Photos
Posts

Dipantai payangan

by @Handoko

Image may contain: sky, cloud, bridge, outdoor and nature
Image may contain: night, sky and outdoor
Posts

di sini

Here.
Translated
Image may contain: one or more people and outdoor
Image may contain: food
Image may contain: food and indoor
Image may contain: 1 person, standing and indoor
Yulian Wood added 4 new photos.

I love papuma beach
JEMBER

Tanjung Papuma Jember updated their cover photo.
Image may contain: ocean, sky, outdoor, water and nature

Apresiasi pemkab jember
di teluk love
TPI puger
dan kerajinan ditutul

Image may contain: 5 people, people standing and outdoor
Image may contain: 5 people, people standing and outdoor
Image may contain: 1 person, standing and indoor
Image may contain: plant, nature, outdoor and text
Mbah Kakung Sujiwo

Sejenak merenung;

HALALKAH...? HARAMKAH...?

Suatu hari Imam Ahmad bin Hanbal ra dikunjungi seorang wanita yang ingin bertanya....
“lmam, saya adalah seorang perempuan yang sudah lama di tinggal mati suami. Saya ini sangat miskin, sehingga untuk membesarkan anak-anak, saya mengait benang di malam hari, sementara siangnya saya gunakan untuk mengurus anak-anak saya dan bekerja sebagai sebagai buruh kasar di kesempatan masa yang ada.”
“Karena saya tak mampu membeli lampu, maka pekerjaan mengait benang itu saya lakukan apabila bulan terang.”

Imam Ahmad ra mendengar dengan serius percakapan perempuan tadi. Perasaannya tersentuh mendengar ceritanya yang menyayat hati.

Beliau yang memiliki kekayaan lagi dermawan sebenarnya telah tergerak hati untuk memberi bantuan sedekah kepada wanita itu, namun ia tangguhkan dahulu hasratnya karena ingin mendengar semua ucapan si ibu tadi.

Si ibu pun meneruskan ceritanya.
Menjahit di Bawah Lampu Kerajaan

“Pada suatu hari, ada satu rombongan kerajaan telah berkemah di depan rumah saya.
Mereka menyalakan lampu dalam jumlah yang amat banyak sehingga sinarnya terang benderang.
Tanpa sepengetahuan mereka, saya segera mengait benang dengan memanfaatkan cahaya lampu-lampu itu.
Tetapi setelah selesai saya sulam, saya bimbang, apakah hasilnya halal atau haram kalau saya jual? Bolehkah saya makan dari hasil penjualan itu? Sebab, saya melakukan pekerjaan itu dengan diterangi lampu yang minyaknya dibeli dengan uang negara, dan tentu itu adalah uang rakyat.”

Imam Ahmad ra terpesona dengan kemuliaan jiwa wanita itu. Ia begitu jujur, di tengah masyarakat yang rusak akhlaknya dan hanya memikirkan kesenangan sendiri, tanpa peduli halal haram lagi.
Padahal jelas, wanita ini begitu miskin lagi fakir.
Maka dengan penuh rasa ingin tahu, Imam Ahmad ra bertanya, “Ibu, sebenarnya engkau ini siapa?”
Dengan suara serak karena penderitaannya yang berkepanjangan, wanita ini mengaku, “Saya ini adik perempuan Basyar Al-Hafi.”
Imam Ahmad rahimahullah makin terkejut.
Basyar Al-Hafi ra adalah Gubernur yang terkenal sangat adil dan dihormati rakyatnya semasa hidupnya.
Rupanya, jabatannya yang tinggi tidak disalahgunakannya untuk kepentingan keluarga dan kerabatnya.
Sehingga adik kandungnya sendiri pun hidup dalam keadaan miskin.

Dengan menghela nafas berat, Imam Ahmad ra berkata, “Pada masa kini, ketika orang-orang sibuk mengumpul kekayaan dengan berbagai cara, bahkan dengan menyalahgunakan uang negara serta menyusahkan rakyat yang sudah miskin, ternyata masih ada wanita terhormat seperti engkau.
lbu, sungguh, sehelai rambutmu yang terurai dari celahan jilbabmu jauh lebih mulia jika dibanding dengan berlapis-lapis serban yang kupakai dan berlembar-lembar jubah yang dikenakan para ulama.”
Imam Ahmad melanjutkan, “Subhanallah, sungguh mulianya engkau, hasil sulaman itu engkau haramkan? Padahal bagi kami itu tidak apa-apa, sebab yang engkau lakukan itu tidak merugikan keuangan negara…”

Imam Ahmad ra begitu terharu mengucapkan kalimatnya, “Ibu, izinkan aku memberi penghormatan untukmu. Silakan engkau meminta apa saja dariku, bahkan sebagian besar hartaku, niscaya akan kuberikan kepada wanita semulia engkau…”

Diriwayatkan dari Abu Bakr Ash-Shiddiq, dari Rasulullah SAW, beliau bersabda:

لاَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ جَسَدٌ غُذِيَ بِحَرَامٍ

“Tidak akan masuk ke dalam surga sebuah jasad yang diberi makan dengan yang haram.”
(Shahih Lighairihi, HR. Abu Ya’la, Al-Bazzar, Ath-Thabarani dalam kitab Al-Ausath dan Al-Baihaqi, dan sebagian sanadnya hasan. Shahih At-Targhib 2/150 no. 1730).

