Photos
Posts

Ketika Kyai dan Santri Jadi Musuh PKI :
.
KH Zakaria (84 tahun) adalah Pengasuh Pondok Pesantren Sabilil Mutaqien (PSM) Takeran, Magetan, Jawa Timur. Dia merupakan salah satu saksi mata yang tersisa atas peristiwa pemberontakan PKI Madiun 1948. Ia menyaksikan sendiri secara langsung bagaimana kiai dan santri pesantren itu dijemput segerombolan orang bersenjata yang memaksa agar mengakui idelogi komunis.

Dalam wawancara yang dilakukan Republika.co.id beberapa bulan silam, KH...

Continue Reading
Image may contain: one or more people, people standing and text

Mereka yang Pernah Tewas di Tangan Regu Penembak karena Terlibat Pemberontakan:
.
- Hukuman mati merupakan salah satu hukum yang diberlakukan di Indonesia. Hukuman ini berlaku untuk kasus pembunuhan berencana, terorisme, perdagangan obat-obatan terlarang, hingga kejahatan besar lainnya.

Sepanjang berdirinya Republik Indonesia, sering kali terjadi percobaan pemberontakan yang dilakukan kelompok tertentu. Tak jarang dari hasil jerih payahnya itu berujung pada eksekusi mati. Sep...

Continue Reading
Those who were killed in the hands of the firing squad were involved in rebellion: . - death penalty is one of the laws imposed in Indonesia. This sentence applies to murder cases, terrorism, drug trafficking, until other major crimes. Along the founding of the republic of Indonesia, there was often an attempt on a mutiny conducted by a It's not uncommon for that pain to end the death execution. Like what happened to some of the rebels. 1. Kartosoewiryo: Soekarmadji maridjan kartosoewirjo is the protagonist of Darul Islam (in) and the Islamic Army of Indonesia. His disappointment to the central government has made his purpose to form the Islamic State of Indonesia. Kartosoewirjo then proclaim the Islamic State of Indonesia (nii) on August 7, 1949. Recorded some of the state proclaims to be a part of nii-West, south sulawesi and aceh Indonesian government then reacted by running an operation to capture kartosoewirjo. Guerilla nii against the government lasts a long time. The struggle was ended when the security forces caught him after a long hunt in gunung rakutak in west java on June 4, 1962. of the Indonesian government then sentenced to death in 5 September 1962 in sweet island, the thousand islands, Jakarta 2. and aidit Dipa (DN) Aidit is one of the ministers in the dwikora cabinet, and the chairman of the Central Committee (CC) of the communist party of Indonesia. Aidit and the communists considered the government of the new order, responsible for the movement of 30 September 1965 or gestapu. However, the death execution to aidit with no legal process, until now raises great questions. Dn Aidit, executed on November 22, 1965, at 23.00 pm. Aidit came from his hideout, in the house of Kasim aka harjomartono, in sambeng village, solo, Central Java. According to the order of suharto, mayjen yasir sent his men to major st to find a dry old well. After the wishing well, aidit brought a number of firing squads to that place. It is in the middle of a densely populated orchard. At that time, aidit already knew he'd be shot dead. Still, he's still trying to bluff. In fact, with yasir hadibroto said, that that day aidit would be sentenced to death, in a place like the general council was convicted and his body was thrown into the old well in the crocodile pit So the end of one of the largest communist figures in this southeast Asia ended tragically. After his death was covered with blood, Aidit's body sent to the old well in the middle of a 3. Kamaruzaman Sjam Sjam Kamaruzaman is a key member of the communist party of Indonesia who has been executed because part of a coup 1965 is more known as g30s / Communist Events. In Court court as a witness during the trial because others accused or responsible for the movement of 30 September, kamaruzaman claimed he had acted under aidit's command. He was sentenced to death in 1968, but continued to appear as a witness in various related problems, where he continued to reveal further details to delay the execution. He was finally executed in September 1986.
Translated
Image may contain: one or more people, people standing, hat and outdoor
Posts

Hari Terbunuhnya DN Aidit, Ketua PKI:
.
DIPA NUSANTARA (DN) AIDIT merupakan salah seorang menteri dalam Kabinet Dwikora, sekaligus Ketua Central Committee (CC) Partai Komunis Indonesia (PKI) yang dihukum mati oleh Jenderal Soeharto.

