ArRum Widya Wardani
Siapa yg maenin peran Zakiah Nur Mala?
Sun at 9:15am · Report
Seorang pemain film berbakat yang pertama kali saya kenal saat memfilmkan UNTUK RENA di thn 2005. Namanya Maudy Ayunda. Maudy memiliki wajah yang sangat khas dan bisa menjadi Zakiah yang menurut saya punya kesantunan kelembutan tapi tentu juga punya rasa bangga/harga diri yang tinggi.
Fina Bintang
Syutingnya dimana aj mb?apakah anak" belitung ikut dilibatkan kembali dalam sekuel sang pemimpi?
Sun at 9:18am · Report
Tentunya sesuai dengan setting dalam novel, lokasi film dimulai dari kota kecil Manggar (ingat sebuah kota tempat Ikal membeli kapur tulis di film Laskar Pelangi?), tentu saja ada juga cerita di Gantong. Dan juga sebagian pengalaman hidup mereka di pulau Jawa. Pemeran utama kami Vikri, Rendy dan Azwir tetap anak anak asli belitung. Anak anak yang sangat berbakat dan membanggakan.
Ulfah Choiriyahanak-
anak Laskar Pelangi kenapa gak main lagi???kira-kira mereka masih bisa main film lagi bareng" gak??
Sun at 9:18am · Report
Dalam film Sang Pemimpi, kita masih akan bertemu dengan pemeran Ikal: Zulfani. Ia sekarang sudah tumbuh lebih besar, tapi masih sangat Ikal hahahaha...
Robby PrasetyoSakam,
Langsung saja saya mu nanya...
1. Bagaimana adaptasi Sang pemimpi ke film? apakah mengalami perubahan2 lagi seperdi di laskar pelangi?
2. Apakah ini dijadikan project perbakan dari aspek2 yang kurang di Laskar pelangi? jika iya aspek apa saja yang akan ditingkatkan? Terima kasih banyak :)
Sun at 9:20am · Report
Robby, tentu saja kami tetap melakukan proses adaptasi dalam film Sang Pemimpi. Walaupun kami adalah penggemar berat novel Sang Pemimpi, tidak semua aspek dalam novel memungkinkan untuk dijadikan film. Semua bagian dramatik dan karakter yang penting tidak ditinggalkan. Namun adalah satu hal yang penting pula, kami tetap mencari hal yang memikat bagi kami sebagai pembuat film.
Septy Misyati@Riri dan Mira:
mengapa saya harus menonton SANG PEMIMPI? ;-)
Sun at 9:22am · Report
Septy. Bismillah, film ini selain akan menghibur anda, juga mengingatkan anda bahwa banyak hal hal penting dalam hidup ini yang layak dihargai. Kisah ini adalah kisah orang orang sederhana yang menghargai hidup. Film ini juga didukung oleh orang orang yang menghargai pengerjaan film. Sehingga selain bagus ceritanya, secara teknis juga baik... hehehe I hate self promotion but i can do it :)
Andi Rina Ameliaada gak adegan waktu Arai Ikal n Jimbron di hukum oleh gurunya gara2 nonton film dewasa di bioskop??
Sun at 9:23am · Report
Silakan ditunggu tanggal 17 Desember 2009, mestinya anda akan menikmati film ini :-p
Asep Irwankenapa
ada beberapa alur cerita film "laskar pelangi" yg tidak sama dengan novelnya??ex: meninggalnya kepala sekolah SD muhammaddiyah,, saat cerdas cermat yg seharusnya guru SD PN Timah berdebat dengan lintang eh,,malah mendukung jwban lintang???knp bisa begitu...tp dari keseluruhan film udah sgt bagus kok....cmn pngen tau aja alasan penggubahan ... Read More
Sun at 9:23am · Report
Kami menikmati sekali novel Laskar Pelangi, namun ketika memutuskan untuk membuat film dari novel ini, kami sudah menyadari bahwa tidak mungkin semua bagian dari novel dapat difilmkan. Pada saat pengembangan skenario kami lakukan, kami juga menemukan bahwa ketika sebagian dari novel tidak kami jadikan bagian dari film, kami juga memerlukan beberapa situasi pengantar yang membuat plot berjalan lebih baik. Itu antara lain alasan pengubahan dilakukan.
