Y. B. Mangunwijaya (Romo Mangun)
Arsitektur, pendidikan, politik, sastra, teologi, dan seabreg aktivitas lain yang dilakoni Romo Mangun, hanyalah media perjuangan untuk tujuan sesungguhnya: kemanusiaan.

[Halaman Penggemar ini dikelola oleh Erwinthon P. Napitupulu - erwin@wastu.com]

Y. B. Mangunwijaya (Romo Mangun)

 
Y. B. Mangunwijaya (Romo Mangun)

Y. B. Mangunwijaya (Romo Mangun) dalam Pasca-Indonesia Pasca-Einstein, Penerbit Kanisius, 1999: Sebenarnyalah jikalau kita paham pada gerak dinamika yang dialektik, persoalan (semu) Barat / Timur, individualistis / kolektif, tradisional / modern, klasik / eksperimental, borjuis / rakyat, agraris / industrial, sekuler / religius, liberal / terpadu, bebas / terikat, ....

5 hours ago
Andi Sugiarta
Andi Sugiarta
@Icha: ndak kok. Justru Alm. Romo sangan sederhana dan sangat mendasar pemikirannya. Hanya saja kita perlu melepas pemahaman kita yang biasanya terbingkai pemikiran berlabel "biasanya".
16 minutes ago
Rose
Y. B. Mangunwijaya (Romo Mangun)

Y. B. Mangunwijaya (Romo Mangun) dalam Pasca-Indonesia Pasca Einstein, Penerbit Kanisius, 1999: Generasi Muda Kini dan Mendatang adalah Generasi PascaTimur—Barat, bahkan sudah mulai tampak kuncup—kuncup pasca−Indonesia.

Sun at 8:21pm
Andi Sugiarta
Andi Sugiarta
Dan bukankah sejatinya semangat yang demikian tak hanya milik eksklusif dari muda-mudi bangsa Indonesia? Marilah jujur melihat dan berkata, bahwa sejatinya masyarakat internasional memang sudah tidak lagi menjunjung chauvinisme dengan dasar kebangsaan yang sempit, namun lebih memandang segala sesuatu secara obyektif apa adanya. Apabila semangan ini... Read More juga diadaptasi muda-mudi Indonesia, apakah hal ini adalah sesuatu yang negatif? Saya rasa tidak.

Seperti yang diungkapkan rekan Dito diatas, masih ada semangat legawa dan rumangsa, tapi janganlah legawa dan rumangsa ini dipagari ewuh dan pakewuh. Biarlah yang salah menjadi salah, dan yang benar menjadi benar. Dengan demikian, bangsa Indonesia dapat berkembang ke arah yang lebih baik, tidak sekadar "demi kebesaran bangsa dan negara" yang membabi buta. Marilah kita belajar sportifitas seperti warga Amerika yang mendemo George Bush Jr. atas kebijakannya yang keterlaluan dalam konflik Irak. Harapannya juga adalah kaum muda juga bersikap sportif terhadap dirinya sendiri dan mampu serta mau mengakui kesalahan sendiri. Dengan demikian kedewasaan berbangsa dan bernegara kita akan semakin matang.
Sun at 9:58pm
Y. B. Mangunwijaya (Romo Mangun)

Y. B. Mangunwijaya (Romo Mangun) dalam Pasca-Indonesia Pasca Einstein, Penerbit Kanisius, 1999: Namun, alasan berbangsa Indonesia sejak dulu memang tidak didasarkan pada kulit atau paras muka etnik. Keputusan untuk mengidentifikasi diri sebagai bangsa Indonesia didasarkan pada apa yang oleh Bung Karno dirumuskan “atas hasrat untuk menyatukan le desire d'ensemble”.

Sun at 6:15pm
Andi Sugiarta
Andi Sugiarta
Setuju. Mungkin pendidikan yang netral hanyalah pendidikan semasa SD saya dulu, di mana kami-kami dicekoki tentang menghormati orang lain, toleransi terhadap agama lain, tidak mengejek teman yang berbeda, dan lain lain.