Aidit dan PKI dianggap Pemerintah Orde Baru, bertanggung jawab atas Gerakan 30 September 1965 atau Gestapu. Eksekusi mati Aidit yang tanpa proses hukum, hingga kini menimbulkan tanda tanya besar.

...Continue Reading
Image may contain: 1 person, standing and text

Ade Irma Suryani Nasution:
.
Nama Ade Irma Suryani Nasution memang tak bisa dipisahkan dalam peristiwa paling kelam sejarah Indonesia. Ade Irma merupakan salah satu korban kebiadaban PKI.
.
Ade Irma yang saat itu baru berusia 5 tahun, meninggal akibat tertembak peluru pasukan tjakrabirawa yang merangsek masuk ke dalam rumahnya untuk menangkap sang ayah....
.
Dalam peristiwa yang terjadi pada 1 Oktober 1965 sekitar pukul 03.45 tersebut, ajudan AH Nasution, Lettu Pierre Tendean juga ikut menjadi korban. Ia diculik lalu dibunuh di Lubang Buaya. AH Nasution yang selamat dalam peristiwa itu melukiskan perasaannya lewat sebaris kalimat yang tertulis di nisan Ade Irma. "Anak Saja jang tertjinta. Engkau telah mendahului gugur sebagai perisai Ajahmu"
.
Apa yang sebenarnya terjadi saat itu?
Yanti Nurdin Nasution, anak pertama AH Nasution, menjelaskan detik-detik mencekam tersebut.
.
Saat itu umur saya 13 tahun, saya tidur di kamar seberang kamar ibu dan bapak Nasution, saat terjadi ribut-ribut disertai tembakan saya terbangun kemudian saya berusaha menyelamatkan diri dengan melompat jendela samping yang tingginya 2 meter, sampai tulang kaki saya patah yang saya rasakan sakitnya sampai sekarang, paha kaki saya yang kanan penuh dengan pen penyambung tulang. Dengan menahan rasa sakit saya cari ajudan dan saya beritahu tentang tembakan di kamar bapak saya, terus saya sembunyi di kamar para ajudan. Tak berapa lama terjadi ribut-ribut di ruang jaga dan ajudan pak Nas Lettu Czi Pierre Tendean diculik. Sampai pagi saya bersembunyi. Setelah hari menjelang pagi ibu saya mencari saya sambil menggendong adik saya Ade Irma Suryani yg terluka terkena tembakan oleh pasukan Cakrabirawa. Saat itu ayah saya sudah melompat pagar Kedubes Irak bersembunyi di belakang tong untuk menyelamatkan diri dari penculikan dan pembunuhan.
.
Source : Tribun Manado

See More
Image may contain: 1 person

Siapakah Korban Kebiadaban Peristiwa G30sPKI ? :
.
Adapun dalam peristiwa Pemberontakan G30S/PKI tersebut,
enam pejabat tinggi dibunuh, meliputi :
1. Letjen TNI Ahmad Yani (Menteri/Panglima Angkatan Darat/Kepala Staf Komando Operasi Tertinggi)...
2. Mayjen TNI Raden Suprapto (Deputi II Menteri/Panglima AD bidang Administrasi)
3. Mayjen TNI Mas Tirtodarmo Haryono (Deputi III Menteri/Panglima AD bidang Perencanaan dan Pembinaan)
4. Mayjen TNI Siswondo Parman (Asisten I Menteri/Panglima AD bidang Intelijen)
5. Brigjen TNI Donald Isaac Panjaitan (Asisten IV Menteri/Panglima AD bidang Logistik)
6. Brigjen TNI Sutoyo Siswomiharjo (Inspektur Kehakiman/Oditur Jenderal Angkatan Darat)
.
Sementara Jenderal TNI Abdul Harris Nasution yang menjadi sasaran utama, selamat dari upaya pembunuhan tersebut.
Sebaliknya, putrinya Ade Irma Suryani Nasution dan ajudannya, Lettu CZI Pierre Andreas Tendean tewas dalam usaha pembunuhan tersebut.
.
Para korban tersebut kemudian dibuang ke suatu lokasi di Pondok Gede, Jakarta yang dikenal sebagai Lubang Buaya.
Mayat mereka ditemukan pada 3 Oktober.
.
Selain itu beberapa orang lainnya juga turut menjadi korban meliputi :
1. Bripka Karel Satsuit Tubun (Pengawal kediaman resmi Wakil Perdana Menteri II dr.J. Leimena)
2. Kolonel Katamso Darmokusumo (Komandan Korem 072/Pamungkas, Yogyakarta)
3. Letkol Sugiyono Mangunwiyoto (Kepala Staf Korem 072/Pamungkas, Yogyakarta)
.
pada tanggal 12 Maret 1966 PKI dinyatakan sebagai partai terlarang di seluruh Indonesia, semua orang yang diindikasikan terlibat dalam peristiwa G 30 S/PKI dibersihkan dari kabinet.