Rizal HamdiLaw
d kota lain kan ad bioskop ny. Bagai mana dgan nasib bangka khusus ny blitung yg jd tmpt pembuatan.. Tolong d pikirkan
Sun at 9:29am · Report
Tahun lalu kami melakukan pemutaran gratis di lapangan terbuka di beberapa lokasi di Bangka dan Belitung. Hanya ini maksimal yang dapat kami lakukan, semoga akan segera ada inisiatif untuk membuka kembali bioskop di Bangka Belitung.
Ana Dwi Rakhma
Suasana yang lebih dominan di film ini sedih banget atau senang biasa atau buat ketawa terus menerus atau serius bikin kening mengerut?
Sun at 9:31am · Report
Ana, film ini adalah film drama, yang diadaptasi dari novel Sang Pemimpi. Semoga bisa dinikmati seperti layaknya drama, kita dapat tertawa dan juga tersentuh oleh kehadiran. Semoga setelah menonton memberi pencerahan tentunya.
Esteva Rahmat Putradewa
Apakah film ini masuk kategori film Keluarga atau Remaja keatas. Ditunggu banget "lajar tantjapnja" di Bangka (daerah saya, lajar tantjap sengaja pakai ejaan lama, yg namanya lt khan kesannya jadul). Juga di Belitong. Saya sewaktu laskar pelangi maren, Lajar Tantjapnya nunton, di Bioskopnya juga nonton, (pas kebetulan ada pelatihan di jakarta dari kantor), he he he.
Sun at 10:19am · Report
Film ini bagi kami adalah film keluarga, jika anak anak ingin menonton tidak masalah asal didamping oleh penonton dewasa, atau lebih baik lagi oleh orang tua anak anak itu sendiri. Agar dapat menjawab pertanyaan mereka
Dzo MuftiMbak Mira & Maz Riri,Kpn OST.Sang Pemimpi Rilis ? Kalo Edensor di Filmkan masiH Ariel khan yg peranin Arai..?
Sun at 11:14am · Report
Terima kasih untuk pertanyaan ini, tentu kemungkinan ini terbuka lebar. Karena kami sangat senang bekerja sama dengan Ariel dan tentunya ia bekerja sangat baik sebagai aktor dalam film ini.
Nurulita 'chocolita' Sari
Mas Riri n Mb. Mira . . Yang berperan jadi Jimbron harus bertubuh gempal , gendut laaa . .
Yah yah ?
:)
Sun at 5:42pm · Report
Namanya Azwir, seorang anak yang lahir dan masih sekolah di desa Gantong. Arai selalu menarik bagi kami karena yang paling pasti ia juga memiliki kecerdasan luar biasa. Azwir mungkin lebih gemuk sedikit dari dua temannya, tapi ia juga kritis dan cerdas
Aulia Rizky S
salam buat mbak mira dan mas riri..
gini, saya dari aceh..
kebetulan d aceh nggk ada lagi yg nmany bioskop (karena alasan tertentu, boskop dsini d tutup)..
yang ingin saya tnyakan, apakah film sang pemimpi bakal d putar di aceh, mengingat dsni ga da bioskop??
atau d buat acara nonton bareng..... Read More
Sun at 8:19pm · Report
Aulia, bekerja sama dengan lembaga swadaya IOM kami memutar Laskar Pelangi di Banda Aceh pada awal tahun ini. Doakan saja pemutaran sejenis bisa kami lakukan untuk film Sang Pemimpi. Begitu pula di kota kota lain yang belum memiliki bioskop di seluruh Indonesia.
Indra Ardhana
ini yang paling banyak ditanya: apakah akan ada 2 film serial lanjutan dari tetralogi karya mas andrea ini?
Sun at 9:59pm · Report
Indra, sementara ini kami berencana untuk membuat rangkaian trilogi awal, Laskar Pelangi hingga Edensor. Namun tentu tidak tertutup kemungkinan untuk melanjutkan pada keseluruhan cerita Ikal hingga Maryamah Karpov. Semoga waktu memungkinkan bagi kami, doakan ya...
Muhammad Barkah Winata
novel 2 andrea sring berisi flashback tentang masa lalu, bgaimna Mas Riri CS bsa mnghadirkan msa kecil dr LP ini tuk film2 brkutny? mengingat tokoh2 kcil LP yang sudah beranjak dewasa. apakah sudah dilakukan take sblumnya tuk prsiapan film2 brikutnya?
