Posts

semoga semua anak yang mengikuti ujian nasional nanti bisa LULUS semua.

Photos
Posts

jangan tindas rakyat kecill

kemiskinan merajalela...

Poverty...
Translated

Sudah menjadi kehendak Allah memberinya cobaan berupa penyakit kronis yang bersarang dan sudah bertahun-tahun ia rasakan. Ini adalah cerita kisah seorang gadis yang bernama Muha. Kisah ini diriwayatkan oleh zaman, diiringi dengan tangisan burung dan ratapan ranting pepohonan.

Muha adalah seorang gadis remaja yang cantik. Sebagaimana yang telah kami katakan, sejak kecil ia sudah mengidap penyakit yang kronis. Sejak usia kanak-kanak ia ingin bergembira, bermain, bercanda dan be...

Continue Reading

Titin Anggraeni. Begitulah nama bocah perempuan malang asal Praya Lombok Tengah tersebut. Meski usianya sudah 13 tahun namun sampai sekarang bobot tubuhnya tidak lebih dari usianya. Sejak umur enam bulan ia menderita penyakit misterius yang menyebabkan perkembangan fisik dan fungsi motoriknya terganggu. Yang lebih membuat perasaan terenyuh adalah selama 12,5 tahun ia hanya bisa terbaring di atas tempat tidur karena tubuhnya tidak bisa duduk dan berdiri. Dalam perjalanan panja...

Continue Reading

Anak jalanan atau biasa disingkat Anjal, begitulah kita menyebutnya....
merupakan potret kehidupan anak-anak yang kesehariannya sudah akrab di jalanan. Kota-kota besar yang menjadi magnet atau daya tarik bagi para pendatang telah membentuk beragam lapisan kehidupan sosial. Diantaranya bagi golongan yang tidak memiliki skils atau keahlian menyebabkan tumbuhnya kantong-kantong kemiskinan para pendatang. Seperti di ibukota RI Jakarta, kantong-kantong kemiskinan yang tersebar di... ibukota telah melahirkan generasi anak-anak jalanan. Mereka mengais rejeki di tengah kerasnya kehidupan metropolitan seperti mengamen, mencari barang-barang bekas, menarik gerobak air, mengemis, dan lain-lain
Berdasarkan data dari Dinas Sosial DKI Jakarta, jumlah anak jalanan pada tahun 2009 sebanyak 3.724 orang, tahun 2010 meningkat menjadi 5.650 orang, dan pada tahun 2011 ini juga meningkat menjadi 7.315 orang. Angka yang fantastik! dan terus bertambah tiap tahun seiring perkembangan kota Jakarta. Mereka yang tergolong kecil dan masih dalam tanggung jawab orang tuanya harus berjuang
meneruskan hidup sebagai anak jalanan dan terkadang mereka berjuang sendiri untuk meneruskan pendidikannya, seperti yang dilakukan Deny yang memiliki cacat fisik. Setiap harinya ia menyususur jalanan di ibukota sambil belajar di atas gerobak kayu kecil. Atau Anto anak berusia 5 tahun yang setiap harinya menemani ibunya mengais buah-buah busuk yang sebagian untuk dikonsumsi sendiri dan sebagian dijual. Mereka adalah potret orang-orang marginal di ibukota. Mereka menjalaninya setiap hari sebagai dampak dari kemiskinan orang tuanya. Namun mereka tetaplah anak-anak dengan keceriaan dan kepolosannya. Di tengah pahit getirnya kehidupan, mereka tetap riang, gembira, tertawa polos seperti saat mereka bertemu salah satu petinggi negara....

See More
murdi-hacked.blogspot.com

begitu kuat ambisimu..
begitu hebat ideologi-ideologimu..
kau tak gentar ketika badai menerjang..
kau tetap kokoh pada pendirianmu..
kaulah pahlawan bangsa.....
pahlawan bangsa disaat smua pemimpin smakin rapuh..
pahlawan bangsa disaat yang lain tak berani bersuara..
tapi engkau bersuara dengan lantang..
bersuara dengan lantang untuk demi kebaikan ini..
engkau lah pemimpin..pemimpin bagi santri dan pengikutmu..
pemimpin buat keluargamu..engkau seorang pemimpin yang hebat..
meski fisikmu tak lagi sempurna..
tapi engkau terus maju..
terus maju tak peduli badai menghadangmu..
demi rakyat..demi pengikutmu.
.demi keluargamu..engkau terus maju..
bahkan dipenghujung usiamu..
engkau tetap berusaha untuk kuat..
engkau berjuang demi hidupmu..dan demi semua..
tapi apalah daya ketika Tuhan berkata lain..
30 Desember 2009 engkau menghembuskan nafas terakhirmu..
kami sedih engkau pergi..
telah pergi lagi..satu pejuang bangsa..
pahlawan bangsa nan setia dan perwira..
Siapakah kini pahlawan hati..
Pembela bangsa sejati..
pembela bangsa yang semakin rapuh ini..
siapa lagi..ketika pahlawan-pahlawan kebenaran tlah pergi..
akankah bangsa ini akan kunjung baik..
kunjung baik seiring kepergianmu..
semoga keguguranmu akan menumbuhkan kelahiran-kelahiran yang lain..
gugur satu tumbuh seribu..
itulah harapan kami..demi bangsa ini..demi rakyat semua..
betapa hatiku takkan pilu..
telah gugur pahlawanku..
Betapa hatiku takkan sedih..
Hamba ditinggal sendiri..
semoga engkau mendapatkan tempat yang layak..
yang layak disisiNya..
semoga engkau tenang..semoga engkau bahagia disana..
semoga kami bisa meneruskan cita-cita ideologimu..
amien..amien..amien..
selamat jalan..selamat jalan Gusdur..
kami akan mengenangmu..

