
TS Pinang Sugeng napak warsa enggal 2010. Mugi tinebihaken saking sadaya rubeda, sadaya sesuker. Kalis ing sadaya bebaya, sadaya bebendhu. Nir ing sadaya sambekala. Mugi tansah linuber ing bebingah, tentrem ayem sumarah. Tan kendhat atur pepuji kalawan syukur. Gusti ngijabahi.

www.titiknol.com
Jurnal Nasional edisi Minggu, 04 Oktober 2009 memuat sajak-sajak TS Pinang berjudul Metropolesan, Nota Kota, Shopping Mall, Pasar Bringharjo, Suburbia, Program Pembangunan: Penggalian Jalan dan Mural Kota. 05/10/2009 - 17:10:02

TS Pinang Suara Merdeka (Semarang) edisi Minggu, 19 Juli 2009 memuat sajak-sajak TS Pinang berjudul Pematusan, Brosur Wisata: Balokan/Sarkem, Wisata Belanja: Pasar Klithikan, Monumen, Jalan Pahlawan, Mistika Urbana dan Profil Kota: Cita-cita Setinggi Slogan.
www.titiknol.com
Suara Merdeka (Semarang) edisi Minggu, 19 Juli 2009 memuat sajak-sajak TS Pinang berjudul Pematusan, Brosur Wisata: Balokan/Sarkem, Wisata Belanja: Pasar Klithikan, Monumen, Jalan Pahlawan, Mistika Urbana dan Profil Kota: Cita-cita Setinggi Slogan. ...

Bila sajak diibaratkan manusia, ia hendaklah terbangun dari unsur-unsur tubuh (fisika), jiwa (psika), dan ruh (spirit). Tubuh sajak mengejawantahkan unsur-unsur yang kasat mata, ujud bahasa secara wantah...

TS Pinang Tiga sajak berjudul Bibir Kota, Kaki Lima, dan Bakteria Kota dimuat di Kompas Minggu 21 Juni 2009.

TS Pinang Kunci, Himpunan Puisi TS Pinang, segera terbit. Dapat dipesan sekarang ke penerbit Omahsore (www.omahsore.web.id). Buku ini tidak akan didistribusikan melalui jaringan toko buku dan hanya dijual lewat pemesanan.

TS Pinang Sedang menyiapkan buku puisi. Tunggu dan beli, okeii?

kota-kota kami adalah kota cita-cita. kami gantungkan impian-impian kami setinggi gapura batas kota, setinggi tiang-tiang bendera; pataka pusaka keramat kami...

kisah kami dimulai sejak derit loko uap lahir di bumi kami. balok-balok jati tua yang dicerabut dari rimba Ketangga di gunung kami, meladami kaki-kaki baja kereta bertungku api. sejak itu sejarah kami bergulir, hingga kini...

kami jalani hidup kami dari satu tempat sampah ke tempat sampah yang lain. seperti menapaki anak tangga satu-satu. kami memulung di setiap celah dan relung, membongkar sisa-sisa harimu...
RECENT ACTIVITY
TS Pinang commented on their own note POESIE: Ruh, Jiwa, dan Tubuh Sajak.
TS Pinang commented on their own note Brosur Wisata: Balokan/Sarkem.












