT, Malang)Read More

Pionir Jaya
THE PURPOSE OF CHRISTMAS oleh Rick Warren
COMING SOON !!!
Kabarkan berita Natal dan berikan hadiah Natal
terbaik bagi orang-orang yang Anda kasihi!!!
MENGAPA NATAL MENJADI MOMEN YANG SEDEMIKIAN PENTING?
______________
Jika Anda merenungkan hal ini sejenak, sungguh menakjubkan betapa kelahiran sederhana seorang anak petani le...bih dari dua ribu tahun silam di Timur Tengah itu kini menyebabkan kemacetan lalu lintas setiap Desember di berbagai tempat seperti di New York City, Tokyo, Rio de Janeiro, bahkan Jakarta. Malam ketika Yesus Kristus dilahirkan di Betlehem, sekelompok kecil gembala miskin sedang menjaga kawanan ternak mereka di padang di daerah itu sembari memandang bintang-bintang di langit. Tampaknya tidak ada yang berbeda dengan malam-malam lainnya. Namun, hal yang akan terjadi kemudian akan mengubahkan tidak hanya kehidupan para gembala itu tetapi juga miliaran kehidupan orang lainnya. Dunia akan selalu berubah.
***
Tanpa melihat latar belakang, agama Anda, Anda harus tahu bagaimana tiga tujuan Natal akan memenuhi tiga kebutuhan Anda yang terbesar.
Memahami dan menerima hadiah Natal dari Allah akan mengubahkan hidup Anda … selamanya!
(*) Terbit dalam format hardcover, full color, dipenuhi foto-foto ilustrasi yang menarik dengan tampilan eksklusif . . . jika gereja Anda melakukan pre-order dalam jumlah besar bisa mendapatkan diskon khusus . . .Read More
COMING SOON !!!
Kabarkan berita Natal dan berikan hadiah Natal
terbaik bagi orang-orang yang Anda kasihi!!!
MENGAPA NATAL MENJADI MOMEN YANG SEDEMIKIAN PENTING?
______________
Jika Anda merenungkan hal ini sejenak, sungguh menakjubkan betapa kelahiran sederhana seorang anak petani le...bih dari dua ribu tahun silam di Timur Tengah itu kini menyebabkan kemacetan lalu lintas setiap Desember di berbagai tempat seperti di New York City, Tokyo, Rio de Janeiro, bahkan Jakarta. Malam ketika Yesus Kristus dilahirkan di Betlehem, sekelompok kecil gembala miskin sedang menjaga kawanan ternak mereka di padang di daerah itu sembari memandang bintang-bintang di langit. Tampaknya tidak ada yang berbeda dengan malam-malam lainnya. Namun, hal yang akan terjadi kemudian akan mengubahkan tidak hanya kehidupan para gembala itu tetapi juga miliaran kehidupan orang lainnya. Dunia akan selalu berubah.
***
Tanpa melihat latar belakang, agama Anda, Anda harus tahu bagaimana tiga tujuan Natal akan memenuhi tiga kebutuhan Anda yang terbesar.
Memahami dan menerima hadiah Natal dari Allah akan mengubahkan hidup Anda … selamanya!
(*) Terbit dalam format hardcover, full color, dipenuhi foto-foto ilustrasi yang menarik dengan tampilan eksklusif . . . jika gereja Anda melakukan pre-order dalam jumlah besar bisa mendapatkan diskon khusus . . .Read More

Pionir Jaya PROMO DISC. 30% utk ALL ITEMS sudah berakhir ... kami akan melanjutkan dengan promo disc. 30% utk Recommendation book of the week ...

Pionir Jaya Pionir Jaya Diskon 30% bagi fans Pionir Jaya untuk pembelian buku-buku Pionir Jaya (*) melalui pages ini ... ayo ajak teman-teman Anda bergabung ... promo ini berlaku sampai akhir Mei 2009. Pemesanan bisa dilakukan di panel discussion http://www.facebo
RECENT ACTIVITY

Pionir Jaya discussed Dapatkan diskon 30%, PESAN DI SINI!!! on the Pionir Jaya discussion board.


