Naif? Mungkin. Tapi dalam hidup dewasa ini mungkin orang-orang yang berani bermimpi dan berani mempertahankan idealisme semacam ini diperlukan untuk merekatkan bangsa kita yang retak...
Sun at 6:43pm
Y. B. Mangunwijaya (Romo Mangun)

Y. B. Mangunwijaya (Romo Mangun) dalam Pasca-Indonesia Pasca Einstein, Penerbit Kanisius, 1999: Jika mau jujur, siapakah di antara kita ini sebetulnya bukan Indo atau Indisch juga? Lepas dari fakta bahwa nama bangsa dan negara kita terdiri dari dua bagian kata, Indo dan nesia, apakah kita dapat menjamin dan dapat membuktikan tidak tercampuri 1 cc darah Arab, misalnya, atau 10 mg darah India, Cina, Portugis, Belanda, Jepang, dan lain−lain?

Sun at 6:14pm
Natalia Lee
Natalia Lee
gimana kamu mo ambil motornya??
Sun at 11:49pm
Rie Rezkhi

Rie Rezkhi gmn cr mesan itu kaos y....??

Penthol Magelang

Penthol Magelang mas erwin..
tengkyu somat..
kaose dah nyampe..
jian seneng tenan ak..! :D

Y. B. Mangunwijaya (Romo Mangun)

Y. B. Mangunwijaya (Romo Mangun) dalam Pendidikan Pemerdekaan, Dinamika Edukasi Dasar, 2004: Kami tidak mempunyai pretensi seolah kami mampu untuk sendirian bereksperimen dan mengajukan hal-hal mengenai konsep maupun kurikulum alternatif. Dinamika Edukasi Dasar dulu dirancang dengan nama Gerakan Edukasi Dasar.

November 4 at 7:17pm
Y. B. Mangunwijaya (Romo Mangun)
Y. B. Mangunwijaya (Romo Mangun)
erwin @abdul: Maaf utk yg lain, karena ini OOT. Saya ingat alamat email unik Anda. Anda yg beli kaos Romo Mangun desain 5? Moga2 kaos sudah sampai. Saya kirim beberapa hari lalu.

Oya, jangan sungkan untuk ingatkan saya lewat email erwin@wastu.com jika dalam 2-3 hari ini info itu belum saya beritahukan ke email Anda.
November 4 at 8:56pm
Abdul Rahman
Abdul Rahman
@bang Erwin: yup, betul sekali, saya sedang pake kaos itu sekarang bang, hehehe...trimakasih. nanti saya akan ingatkan.

@Yu Sing: mungkin betul Ibu Yu Sing, tapi itulah maksud saya. kami ingin melihat hal-hal serupa itu, pendidikan2 alternatif yang menekankan pada keberagaman, yang mungkin juga menekankan pada metodologi, menekankan pada ... Read Morependekatan lingkungan, yang ramah pada kebutuhan2 realistis..dan bagaimana mereka membangun sistem seperti itu. ya, salatiga dalam hal ini salah satu nya saja.

keberagaman (kalau diartikan beragam dalam hal-hal struktur sosial, agama dll) dalam konteks lingkungan kami di sini juga cukup sulit, karena masyarakat disini yang realatif homogen.
November 4 at 9:09pm
Y. B. Mangunwijaya (Romo Mangun)

Y. B. Mangunwijaya (Romo Mangun) dalam Pendidikan Pemerdekaan, Dinamika Edukasi Dasar, 2004: Masalah pendidikan dlm zaman modern ini pada dasarnya ialah juga masalah kekuasaan, karena knowledge is power. lni tdk perlu diterangkan lebih lanjut. Setiap orang, teristimewa yang dina-lemah-miskin langsung mengalaminya. Oleh karena itu kita harus sadar: demi KEKUASAAN SIAPA ia MENGABDIKAN dan MENGUNTUNGKAN. Dan yg hakiki melekat dng itu: dng KORBAN SIAPA.