Sun at 11:16pm · Report
Pada prinsipnya, khusus untuk Sang Pemimpi berkait dengan pemeran anak anak, pembuatan film ini tidak terlalu menjadi bermasalah karena cerita berlanjut cukup linear. Dan dalam film inipun hanya tokoh Ikal yang kembali muncul
Riri Riza
Sutradara
Teman teman facebook SANG PEMIMPI yang baik,
terimakasih banyak untuk pertanyaan pertanyaannya yang antusias untuk Film SANG PEMIMPI ☺
Saya akan coba menjawab pertanyaan terbanyak dulu yaaa…
1. Ada 3 pertanyaan ‘klasik’ : Kapan SANG PEMIMPI akan tayang ?
Untuk @Bima Ryhvaldy, @Andika Wirawan, @Kadek Rimanta
Walau sudah dijawab oleh @Sekarsari Rengganingati, hehe, saya coba jawab lagi ya…
Film SANG PEMIMPI akan beredar mulai 17 Desember 2009. Detail kota kota mana dan Bisokop mana saja yang akan mulai memutar film SANG PEMIMPI di tanggal 17 Desember 2009 ini akan kami upload di fan page ini di bulan November…tungguin yaaa ☺
Ada tambahan informasi untuk yang belum tahu, SANG PEMIMPI akan diputar secara terbatas di JAKARTA INTERATIONAL FILM FESTIVAL , JIFFEST 2009, yang ke 11 di JAKARTA tanggal 4 Desember 2009.
Film SANG PEMIMPI akan menjadi ‘Opening Film’, diajang JIFFEST 2009 ini, sekaligus menjadi film Indonesia pertama yang membuka festival bergengsi ini setelah 11 tahun keberadaannya ☺
2. Ada 16 pertanyaan tentang Soundtrack atau OST SANG PEMIMPI
@Kh Drs Godot Bennington, @Seggaf Almudhary, @Ina Damayanti, @Maya Aya, @Intan, @Jefri Winner, @Syalutan Ilham, @Ricki Yudha, @Santi Fitria, @Junnie dePuuh, @Irma Wati, @Florida Devy Arfianty, @NyongThamrin, @Dee Anyu, @Dzo Mufti, @Liya BorielCute
Album musik SANG PEMIMPI konsepnya mirip dengan Album Musik LASKAR PELANGI, yaitu Album ORIGINAL SOUNDTRACK (OST) dan music inspired by SANG PEMIMPI (atau kita menyebutnya lagu lagu tentang mimpi ☺).
Jadi tidak semua lagu lagu yang ada di dalam album musik ini, ada di dalam film.
Kami sedang persiapan tahap akhir untuk album musik ini.
Sejauh ini ada 12 lagu yang ada dalam album ini, 5 diantaranya akan ada didalam film.
Yang akan turut mengisi album ini, tidak seluruhnya musikus atau penyanyi terkenal. Ada sebuah Band Indie bernama SILENTIUM dan akan ada 3 penyanyi pendatang baru yang ketiganya masih duduk dibangku SMU. Dua diantaranya ikut bermain di film SANG PEMIMPI yaitu Rendy Ahmad (pemeran Arai remaja), Maudy Ayunda (pemeran Zakiah Nurmala) dan yang seorang lagi adalah Claudia Sinaga.
GIGI akan membawakan Theme Song film ini yang berjudul sama dengan filmnya, SANG PEMIMPI.
Penyanyi dan Band lainnya yang akan turut mengisi album kompilasi ini adalah IPANG, BONITA & NINE BALLS.
DEWIQ dan NUGIE menciptakan lagu khusus untuk album musik ini.
Sedangkan UNGU, akan membawakan lagu ciptaan ANDREA HIRATA berjudul CINTA GILA.
Kami memilih GIGI, selain tentunya karena mereka memang musikus handal, juga karena spirit musik GIGI menurut kami sangat cocok dengan spirit film SANG PEMIMPI. Kerenlaaah menurut kita! Hehe…
Saya dan Andrea juga sengaja memilih UNGU untuk membawakan lagu CINTA GILA, karena menurut kami UNGU sangat cocok melantunkan lagu unik cipataan Andrea Hirata ini ☺ Tunggu saja ya…lagunya benar2 unik dan UNGU asik banget bawainnya.