See More
Image may contain: 6 people, text

Ketika PKI Menghabisi KH Hamid Dimyathi
.
Pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) pada tahun 1948 tak bisa dihapuskan dari sejarah negeri ini. Korban yang jatuh akibat kekejaman PKI sangat banyak, termasuk pemimpin Pondok Pesantren Tremas, Pacitan KH Hamid Dimyathi.

Peristiwa ini bermula saat 18 September 1948, PKI/Front Demokrasi Rakyat (FDR) melakukan pemberontakan terhadap Republik Indonesia RI. Peristiwa ini dikenal dengan Pemberontakan PKI 1948 di Madiun.

...Continue Reading
No automatic alt text available.

Peristiwa Madiun 1948, Sejarah Kebiadaban PKI Terhadap Ulama, Tentara, Pejabat, Tokoh Masyumi dan PNI:
.
PERISTIWA Madiun 69 tahun silam tak akan pupus dari sejarah perjalanan bangsa Indonesia. Pemberontakan yang dilakukan Partai Komunis Indonesia (PKI) pada tahun 1948 itu merupakan peristiwa kelam yang telah merenggut banyak nyawa ulama dan tokoh-tokoh agama.

Sejak Peristiwa Madiun 1948 dan pemberontakan G30SPKI 1965 menjadi bukti betapa hebatnya ancaman komunisme di Indone...

Continue Reading
Image may contain: one or more people and people standing

Hj. Chaeriyah, salah seorang warga yang sudah sepuh, mengaku masih ingat dengan letusan Gunung Agung. Namun, dia lupa tahun terjadinya letusan tersebut. Sepanjang ingatannya, abu tebal menutupi langit Kabupaten Jembrana saat Gunung Agung meletus.
.
Berdasarkan data, Gunung Agung tercata empat kali meletus. Adapun letusan terakhir terjadi pada 1963. Siang hari pada masa Gunung Agung meletus tak ubahnya malam hari karena pekatnya abu. Warga bahkan tetap menyalakan lampu tempel saat itu.

Gunung Agung tercatat empat kali meletus. Letusan terakhir terjadi pada 1963 atau 54 tahun yang lalu.
m.liputan6.com

Derita Jamaah Haji Perempuan Nusantara di Zaman Kolonial:
.
Kasus penipuan yang dilakukan First Travel, yang dipicu iming-iming umrah dengan harga murah, memperlihatkan sisi lain orang Indonesia: betapa kuat hasrat muslim di Tanah Air untuk pergi ke Tanah Suci.
.
Bukan baru-baru ini saja pergi ke Mekkah dan Madinah menjadi populer. Sejak abad 19, Indonesia (atau kala itu disebut Hindia Belanda) telah menjadi salah satu penyumbang jemaah haji terbesar, bersaing dengan juml...

Continue Reading
Image may contain: 18 people, people smiling, crowd

Pada Juni 1946, Kementerian Agama di bawah H. Rasjidi mengumumkan sudah tiba waktunya bagi pemerintah untuk mengusahakan perjalanan haji. Namun rencana itu ternyata terlalu ambisius. Sarana pengangkutan belum tersedia. Situasi keamanan juga tak mendukung. “Republik tak bisa mengirimkan haji karena blokade dari Belanda,” ujar Goksoy dalam wawancara via email.
.
Penggantinya, Kiai Fathurrahman Kafrawi, akhirnya mengeluarkan kebijakan penghentian pelaksanaan haji. Kebijakan ini seirama dengan fatwa haram haji di masa perang yang dikeluarkan KH Hasjim Asjari, tokoh Nahdaltul Ulama. Di kalangan Republik, muncul istilah “haji NICA” untuk orang-orang yang naik haji dengan kapal Belanda.

Konflik Indonesia-Belanda juga tercermin dalam urusan haji. Di kalangan Republik, muncul istilah “haji NICA” untuk orang-orang yang naik haji dengan
historia.id

Monas Tempoe Doloe. Tanah masih kosong melompong..