See More
Karya anak bangsa updated their cover photo.
Image may contain: 1 person

raditya dika @radityadika

Ini mobil keren2 ngalangin jalan parkirnya, bus gue gak bisa lewat woiiii:

Sebagai penulis blog yang berisi tulisan tentang komedi, Raditya Dika terlihat begitu menguasai materi-materi mengenai bagaimana cara menulis komedi ketika menjadi pembicara di seminar Learn From The Experts dengan tema Creative Writer With Raditya Dika. Pria berkacamata ini mampu membuat semua peserta tertawa dengan isi materi yang disampaikan lengkap dengan cerita-cerita lucu yang menjadi ciri khas Raditya Dika selama ini.

Buat Raditya, kalau mau membuat tulisan, minimal ...kita harus tertarik dengan tulisan yang kita ceritakan itu. misalnya kalau yang ditulis itu cerita lucu, ya kita juga harus tertawa saat membaca karya kita itu. "Kalau mau nulis itu jangan pernah ikut-ikutan tulisan orang, apalagi meniru tulisan yang lagi tren", kata pemain film Kambing Jantan ini.

Menulis komedi yang baik menurut Raditya sebenarnya tidak mesti lucu tapi bagaimana kalian memberikan persepsi unik dari tulisan itu. Semua jenis tulisan bisa diceritakan dengan persepsi yang berbeda. "Misalnya kita mau membuat persepsi dari tulisan ini mengenai horor maka yang jadi adalah sebuah cerita mengenai horor, begitu pun kalau kita mau membuat persepsi komedi dari tulisan yang kita buat maka yang jadi adalah sebuah tulisan mengenai komedi" lanjut Raditya.

Raditya menambahkan, menjadi penulis itu harus banyak-banyak dikritik biar mendapat masukan tentang tulisan yang kita buat. " Yang penting satu, jangan pernah putus asa kalau tulisan kita dikritik orang. Kritiknya juga harus yang membangun bukan kritik karena orang itu iri dengan tulisan kita, kalo yang itu sih engga usah didengerin” kata Radit yang terlihat begitu menguasai audiens yang hadir di seminar ini.

Mengenai seminar yang diadakan Beswan Djarum ini, Radit menilai, kalau acara seperti ini sangat bagus apalagi bisa menambah pengetahuan mengenai cara menulis yang bisa diterapkan untuk mahasiswa-mahasiswa yang ingin berprofesi menjadi penulis nantinya." Saya berbagi apa yang saya tahu soal penulisan komedi dan juga ide-ide yang biasa untuk dijadikan komedi", kata Mahasiswa Universitas Indonesia ini.

Untuk program Beswan Djarum ini menurut Raditya bisa dijadikan wadah bagi mahasiswa –mahasiswa menyalurkan kreativitasnya. "Buat mahasiswa yang punya prestasi lebih tapi mungkin punya keterbatasan bisa ikutan belajar di Beswan Djarum ini" Katanya.

See More

buat yg nge-fans sma bang radit...dan belum follow twitter.nya follow skrang jga yaa??

Instantly connect to what's most important to you. Follow your friends, experts, favorite celebrities, and breaking news.
twitter.com