Peterpan tidak turut serta dalam OST, karena kami menampilkan Nazril Irham dalam film ini. Kalau kami menampilkan Peter Pan, maka akan ada konflik antara Nazril sebagai aktor dan sebagai penyanyi. Nanti repot dan juga membingungkan publikasinya, hehe
Insya Allah Album OST dan lagu2 tentang mimpi ini akan mulai beredar tanggal 17 November 2009…Semoga semua fans bisa menikmati album musik yang unik ini ☺
3. Ada 9 Pertanyaan tentang keikutsertaan Nazril Irham a.k.a Ariel dalam Film Sang Pemimpi
@Budhi Mulyawan, @Intan new’Peterpan Sahabat, @Ismi Hasanah, @Yun Dwi Sofiyanti, @Fitri Wahyuni, @Ricki Yudha, @Shinta Sundari, @Elly Achmalia, @Irma Wati
Seperti biasa, proses kami cukup panjang dalam pencarian pemain yang tepat untuk setiap karakter yang tertulis dalam skenario. Kriteria kami dalam memilih aktor adalah kemampuannya mengintrepretasi karakter, fisik yang sesuai dengan bayangan kami tentang karakter tersebut dan antusiasme sang aktor untuk bekerja dalam produksi film kami.
Kami memilih crew dan aktor kami karena profesionalisme dan ‘passion’ mereka dalam menjalani produksi.
Khusus untuk tokoh Arai, kami mendapat tantangan untuk mendapatkan tokoh Arai dalam 3 kurun waktu yang berbeda. Artinya, selain kriteria diatas, kami harus mencari kesamaan wajah!
Penentuan siapa pemeran Arai remaja kami dahulukan dalam proses casting, karena porsinya yang besar dalam film. Setelah itu barulah kami mencari pemeran Arai kecil dan Arai Dewasa.
Cukup sulit mendapatkan pemeran Arai dewasa yang memuaskan Riri sebagai sutradara, maupun saya sebagai produser. Puluhan aktor kami casting, tapi tidak ada yang memenuhi seluruh kriteria yang kami cari.
Kami sempat mengadakan rapat khusus antara saya, Riri dan para asisten sutradara untuk saling melempar nama aktor atau nama musikus yang belum kami casting.
Mengapa nama musikus muncul dalam proses ini? Kami selalu merasa, cukup banyak para musisi yang mampu menjadi aktor karena pada dasarnya mereka adalah orang orang yang biasa tampil di depan umum dan juga di depan kamera.
Nama Ariel muncul dalam pertemuan kami, dan kami langsung mendownload foto Ariel dari internet. Yang pertama kami yakini adalah, ia memiliki raut wajah yang mirip dengan Arai Remaja (diperankan oleh Rendy Ahmad).
Maka proses selanjutnya adalah, kami mencoba menghubungi Ariel untuk menanyakan kesediaannya mengikuti proses casting untuk film SANG PEMIMPI.
Setelah casting dilakukan, Riri menyampaikan pada saya bahwa ia sangat puas dengan Ariel. Walau belum pernah menjadi aktor film sebelumnya, Ariel memperlihatkan kemampuannya sebagai seorang aktor dan tentunya juga antusiasmenya.
Dengan segala hormat kami kepada Peterpan, kami bersama memutuskan untuk menggunakan nama Nazril Irham dan bukan nama Ariel Peterpan dalam credit titles film kami, agar para penonton bisa menilai Nazril sebagai aktor dan bukan penyanyi dalam film ini.
Semoga para penonton bisa mengapresiasi debut acting Nazril dalam film ini dan menilainya sama dengan kepuasan kami bekerjasama dengannya☺
Mira Lesmana
Produser
terimakasih banyak untuk pertanyaan pertanyaannya yang antusias untuk Film SANG PEMIMPI ☺
Saya akan coba menjawab pertanyaan terbanyak dulu yaaa…
1. Ada 3 pertanyaan ‘klasik’ : Kapan SANG PEMIMPI akan tayang ?
Untuk @Bima Ryhvaldy, @Andika Wirawan, @Kadek Rimanta
Walau sudah dijawab oleh @Sekarsari Rengganingati, hehe, saya coba jawab lagi ya…
Film SANG PEMIMPI akan beredar mulai 17 Desember 2009. Detail kota kota mana dan Bisokop mana saja yang akan mulai memutar film SANG PEMIMPI di tanggal 17 Desember 2009 ini akan kami upload di fan page ini di bulan November…tungguin yaaa ☺
Ada tambahan informasi untuk yang belum tahu, SANG PEMIMPI akan diputar secara terbatas di JAKARTA INTERATIONAL FILM FESTIVAL , JIFFEST 2009, yang ke 11 di JAKARTA tanggal 4 Desember 2009.
