Photos
Posts

Mari menabung untuk akhirat

No automatic alt text available.

🔦 *SENTER DALAM GELAP*
*FAWAID DAUROH SYA'IYYAH SYAIKH ABDURRAZZAQ*
_Pekanbaru, 17 Februari 2017_

1- Pengertian takwa yang paling komprehensif adalah:...
أن تعمل بطاعة الله على نور من الله ترجو ثواب الله وأن تترك معصية الله على نور من الله تخاف عقاب الله.
(Melaksanakan amal ketaatan kepada Allah dengan ilmu dari Allah karena mengharapkan pahala dari-Nya, serta meninggalkan maksiat kepada Allah dengan ilmu dari Allah karena takut akan adzabnya).
Ibnul Qayyim mengatakan, ini adalah definisi takwa yang paling bagus di antara yang pernah dikemukakan.

2- Di dalam ketakwaan pada diri seseorang harus terkumpul dua hal:
- _Ar-Rajaa'_ (mengharapkan pahala dan kebaikan dari Allah)
- _Al-Khauf_ (rasa takut akan adzab Allah).

3- Di antara cara menjawab orang yang punya pemikiran _takyif_ sifat Allah (meyakini sifat Allah bisa dimodelkan bentuknya) adalah dengan bertanya kepada dirinya bagaimana model sifat makhluk, khususnya yang ghaib. Jika ia tidak bisa memodelkan makhluk, maka tentu ia tidak dapat memodelkan penciptanya.
Contohnya, ketika Imam Abdurrahman bin Mahdi berdialog dengan orang seperti itu, maka beliau memintanya memodelkan malaikat dengan 600 (Jibril) atau bahkan sekedar 3 pasang sayap. Maka orang itupun mengatakan, jika saya tidak bisa memodelkannya, bagaimana saya bisa memodelkan pencipta-Nya.

4- Sebagian orang ketika mendengar isu miring tentang seseorang bahwa ia mengatakan ini dan itu, mereka langsung menyebarkan isu tersebut kepada khalayak. Ternyata, ketika ditanyakan kepada yang bersangkutan, ia pun menyangkal sehingga masalah pun harusnya selesai.
Bukankah seorang mukmin harusnya senang akan sesuatu bagi saudaranya, sebagaimana ia senang untuk dirinya?
(لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لِأَخِيهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ)
_"Tidaklah beriman (secara sempurna) seorang di antara kalian sampai dia senang akan sesuatu bagi saudaranya sebagaimana ia senang untuk dirinya."_ (Muttafaq 'Alaih)
Sebagaimana dia senang apabila berita miring tentang dirinya ditabayyunkan terlebih dulu sebelum tersebar, harusnya ia senang melakukan hal yang sama bagi saudaranya.
Syaikh menyampaikan mulahazhah ini ketika menceritakan tuduhan kepada Imam Al-Muzaniy bahwa dia juga berkeyakinan Al-Qur'an adalah makhluk.

5- Terdapat hadits:
يوم القيامة كقدر ما بين الظهر والعصر
_"Hari kiamat terjadi seperti durasi waktu antara shalat Zhuhur dan Ashar."_ (HR. Al-Hakim)
Syaikh berkata, "Ada kemungkinan kiamat terjadi dengan kadar antara Zhuhur dan Ashar karena manusia yang bukan dari kalangan ahli shalat memang paling banyak melalaikan waktu shalat pada kedua waktu shalat tersebut."

NB:
-Isi dauroh bisa didapatkan dalam kitab _Ta'liqat 'ala Syarh As-Sunnah lil Imam Al-Muzaniy_.
Download: https://drive.google.com/open…

MUFLIH SAFITRA
_________________________
🌾 Channel Telegram:
http://bit.ly/2cBjHhv

See More
Posts

🔦 *SENTER DALAM GELAP*
*FAWAID DAUROH SYA'IYYAH SYAIKH ABDURRAZZAQ*
_Pekanbaru, 17 Februari 2017_

1- Pengertian takwa yang paling komprehensif adalah:...
أن تعمل بطاعة الله على نور من الله ترجو ثواب الله وأن تترك معصية الله على نور من الله تخاف عقاب الله.
(Melaksanakan amal ketaatan kepada Allah dengan ilmu dari Allah karena mengharapkan pahala dari-Nya, serta meninggalkan maksiat kepada Allah dengan ilmu dari Allah karena takut akan adzabnya).
Ibnul Qayyim mengatakan, ini adalah definisi takwa yang paling bagus di antara yang pernah dikemukakan.