Dengan penuh kebencian
Aku benci jatuh cinta
Aku benci merasa senang bertemu lagi dengan kamu,
tersenyum malu-malu, dan menebak-nebak
selalu menebak-nebak...
Aku benci deg-degan menunggu kamu online .
Dan di saat kamu muncul,
aku akan tiduran tengkurap,
bantal di bawah dagu,
lalu berpikir,
tersenyum, dan berusaha mencari kalimat-kalimat lucu agar kamu,
di seberang sana,
bisa tertawa.
Karena, kata orang,
cara mudah membuat orang suka denganmu adalah dengan membuatnya tertawa.
Mudah-mudahan itu benar.
Aku benci terkejut melihat SMS kamu nongol di inbox-ku dan aku benci kenapa aku harus memakan waktu begitu lama untuk membalasnya,
menghapusnya,
memikirkan kata demi kata.
Aku benci ketika jatuh cinta,
semua detail yang aku ucapkan,
katakan,
kirimkan,
tuliskan ke kamu menjadi penting,
seolah-olah harus tanpa cacat,
atau aku bisa jadi kehilangan kamu.
Aku benci harus berada dalam posisi seperti itu.
Tapi, aku tidak bisa menawar, ya?
Aku benci harus menerjemahkan isyarat-isyarat kamu itu.
Apakah pertanyaan kamu itu sekadar pancingan atau retorika atau pertanyaan biasa yang aku salah artikan dengan penuh percaya diri?
Apakah kepalamu yang kamu senderkan di bahuku kemarin hanya gesture biasa,
atau ada maksud lain,
atau aku yang-sekali lagi-salah mengartikan dengan penuh percaya diri?
Aku benci harus memikirkan kamu sebelum tidur dan merasakan sesuatu yang bergerak dari dalam dada,
menjalar ke sekujur tubuh,
dan aku merasa pasrah,
gelisah.
Aku benci untuk berpikir aku bisa begini terus semalaman,
tanpa harus tidur.
Cukup begini saja.
Aku benci ketika kamu menempelkan kepalamu ke sisi kepalaku,
saat kamu mencoba untuk melihat sesuatu di handycam yang sedang aku pegang.
Oh, aku benci kenapa ketika kepala kita bersentuhan,
aku tidak bernapas,
aku merasa canggung,
aku ingin berlari jauh.
Aku benci aku harus sadar atas semua kecanggungan itu…,
tapi tidak bisa melakukan apa-apa.
Aku benci ketika logika aku bersuara dan mengingatkan,
Hey! Ini hanya ketertarikan fisik semata, pada akhirnya kamu akan tahu, kalian berdua tidak punya anything in common,
harus dimentahkan oleh hati yang berkata,
Jangan hiraukan logikamu.
Aku benci harus mencari-cari kesalahan kecil yang ada di dalam diri kamu.
Kesalahan yang secara desperate aku cari dengan paksa karena aku benci untuk tahu bahwa kamu bisa saja sempurna,
kamu bisa saja tanpa cela, dan aku,
bisa saja benar-benar jatuh hati kepadamu.
Aku benci jatuh cinta, terutama kepada kamu.
Demi Tuhan, aku benci jatuh cinta kepada kamu.
Karena, di dalam perasaan menggebu-gebu ini;
di balik semua rasa kangen, takut, canggung, yang bergumul di dalam dan meletup pelan-pelan
aku takut sendirian

See More
Karya anak bangsa updated their cover photo.
No automatic alt text available.

Udah lama gue punya mimpi ngebuat serial TV comedy yang menurut gue lucu, cerdas, dan beda di Indonesia. Dan semakin hari, gue makin kebelet pengen bikin serial TV seperti ini. Serial yang menurut gue punya karakter yang menarik, cerita sederhana namun tak biasa (susah lho), dan dengan gaya yang berbeda.. yaitu mockumentary yang belakangan ini gue lagi suka banget.

Tapi, mana ada TV yang mau nerima ide seperti itu?
Tapi, mana ada produser yang mau ngasih duit buat produksi ac...ara TV kayak gitu?
Tapi, mana ada perempuan yang rela dimadu? Eh..

Karena pertanyaan-pertanyaan tadi, ambisi untuk membuat TV show sendiri pun berakhir.

Sampai akhirnya, di suatu malam yang gelap dan dingin (karena gue tidur tepat di bawah AC) gue mendapatkan pencerahan. Gue berpikir, kenapa gue gak produksi sendiri aja serial TV yang selama ini gue idam-idam kan? Kenapa gak gue buat sendiri, dan gak usah tawarin ke stasiun TV.. Gue upload aja ke Youtube!

And that what happens.

Acara TV yang diproduksi untuk ditayangkan di internet (sebagian besar di Youtube) disebut juga sebagai webisode. Gue langsung nyari ide untuk webisode ini, dan setelah bertapa, akhirnya ketemu judul dan ide besarnya:

“MALAM MINGGU MIKO. Sebuah serial TV yang ditayangkan di Youtube tentang seorang pemuda bernama MIKO dan hal-hal menyebalkan yang terjadi pada dirinya setiap malam minggu.”

Setelah ketemu ide besar, gue langsung nulis skenario untuk episode pertama. Tiga hari kemudian, skenario tersebut selesai. Selanjutnya, gue mulai ngumpulin tim, dan mulai bagi-bagi tugas. Berkah pertama adalah si @ShaniBudi mau bantuin dari sisi produksi dengan bayaran yang minim.

Gue juga mulai ngontak-ngontak temen untuk mau bermain di dalam proyek kecil ini, dapet @Adriandhy juara Standup Comedy Kompas TV season 1 yang mau bantu. Lalu gue juga dapet @Karinadila yang sudah sering main FTV juga mau bantuin. Setelah persiapan yang cukup, kami sekarang sudah mulai proses syuting untuk episode yang pertama

See More
Malam Minggu Miko adalah serial komedi yang ditayangkan di internet, bercerita tentang pengalaman absurd Miko (Raditya Dika) dan teman baiknya Rian (Ryan Adr...
youtube.com