Film SANG PEMIMPI akan menjadi ‘Opening Film’, diajang JIFFEST 2009 ini, sekaligus menjadi film Indonesia pertama yang membuka festival bergengsi ini setelah 11 tahun keberadaannya ☺
2. Ada 16 pertanyaan tentang Soundtrack atau OST SANG PEMIMPI
@Kh Drs Godot Bennington, @Seggaf Almudhary, @Ina Damayanti, @Maya Aya, @Intan, @Jefri Winner, @Syalutan Ilham, @Ricki Yudha, @Santi Fitria, @Junnie dePuuh, @Irma Wati, @Florida Devy Arfianty, @NyongThamrin, @Dee Anyu, @Dzo Mufti, @Liya BorielCute
Album musik SANG PEMIMPI konsepnya mirip dengan Album Musik LASKAR PELANGI, yaitu Album ORIGINAL SOUNDTRACK (OST) dan music inspired by SANG PEMIMPI (atau kita menyebutnya lagu lagu tentang mimpi ☺).
Jadi tidak semua lagu lagu yang ada di dalam album musik ini, ada di dalam film.
Kami sedang persiapan tahap akhir untuk album musik ini.
Sejauh ini ada 12 lagu yang ada dalam album ini, 5 diantaranya akan ada didalam film.
Yang akan turut mengisi album ini, tidak seluruhnya musikus atau penyanyi terkenal. Ada sebuah Band Indie bernama SILENTIUM dan akan ada 3 penyanyi pendatang baru yang ketiganya masih duduk dibangku SMU. Dua diantaranya ikut bermain di film SANG PEMIMPI yaitu Rendy Ahmad (pemeran Arai remaja), Maudy Ayunda (pemeran Zakiah Nurmala) dan yang seorang lagi adalah Claudia Sinaga.
GIGI akan membawakan Theme Song film ini yang berjudul sama dengan filmnya, SANG PEMIMPI.
Penyanyi dan Band lainnya yang akan turut mengisi album kompilasi ini adalah IPANG, BONITA & NINE BALLS.
DEWIQ dan NUGIE menciptakan lagu khusus untuk album musik ini.
Sedangkan UNGU, akan membawakan lagu ciptaan ANDREA HIRATA berjudul CINTA GILA.
Kami memilih GIGI, selain tentunya karena mereka memang musikus handal, juga karena spirit musik GIGI menurut kami sangat cocok dengan spirit film SANG PEMIMPI. Kerenlaaah menurut kita! Hehe…
Saya dan Andrea juga sengaja memilih UNGU untuk membawakan lagu CINTA GILA, karena menurut kami UNGU sangat cocok melantunkan lagu unik cipataan Andrea Hirata ini ☺ Tunggu saja ya…lagunya benar2 unik dan UNGU asik banget bawainnya.
Peterpan tidak turut serta dalam OST, karena kami menampilkan Nazril Irham dalam film ini. Kalau kami menampilkan Peter Pan, maka akan ada konflik antara Nazril sebagai aktor dan sebagai penyanyi. Nanti repot dan juga membingungkan publikasinya, hehe
Insya Allah Album OST dan lagu2 tentang mimpi ini akan mulai beredar tanggal 17 November 2009…Semoga semua fans bisa menikmati album musik yang unik ini ☺
3. Ada 9 Pertanyaan tentang keikutsertaan Nazril Irham a.k.a Ariel dalam Film Sang Pemimpi
@Budhi Mulyawan, @Intan new’Peterpan Sahabat, @Ismi Hasanah, @Yun Dwi Sofiyanti, @Fitri Wahyuni, @Ricki Yudha, @Shinta Sundari, @Elly Achmalia, @Irma Wati
Seperti biasa, proses kami cukup panjang dalam pencarian pemain yang tepat untuk setiap karakter yang tertulis dalam skenario. Kriteria kami dalam memilih aktor adalah kemampuannya mengintrepretasi karakter, fisik yang sesuai dengan bayangan kami tentang karakter tersebut dan antusiasme sang aktor untuk bekerja dalam produksi film kami.
Kami memilih crew dan aktor kami karena profesionalisme dan ‘passion’ mereka dalam menjalani produksi.
Khusus untuk tokoh Arai, kami mendapat tantangan untuk mendapatkan tokoh Arai dalam 3 kurun waktu yang berbeda. Artinya, selain kriteria diatas, kami harus mencari kesamaan wajah!
Penentuan siapa pemeran Arai remaja kami dahulukan dalam proses casting, karena porsinya yang besar dalam film. Setelah itu barulah kami mencari pemeran Arai kecil dan Arai Dewasa.