Image may contain: one or more people, sky, cloud, outdoor and nature

EDISI KEMERDEKAAN: ~ Saat Ki Bagoes Hadikoesoemo Menolak Perintah Seikerei ~
.
Cerita hari ini membahas ritual seikerei yang wajib dilaksanakan rakyat Indonesia saat penjajahan Jepang dan saat-saat menegangkan ketika tokoh Muhammadiyah Ki Bagoes Hadikoesoemo dipanggil Jepang karena menolak seikerei.
.
Seikerei adalah sikap menghormat dan membungkukkan badan ke arah matahari terbit setiap pagi, setiap pertemuan umum, dan setiap nama Tenno Haika, Kaisar Jepang, disebut....

Continue Reading
Image may contain: 1 person, eyeglasses and closeup

MERDEKAAA......!!! inilah hari keberkahan dari Tuhan Yang Maha Kuasa pada 72 tahun yang lalu yang mesti kita syukuri. Selamat Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-72 . Tetaplah berkibar tinggi merah putih ku di angkasa. Halau segala ideologi-ideologi yang tak sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945. Renungi dan hayati segala bentuk pengorbanan Para Pahlawan terdahulu demi merebut kemerdekaan.
.
Tentunya kita telah MERDEKA dari penjajahan fisik,, KEMERDEKAAN tersebut sebagai pintu gerbang untuk MEMERDEKAKAN rakyat dari kemiskinan, MERDEKA dari rasa ketidak adilan, MERDEKA dari rasa takut dan kriminalitas, MERDEKA dari segala bentuk intoleransi dan penistaan, dan KEBAHAGIAAN yang hakiki pada rakyat dari Sabang hingga Merauke dari pulau Miangas hingga pulau Rote.
.
JAYALAH INDONESIAKU !!!! SETIAKU KEPADAMU ATAS RESTU TUHAN YANG MAHA KUASA !!

Image may contain: cloud and sky

EDISI KEMERDEKAAN: ~ Jejak Muhammad Mangundiprojo di Pertempuran Surabaya ~
.
Selain Bung Tomo, ada tokoh lain yang juga punya peran penting dalam Pertempuran Surabaya, November 1945. Dia adalah HR Muhammad Mangundiprojo.
.
Pria kelahiran Sragen, Jawa Tengah, 5 Januari 1905 ini bernama Raden Moehammad Mangoendiprojo (selanjutnya ditulis Muhammad Mangundiprojo)....

Continue Reading
Image may contain: 1 person, outdoor

EDISI KEMERDEKAAN: ~ Abdul Kadir Raden Tumenggung, Pahlawan yang Berhasil Menyatukan Melayu dan Dayak untuk Melawan Belanda ~
.
Abdul Kadir Gelar Raden Temenggung Setia Pahlawan (lahir: Sintang, Kalimantan Barat, 1771 - wafat: Tanjung Suka Dua, Melawi, 1875) adalah seorang pahlawan nasional Indonesia dari Melawi. Pada tahun 1845, ia diangkat sebagai Kepala Pemerintahan Melawi yang merupakan bagian dari Kerajaan Sintang. Sebagai pejabat kerajaan, ia mendapat gelar Raden temeng...

Continue Reading
Image may contain: one or more people

EDISI KEMERDEKAAN: ~ Misteri Jejak Merah Putih, dari Jayakatwang hingga Fatmawati ~
.
Perasaan Fatmawati, istri Presiden Soekarno, begitu haru ketika menyaksikan Sang Merah Putih pertama kali resmi dikibarkan pada 17 Agustus 1945 di Jalan Pegangsaan Timur No 56 (sekarang Jalan Proklamasi), Jakarta Pusat. Sang Merah Putih dikibarkan setelah Soekarno yang didampingi Muhammad Hatta membaca teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
.
Sudanco (komandan Kompi) Latief Hendraningrat did...

Continue Reading
Image may contain: 1 person, smiling

EDISI KEMERDEKAAN: Panglima Aman Dimot, Pejuang Aceh yang Berperang dengan Cara Yang Unik
.
Di Aceh, ada sejumlah nama yang telah tercatat di lembar negara sebagai pahlawan nasional. Sebutlah Cut Nyak Dien, Malahayati, Panglima Polim, serta sejumlah nama lain.
.
Namun, masih ada tokoh dari dataran tinggi Gayo yang dianggap layak mendapatkan gelar pahlawan nasional....

Continue Reading
Image may contain: 1 person