2- Di dalam ketakwaan pada diri seseorang harus terkumpul dua hal:
- _Ar-Rajaa'_ (mengharapkan pahala dan kebaikan dari Allah)
- _Al-Khauf_ (rasa takut akan adzab Allah).

3- Di antara cara menjawab orang yang punya pemikiran _takyif_ sifat Allah (meyakini sifat Allah bisa dimodelkan bentuknya) adalah dengan bertanya kepada dirinya bagaimana model sifat makhluk, khususnya yang ghaib. Jika ia tidak bisa memodelkan makhluk, maka tentu ia tidak dapat memodelkan penciptanya.
Contohnya, ketika Imam Abdurrahman bin Mahdi berdialog dengan orang seperti itu, maka beliau memintanya memodelkan malaikat dengan 600 (Jibril) atau bahkan sekedar 3 pasang sayap. Maka orang itupun mengatakan, jika saya tidak bisa memodelkannya, bagaimana saya bisa memodelkan pencipta-Nya.

4- Sebagian orang ketika mendengar isu miring tentang seseorang bahwa ia mengatakan ini dan itu, mereka langsung menyebarkan isu tersebut kepada khalayak. Ternyata, ketika ditanyakan kepada yang bersangkutan, ia pun menyangkal sehingga masalah pun harusnya selesai.
Bukankah seorang mukmin harusnya senang akan sesuatu bagi saudaranya, sebagaimana ia senang untuk dirinya?
(لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لِأَخِيهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ)
_"Tidaklah beriman (secara sempurna) seorang di antara kalian sampai dia senang akan sesuatu bagi saudaranya sebagaimana ia senang untuk dirinya."_ (Muttafaq 'Alaih)
Sebagaimana dia senang apabila berita miring tentang dirinya ditabayyunkan terlebih dulu sebelum tersebar, harusnya ia senang melakukan hal yang sama bagi saudaranya.
Syaikh menyampaikan mulahazhah ini ketika menceritakan tuduhan kepada Imam Al-Muzaniy bahwa dia juga berkeyakinan Al-Qur'an adalah makhluk.

5- Terdapat hadits:
يوم القيامة كقدر ما بين الظهر والعصر
_"Hari kiamat terjadi seperti durasi waktu antara shalat Zhuhur dan Ashar."_ (HR. Al-Hakim)
Syaikh berkata, "Ada kemungkinan kiamat terjadi dengan kadar antara Zhuhur dan Ashar karena manusia yang bukan dari kalangan ahli shalat memang paling banyak melalaikan waktu shalat pada kedua waktu shalat tersebut."

NB:
-Isi dauroh bisa didapatkan dalam kitab _Ta'liqat 'ala Syarh As-Sunnah lil Imam Al-Muzaniy_.
Download: https://drive.google.com/open…

MUFLIH SAFITRA
_________________________
🌾 Channel Telegram:
http://bit.ly/2cBjHhv

See More
Web word processing, presentations and spreadsheets
drive.google.com

Keutamaan shalat Isya dan Shubuh

No automatic alt text available.

“Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui al ghoyya, kecuali orang yang bertaubat, beriman dan beramal saleh.” (QS. Maryam : 59-60)
Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhuma mengatakan bahwa ‘ghoyya’ dalam ayat tersebut adalah sungai di Jahannam yang makanannya sangat menjijikkan, yang tempatnya sangat dalam. (Ash Sholah, hal. 31)

QS. 5. Al-Maa-idah : 80-81.