Cukup sulit mendapatkan pemeran Arai dewasa yang memuaskan Riri sebagai sutradara, maupun saya sebagai produser. Puluhan aktor kami casting, tapi tidak ada yang memenuhi seluruh kriteria yang kami cari.
Kami sempat mengadakan rapat khusus antara saya, Riri dan para asisten sutradara untuk saling melempar nama aktor atau nama musikus yang belum kami casting.
Mengapa nama musikus muncul dalam proses ini? Kami selalu merasa, cukup banyak para musisi yang mampu menjadi aktor karena pada dasarnya mereka adalah orang orang yang biasa tampil di depan umum dan juga di depan kamera.
Nama Ariel muncul dalam pertemuan kami, dan kami langsung mendownload foto Ariel dari internet. Yang pertama kami yakini adalah, ia memiliki raut wajah yang mirip dengan Arai Remaja (diperankan oleh Rendy Ahmad).
Maka proses selanjutnya adalah, kami mencoba menghubungi Ariel untuk menanyakan kesediaannya mengikuti proses casting untuk film SANG PEMIMPI.
Setelah casting dilakukan, Riri menyampaikan pada saya bahwa ia sangat puas dengan Ariel. Walau belum pernah menjadi aktor film sebelumnya, Ariel memperlihatkan kemampuannya sebagai seorang aktor dan tentunya juga antusiasmenya.
Dengan segala hormat kami kepada Peterpan, kami bersama memutuskan untuk menggunakan nama Nazril Irham dan bukan nama Ariel Peterpan dalam credit titles film kami, agar para penonton bisa menilai Nazril sebagai aktor dan bukan penyanyi dalam film ini.
Semoga para penonton bisa mengapresiasi debut acting Nazril dalam film ini dan menilainya sama dengan kepuasan kami bekerjasama dengannya☺
Mira Lesmana
Produser
Saya kira siapapun akan merasa senang dan bangga mendapat kehormatan untuk melihat preview film yang disutradarai Riri Riza. Lebih-lebih karena produsernya adalah Mira Lesmana. Jadi ketika sebuah pesan pendek datang dari Mbak Mira mengundang saya untuk data melihat bakal film Sang Pemimpi, hari Rabu Jam 11.00 di kantor Miles Film rasanya saya ingin terbang. Sampai-sampai obrolan saya dengan mas Aves pada saat saya mendapat sms tersebut menjadi tidak fokus. Terbayang betapa saya akan melihat film yang sudah ditunggu-tunggu selama 1 tahun lebih setelah kesuksesan Laskar Pelangi. Maka jangan heran kalau saya kemudian datang 2 jam sebelum preview film berlangsung.
Jam 11 lebih ‘final cut’ film Sang Pemimpi, sekuel Laskar Pelangi siap dimulai. Saya masih asyik membaca pesan pendek dari beberapa kolega ketika Mas Riri menepuk lengan kiri saya agar segera menyimak film yang sudah lama saya tunggu-tunggu kehadirannya mulai. Dalam ruangan yang tidak terlalu luas ada 5 orang selain saya, mas Riri, dan mbak Mira. Dua orang di depan adalah Rivano, asisten sutradara dan Dono, editor.
Satu demi satu adegan coba saya amati secara detil. Beberapa hal yang sekiranya nanti perlu menjadi catatan siap saya catat. Tapi selama 2 jam rasanya buku catatan saya masih putih bersih. Hati saya yang menjadi media tempat mencatat pun masih belum memiliki rekaman yang layak saya kedepankan. Hanya pujian yang bisa saya lakukan ketimbang kritikan atau pertanyaan sok tau. Selama 2 jam pula saya lebih banyak menikmati ketimbang mengkritisi. Semua adegan berlangsung dengan mulus.
Menurut saya pesan antara film Laskar Pelangi dan Sang Pemimpi secara substansial tidaklah berbeda. Kedua film tersebut masih berbicara tentang pendidikan dan kemiskinan. Bumbu di antara keduanya saja yang berbeda. Ibarat sama-sama soup, keduanya adalah soup dengan bumbu yang berbeda sehingga penempatannya pun berbeda pula.
