Posts

BANTEN OTONAN
Terdiri dari :
1. Banten pejati Surya pesaksi
2. Banten pejati ring Kemulan
3. Banten pengresik ; biakaon, durmenggala, pengulapan, prayascita...
4. Banten Ayaban minim tumpeng 5
5. Sesayut ke manusa seperti sesayut pageh urip, sesayut lara melaradan, sesayut tulung urip dll
6. Banten segehan putih kuning sbg kaki ayaban
7. Segehan putih kuning utk sang ngotonin
8. Khusus utk yg blm ketus gigi, tambahkan banten sambutan, pengideng-ideng, banten kumara, jerimpen putih, jerimpen poleng

See More
Jro Mangku Veni added 6 new photos.

Ayaban Caru (Tumpeng Lima). Niki sedurung medaging sampyan

Posts

Sesayut pasupati

Terdiri dari
-alednya kulit sesayut
-raka-raka jangkep...
-tumpeng merah 1 bh
-tulung berisi nasi merah kacang sahur
- rerasmen mawadah kojong rangkadan
-sesarik berisi beras dan benan
-pesucian
-wadah uyah
-penyeneng
-sampyannya berwarna merah atau bisa terbuat dari daun andong

See More
Jro Mangku Veni

Buda Wage Klawu adalah hari raya suci yg ditujukan sebagai hari pemujaan Sang Hyang Sri Sedana, dimana beliau adalah dewinya kemakmuran.
Adapun banten yg paling... sederhana sebagai persembahan di rahinan ini yaitu Banten pejati dan sesayut Sri Sedana.
Sesayut Sri Sedana terdiri dari : Raka-raka jangkep, tumpeng maplekir 3 bh, masing2 tumpeng dihiasi sri kekili, puncak tumpeng diberi pis bolong dan sebulir padi., kemudian lengkapi dg canang pabersihan, penyeneng, sesarik berisi beras dan benang tetebus, tulung ngeleb/biasa 3 bh, kwangen 3 bh, wadah uyah, serta sampyan nagasari, dan juga canang.

Jika memungkinkan, utk yg tingkat diatas itu, ditambahkan ayaban minimal tumpeng 5 dan seterusnya.

Semoga bermanfaat...

See More
Jro Mangku Veni added 16 new photos.

Tetandingan suci 3 tamas

Banten pengresik (pabersihan)

Pada dasarnya terdiri dari :
1. Banten byakala yang menyimbolkan warna merah
2. Banten durmenggala yang menyimbolkan warna hitam...
3. Banten prayascita yang menyimbolkan warna kuning
4. Banten pengulapan yang menyimbolkan warna putih.

See More

BEBANTENAN
I. Perlengkapan bebantenan

A. Canang

...Continue Reading

HARI RAYA HINDU
BALI
(sesuai lontar Sundarigama)
1. WUKU SINTA
1) Senin Pon Sinta ( Soma Ribek )...

Continue Reading

Banten adalah salah satu sarana perwujudan doa kita kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Untuk itu dalam membuat banten perlu diperhatikan beberapa hal. Yang pertama adalah ketulusan hati. Penulis menyarankan, jika hati dalam kondisi yg sedang tak enak (emosi, sedih dll) janganlah kita membuat banten, karena perasaan itu akan menjadi doa kita kepadaNya. Yang kedua, sebelum memulai membuat banten berdoalah terlebih dahulu, mohon agar Tuhan menuntun kita dalam membuat banten tersebut, sehingga jika terdapat kekurangan2, Beliau akan menunjukkannya pada kita. Suksma

CANANG
Canang merupakan salah satu jenis sesajen yang selalu ada di setiap banten umat Hindu di Bali. Canang dalam kamus Bausastra Jawa berarti sirih. Sirih pada jaman Jawa Kuna sebagai perlambang penghormatan. Begitu pula canang dalam tradisi umat Hindu Bali. Sirih memegang peranan yang sangat penting yang kemudian dibentuk menjadi porosan.
Unsure – unsure dalam canang beserta maknanya :
1. Porosan
Porosan terdiri atas pinang, kapur dan sirih....
Pinang sebagai perlambang pemujaan Dewa Brahma manifestasi Hyang Widhi sebagai pencipta
Sirih sebagai perlambang pemujaan Dewa Wisnu manifestasi Hyang Widhi sebagai pemelihara
Kapur sebagai perlambang pemujaan Dewa Iswara manifestasi Hyang Widhi sebagai pemralina
Jadi porosan sebagai lambing pemujaan pada Tri Murti, yang bertujuan memohon kepada Hyang Widhi agar tercipta segala sesuatu yang memang patut tercipta, terpelihara segala sesuatu yang memang patut terpelihara dan bergantinya atau lenyapnya segala sesuatu yang memang patut berganti atau lenyap.

2. Plawa
Plawa didalam lontar Yajna Pakerti bermakna pengembangan pikiran yang ening dan suci.

3. Bunga
Bunga adalah lambang ketulus ikhalasan untuk Yajna

4. Sampian uras sari
Sampain canang menggunakan reringgitan dan tetuwasan yang menggambarkan ketekunan berYajna.

5. Tebu
Dalam Lontar taru Premana, tebu sebagai lambang pemujaan Dewa Brahma

6. Seiris pisang
Seiris pisang sebagai lambang persembahan atas anugerah Hyang Widhi
Jadi kesimpulannya canang merupakan perlambang penghormatan tulus ikhlas dengan penuh ketekunan dan disertai dengan pikiran yang suci kepada Hyang Widhi dalam manifestasinya sebagai Sang Hyang Tri Murti

See More

HARI RAYA HINDU
BALI
(sesuai lontar Sundarigama)
1. WUKU SINTA
1) Senin Pon Sinta ( Soma Ribek )...

Continue Reading
Merupakan ajang bertukar informasi tentang bebantenan Hindu

Ngiring sameton sami saling berbagi informasi khususnya tentang banten upacara yadnya di halaman niki. Suksma

Merupakan ajang bertukar informasi tentang bebantenan Hindu
Mari Belajar Banten updated their cover photo.
June 6, 2012
No automatic alt text available.

Keuntungan membuat Banten

Banyak umat Hindu di jaman sekarang ini mengeluhkan mengenai pelaksaan yadnya yang banyak menggunakan banten. Dan bahkan adanya banten dijadikan alasan yang menyatakan bahwa menjadi umat Hindu di Bali itu rumit dan banyak biaya. Dengan berbagai alasan ini pulalah banyak umat Hindu yang beralih agama ataupun beralih ke cara-cara sembahyang ala daerah lain yang hanya menggunakan sarana berupa air,bunga dan api saja untuk semua jenis upakaranya. Padaha...

Continue Reading