"Kamu melihat kebanyakan dari mereka tolong-menolong dengan orang-orang yang kafir (musyrik). Sesungguhnya amat buruklah apa yang mereka sediakan untuk diri mereka, yaitu kemurkaan Allah kepada mereka; dan mereka akan kekal dalam siksaan. Sekiranya mereka beriman kepada Allah, kepada Nabi dan kepada apa yang diturunkan kepadanya (Nabi), niscaya mereka tidak akan mengambil orang-orang musyrikin itu menjadi penolong-penolong, tapi kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang FASIQ.

QS. 60. Al-Mumtahanah : 13.

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu jadikan PENOLONGMU kaum yang dimurkai Allah. Sesungguhnya mereka telah putus asa terhadap negeri akhirat sebagaimana orang-orang kafir yang telah berada dalam kubur berputus asa."

“Dan apabila kamu berada di tengah-tengah mereka (sahabatmu) lalu kamu hendak mendirikan shalat bersama-sama mereka, maka hendaklah segolongan dari mereka berdiri (shalat) besertamu dan menyandang senjata, kemudian apabila mereka (yang shalat bersamamu) sujud (telah menyempurnakan satu rakaat), maka hendaklah mereka pindah dari belakangmu (untuk menghadapi musuh) dan hendaklah datang golongan yang kedua yang belum shalat, lalu shalatlah mereka denganmu.” (An-Nisa’ 102)

Sahur adalah makanan berkah, maka jangan kalian tinggalkan walaupun salah seorang dari kalian hanya meneguk seteguk air, karena Allâh dan para malaikat bersalawat atas orang-orang yang bersahur. Riwayat Ibnu Abu Syaibah dan Ahmad 3/44 lihat sifat Shaum nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam karya Syeikh Ali Hasan al-Halabi.

📢 @TausiyahBimbinganIslam

Kunci Utama Meraih Kebahagiaan

...

Saudaraku…

Anda ingin bahagia?
Maka ketahuilah bahwasanya kebahagiaan adalah milik Alloh Subhana wa Ta’alaa. Dan tidaklah kebahagiaan akan didapat oleh seorang hamba, kecuali dengan melakukan apa yang diperintah oleh Sang Pemilik Kebahagiaan.

Syaikh Dr Abdurrozzaq bin Abdul Muhsin Al Badr –Hafizhohullah- pernah mengatakan :

‘ أن الهداية بيد الله و أنها لا تنال إلا بطاعة الله ”
“أن السعا دة بيد الله و لا تنال إلا بطاعة الله

“Bahwasanya hidayah itu di Tangan Allah dan bahwasanya hidayah itu tidak akan didapatkan kecuali dengan keta’atan kepada Allah.
Dan Bahwasanya KEBAHAGIAAN itu di Tangan Allah dan tidak akan didapatkan kecuali dengan KETA’ATAN kepada Allah.”

Lihatlah…
Kebahagiaan akan berbanding lurus dengan keta’atan seorang hamba.
Semakin Anda ta’at kepada Alloh Subhana wa Ta’alaa, maka sudah dipastikan bahwa Anda akan semakin bahagia . Dan sebaliknya, sejauh mana Anda berpaling dari keta’atan kepada-Nya, sejauh itu pula Anda menjauh dari kebahagiaan yang sebenarnya.

Saudaraku...
Semoga Alloh Subhana wa Ta’alaa menjadikan kita termasuk hamba-hamba yang ta’at kepada-Nya dan mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akan disempurnakan esok nanti di surga-Nya.

See More

“Barangsiapa yang ruhnya terpisah dari jasadnya dan dia terbebas dari tiga hal: [1] sombong, [2] ghulul (khianat), dan [3] hutang, maka dia akan masuk surga”. (HR. Ibnu Majah no. 2412. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits inishohih)

Imam muslim dalam Al-Imarah ( " sesungguhnya, amal itu bergantung pada niatnya " nomor 1907

Rasulullah bersabda, "semoga Allah mencerahkan wajah orang yg mendengar haditsku lalu dihafalkannya dan disampaikannya (kepada orang lain) sesuai dengan yang didengarnya " HR. Abu Dawud, Tirmidzi dan Ibnu Majah.