Semoga bermanfaat
👌🏻👍🏻💚🌹

See More

Daftar harga penginapa di papuma
Hari biasa.
pondok jati 400,
kajang 400,
sengon 750,...
jabon-rimba-mahoni 300,
nusabarong 600

Hari libur,
jati 500,
kajang 500,
sengon 800,
jabon-rimba-mahoni 400,
nusabarong. 750

cp yopi 081333148126

See More
Tanjung Papuma Jember added a new photo.
Image may contain: one or more people, outdoor, water and nature
Reporter : Mynto SW suarajatimpost.com 12/12/2015 JEMBER - Untuk menjaga keindahan pantai di pinggir kawasan hutan petak 2e RPH Puger BKPH Wuluhan KPH Jember, Sabtu (12/12) sekelompok masyarakat terdi
suarajatimpost.com

Come to my warung in papuma ... salam pariwisata

No automatic alt text available.
Tanjung Papuma Jember added a new photo.
May 27, 2015
No automatic alt text available.
Image may contain: airplane, sky and outdoor
Komunitas Orang Jember

Penerbangan Jember–Surabaya Dua Kali Sehari

JEMBER – Antusiasme masyarakat dan para pelaku usaha atas penerbangan Garuda rute Jember–Surabaya disambut positif G...aruda Indonesia. Karena itu, dalam waktu dekat, mereka menambah penerbangan Jember–Surabaya menjadi dua kali sehari.

Kepala Dinas Perhubungan Jember Isman Sutomo menyatakan, sejak terbang perdana 16 Juli, penerbangan via Bandara Notohadinegoro, Jember, disambut positif oleh masyarakat.

Okupansinya hampir selalu penuh oleh penumpang, baik pergi maupun datang ke Jember. ’’Karena itu, kami mengusulkan untuk terbang dua kali sehari Jember–Surabaya,’’ jelasnya. Ternyata, usulan itu disambut positif manajemen Garuda Indonesia di Jakarta.

Bahkan, Dishub Jember menyatakan sudah mendapat respons dari Garuda Indonesia yang telah mengirimkan surat ke Dishub Jember tentang usulan terbang dua kali sehari itu. ’’Dari surat itu, intinya merestui frekuensi penerbangan Jember–Surabaya pp yang ditambah sehari dua kali,’’ ungkapnya.

Dari surat tersebut diakui, untuk sementara, sebagai langkah uji coba, akan diterapkan beberapa hari yang dianggap sebagai peak day untuk penerbangan Garuda Indonesia dengan tujuan Jember–Surabaya. ’’Frekuensi penerbangan yang direstui uji coba sehari dua kali adalah Rabu, Jumat, dan Minggu,’’ kata Isman.

Sementara itu, Boedi Prihantoro, manajer PT Garuda Indonesia Jember, menuturkan, penambahan frekuensi tidak bisa dilakukan begitu saja, melainkan ada tahapan-tahapan yang harus dilalui. ’’Saat ini memang dilakukan tahap pemrosesan izin penambahan frekuensi,’’ terangnya.

Untuk tahap awal, yang akan diuji coba adalah penerbangan frekuensi itu di hari tertentu, yakni Rabu, Jumat, dan Minggu. ’’Rencananya, sekitar jam 14.00. Ini masih diproses,’’ jelasnya. Nanti pesawat yang digunakan adalah pesawat yang sama dengan yang melayani Denpasar–Banyuwangi–Surabaya–Jember. Tetapi, untuk Jember–Surabaya, bisa dua kali terbang.

Like & Share : Komunitas Orang Jember

See More

Salam..... To - Ilove Jember

Mohon Do'anya Kawan, utk saudara kita di Kawasan Kelud....
AKHIRNYA GUNUNG KELUD ERUPSI (MELETUS), KEPULAN ASAP HITAM MEMBUMBUNG...

No automatic alt text available.
Komunitas Orang Jawa Timur is with Agus Priyadi and Hendy Widiantoro.

Mohon Do'anya Dulur.........
KELUD ERUPSI, KEPULAN ASAP HITAM MEMBUMBUNG

[Kamis, 13 Februari 2014 23:05:01 : Nanang Masyhari]

...

Kediri (beritajatim.com) - Gunung Kelud akhirnya erupsi, Kamis pukul 22.55 WIB. Kepulan asap hitam tebal terlihat membumbung ke langit. Asap bergerak ke arah utara ke wilayah Kecamatan Pare.

Sementara itu, sampai saat ini ribuan pengungsi masih turun. Mereka memadati jalanan menuju wilayah Kecamatan Wates. Pantauan di lokasi, suasana benar-benar mencekam. Pengungsi menaiki sepeda motor dengan kecepatan tinggi sambil terus membunyikan klakson di sepanjang jalan. [nng/kun]

BAGIKAN INFO INI

ketahui kelud terkini, sukai Komunitas Orang Jawa Timur <---

See More

Saksikan KompasTV besok jam 10.30. Fotografer senior Arbain Rambey mengulas keindahan Papuma di acara Klik Arbain.

*Bagikan Info Ini - Like Tanjung Papuma Jember

Image may contain: ocean, sky, outdoor and water