Y. B. Mangunwijaya (Romo Mangun)

Y. B. Mangunwijaya (Romo Mangun) dalam Pendidikan Pemerdekaan, Dinamikan Edukasi Dasar, 2004: Sudah selama 30 tahun lebih 30 juta anak-anak kita dianiaya setiap hari oleh suatu sistem pengajaran & pendidikan yang tidak menghargai anak sebagai anak. Mengapa? Bukankah sistem pengajaran dan pendidikan ber-Pancasila?

November 3 at 6:03pm
Marcell Danang

Marcell Danang Mas Admin, email Kuwera sudah tidak aktif ya? Apakah ada email address lain yang bisa dikontak? Trims

November 3 at 12:50am · Report
Y. B. Mangunwijaya (Romo Mangun)
Y. B. Mangunwijaya (Romo Mangun)
erwin: saya tidak tahu karena sudah cukup lama tidak kontak mereka. apa sudah coba tanya lewat telepon? (0274) 560330
November 3 at 5:58pm
Y. B. Mangunwijaya (Romo Mangun)

Y. B. Mangunwijaya (Romo Mangun) admin: Sekitar 60-an paket pesanan kaos penggemar Romo Mangun sudah diberangkatkan kemarin dan hari ini. Sementara hanya untuk pesanan kaos desain 3, 4, dan 5. Mudah2an bisa segera tiba ke alamat masing2. Desain kaos yg bisa dibeli ada di: http://www.facebook.com/photos.php?id=162261022558 Silakan lihat ketentuan pembelian dan japri ke erwin@wastu.com

Y. B. Mangunwijaya (Romo Mangun)

Y. B. Mangunwijaya (Romo Mangun) dalam Politik Hati Nurani, PT Grafiasri Mukti, 1998: Memanglah ada dua paradigma dan pengARTlan dasar politik. Yang pertama lebih terkenal dan biasanya dikira satu−satunya, yakni politik dalam aspek kekuasaan.

November 2 at 7:24pm
Errik Irwan Wibowo
November 3 at 5:55am
Y. B. Mangunwijaya (Romo Mangun)

Y. B. Mangunwijaya (Romo Mangun) dari Emilius Heri Hermono: Bang Erwin kapan bikin pameran foto u karya2 beliau???

November 2 at 6:29pm
Y. B. Mangunwijaya (Romo Mangun)
Y. B. Mangunwijaya (Romo Mangun)
erwin/admin: Saya kira pameran foto akan diadakan bersamaan dengan peluncuran buku Dokumentasi Arsitektur Romo Mangun (mohon jangan tanya kapan hehe).

Saat ini yg kami miliki:
- belasan ribu foto dari karya2 arsitekturnya
- ratusan reproduksi foto2 bangunan karya Romo Mangun koleksi pribadi Romo Mangun... Read More
- seribuan lembar gambar/model karya2 arsitektur Romo Mangun dalam format digital.
- belasan maket, termasuk maket Sendangsono. Semua dari kayu balsa.
- puluhan sketsa arsitektur asli dan duplikasi
- puluhan coretan2 / catatan2 Romo Mangun mengenai arsitektur.
- seribuan lembar komentar/catatan2/cerita2 dari para pengguna karya arsitektur Romo Mangun, para tukang yg membangun karya2 itu, dan cerita2 dari orang2/arsitek yg kenal/dekat dengan Romo Mangun

dll.
November 2 at 6:35pm
Agnes Betty Kristanti
Agnes Betty Kristanti
tak sabar menunggu.......
November 2 at 7:04pm
Indra Harry

Indra Harry kak admin.....Klo pemesanan Kaos Rm.Mangun gimana ya???
Makasih....berkah dalem