Laskar Pelangi berbicara tentang pendidikan dan problem yang ada di dalamnya seperti keteguhan guru, keteguhan murid. Peran orang tua hampir tidak cukup tampak dalam film tersebut karena cerita didominasi oleh problem guru dan murid. Seluruh persoalan berpusar pada sekolah dan perangkat yang ada di dalamnya. Dalam Sang Pemimpi kita mendapatkan suguhan yang lebih kompleks lagi karena orang tua terlibat secara kuat dalam film ini. Buat saya kalau dalam Laskar Pelangi tokoh sentral adalah Ibu Muslimah. Dominasi anak-anak justru pada tokoh Mahar dan Lintang. Maka dalam Sang Pemimpi tokoh sentral utama adalah Ayah dengan Ikal dan Arai sebagai sumber persoalan.
Namun secara pribadi saya melihat, Sang Pemimpi jauh lebih memiliki persolan yang kompleks dibanding Laskar Pelangi. Ada persoalan hubungan bapak dan anak, guru dan murid, remaja dengan problem sosial di sekitarnya, remaja sedang jatuh cinta, juga masalah sosial lewat jatuhnya PN Timah. Namun sebagai film yang memiliki kandungan yang kompleks, Sang Pemimpi tidak lantas menjadi berat. Cerita betul-betul mengalir secara ringan meskipun memiliki pesan yang sebetulnya cukup berat.
Ada satu catatan menarik tentang Sang Pemimpi. Riri menempatkan seorang aktris baru dari Belitung, yang berperan sebagai Laksmi, tanpa dialog dari awal hingga akhir. Namun meskipun tanpa dialog, bahasa tubuhnya seperti berbicara banyak pada kita: tentang penderitaan, tentang kesendirian, tentang jatuh cinta, dan tentang harapan. Rasanya saya harus memberikan acungan jempol untuk aktris baru ini yang bisa memainkan karakter dengan sangat baik dan berhasil.
Satu catatan lagi, meskipun saya menangis beberapa kali saat melihat film Laskar Pelangi diputar di gedung bioskop, saya hampir tidak menangis saat melihat final cutnya. Ini berbeda dengan film Sang Pemimpi. Dari awal film ini diputar, saya sungguh-sungguh sudah merasa gemetar.
Adegan pertama membuat saya tidak kuasa menguasai emosi saya. Saya betul-betul lebur dalam adegan ini. Terbayang bahwa ini adegan yang sangat personal bagi setiap orang yang menyaksikannya. Berbuat salah dan kemudian menyadari bahwa orang tua kita, bapak kita adalah juara nomor satu. Pantang bagi kita menyakitinya.
Sementara pada adegan Jimbron dan Laksmi, saya menangis karena betapa sebuah perasaan cinta bisa muncul dari sesuatu yang paling sederhana. Seorang gadis yang selama hidupnya menderita sehingga jarang tertawa, menjadi begitu senang ketika pujaan hatinya bisa mewujudkan impiannya.
Riri telah memberikan perspektif berbeda dalam film ini tentang bagaimana rasa cinta diungkapkan. Ini adegan yang sungguh indah. Tanpa kata, tanpa kalimat basi sehingga membuat saya ingin melihatnya lagi, lagi, dan lagi…
Gangsar Sukrisno - Co- Producer
8 Oktober 2009
Jam 11 lebih ‘final cut’ film Sang Pemimpi, sekuel Laskar Pelangi siap dimulai. Saya masih asyik membaca pesan pendek dari beberapa kolega ketika Mas Riri menepuk lengan kiri saya agar segera menyimak film yang sudah lama saya tunggu-tunggu kehadirannya mulai. Dalam ruangan yang tidak terlalu luas ada 5 orang selain saya, mas Riri, dan mbak Mira. Dua orang di depan adalah Rivano, asisten sutradara dan Dono, editor.
Satu demi satu adegan coba saya amati secara detil. Beberapa hal yang sekiranya nanti perlu menjadi catatan siap saya catat. Tapi selama 2 jam rasanya buku catatan saya masih putih bersih. Hati saya yang menjadi media tempat mencatat pun masih belum memiliki rekaman yang layak saya kedepankan. Hanya pujian yang bisa saya lakukan ketimbang kritikan atau pertanyaan sok tau. Selama 2 jam pula saya lebih banyak menikmati ketimbang mengkritisi. Semua adegan berlangsung dengan mulus.
Menurut saya pesan antara film Laskar Pelangi dan Sang Pemimpi secara substansial tidaklah berbeda. Kedua film tersebut masih berbicara tentang pendidikan dan kemiskinan. Bumbu di antara keduanya saja yang berbeda. Ibarat sama-sama soup, keduanya adalah soup dengan bumbu yang berbeda sehingga penempatannya pun berbeda pula.
Laskar Pelangi berbicara tentang pendidikan dan problem yang ada di dalamnya seperti keteguhan guru, keteguhan murid. Peran orang tua hampir tidak cukup tampak dalam film tersebut karena cerita didominasi oleh problem guru dan murid. Seluruh persoalan berpusar pada sekolah dan perangkat yang ada di dalamnya. Dalam Sang Pemimpi kita mendapatkan suguhan yang lebih kompleks lagi karena orang tua terlibat secara kuat dalam film ini. Buat saya kalau dalam Laskar Pelangi tokoh sentral adalah Ibu Muslimah. Dominasi anak-anak justru pada tokoh Mahar dan Lintang. Maka dalam Sang Pemimpi tokoh sentral utama adalah Ayah dengan Ikal dan Arai sebagai sumber persoalan.
Namun secara pribadi saya melihat, Sang Pemimpi jauh lebih memiliki persolan yang kompleks dibanding Laskar Pelangi. Ada persoalan hubungan bapak dan anak, guru dan murid, remaja dengan problem sosial di sekitarnya, remaja sedang jatuh cinta, juga masalah sosial lewat jatuhnya PN Timah. Namun sebagai film yang memiliki kandungan yang kompleks, Sang Pemimpi tidak lantas menjadi berat. Cerita betul-betul mengalir secara ringan meskipun memiliki pesan yang sebetulnya cukup berat.
Ada satu catatan menarik tentang Sang Pemimpi. Riri menempatkan seorang aktris baru dari Belitung, yang berperan sebagai Laksmi, tanpa dialog dari awal hingga akhir. Namun meskipun tanpa dialog, bahasa tubuhnya seperti berbicara banyak pada kita: tentang penderitaan, tentang kesendirian, tentang jatuh cinta, dan tentang harapan. Rasanya saya harus memberikan acungan jempol untuk aktris baru ini yang bisa memainkan karakter dengan sangat baik dan berhasil.
Satu catatan lagi, meskipun saya menangis beberapa kali saat melihat film Laskar Pelangi diputar di gedung bioskop, saya hampir tidak menangis saat melihat final cutnya. Ini berbeda dengan film Sang Pemimpi. Dari awal film ini diputar, saya sungguh-sungguh sudah merasa gemetar.
Adegan pertama membuat saya tidak kuasa menguasai emosi saya. Saya betul-betul lebur dalam adegan ini. Terbayang bahwa ini adegan yang sangat personal bagi setiap orang yang menyaksikannya. Berbuat salah dan kemudian menyadari bahwa orang tua kita, bapak kita adalah juara nomor satu. Pantang bagi kita menyakitinya.
Sementara pada adegan Jimbron dan Laksmi, saya menangis karena betapa sebuah perasaan cinta bisa muncul dari sesuatu yang paling sederhana. Seorang gadis yang selama hidupnya menderita sehingga jarang tertawa, menjadi begitu senang ketika pujaan hatinya bisa mewujudkan impiannya.
Riri telah memberikan perspektif berbeda dalam film ini tentang bagaimana rasa cinta diungkapkan. Ini adegan yang sungguh indah. Tanpa kata, tanpa kalimat basi sehingga membuat saya ingin melihatnya lagi, lagi, dan lagi…
Gangsar Sukrisno - Co- Producer
8 Oktober 2009
SANG PEMIMPI - THE MOVIE - A Sequel To Laskar Pelangi!'s Notes
Jawaban Riri Riza Untuk Pertanyaan Fans Facebook SANG PEMIMPI Bagian I :Oct 26, 2009
Jawaban Mira Lesmana Untuk Pertanyaan Fans Facebook SANG PEMIMPI Bagian I :Oct 24, 2009
Catatan Gangsar Sukrisno : Melihat Hasil Editing Film SANG PEMIMPIOct 12, 2009
Catatan Riri Riza : Setelah 43 hari shooting...Aug 23, 2009
Catatan Mira Lesmana : Sampai Jumpa Lagi Belitong!Aug 9, 2009
Jadwal Produksi film SANG PEMIMPIAug 2, 2009
Catatan Riri Riza : “Biasse laah…!Aug 1, 2009
Catatan Mira Lesmana : Reuni Dengan 'Ikal' Zulfany!Jul 31, 2009
Catatan Toto Prasetyanto : Keharuan Menyelinap Di Set Sang PemimpiJul 27, 2009
Catatan Ferry 'Pei' Irawan : Break, Break....Break!Jul 24, 2009













