Jump to
Press alt + / to open this menu
Join or Log Into Facebook  
Do you want to join Facebook?
Sign Up

Doa maialkat Jibril menjelang Ramadhan

Ini BUKAN HADIS.

"Doa Malaikat Jibril Menjelang Ramadhan "

 Ya Allah tolong abaikan puasa umat Muhammad, apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan dia tidak melakukan hal-hal yang berikut:

- Tidak memohon maaf terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya (jika masih ada);

- Tidak berma'afan terlebih dahulu antara suami istri;

- Tidak berma'afan terlebih dahulu dengan orang-orang sekitarnya.

Maka Rasulullah pun mengatakan Amiin sebanyak 3 kali."

 

Setelah diteliti oleh ahli hadits, do’a Malaikat Jibril tersebut tidak ditemui asalnya, bahkan di kumpulan hadits palsu atau dho’if pun tidak ada. Tidak ditemui sebarang tanda yang boleh membawa kita menilai darjatnya.

 

Sumber: http://soaljawab.wordpress.com/2007/09/10/doa-ramadhan-malaikat-jibril-benarkah-ia-wujud

 

 

Yang di bawah ini hadis sahih :

Dari Abi Hurairah Ra, Rasulullah naik ke atas mimbar, kemudian beliau berkata : “Amin..Amin. .Amin..”.

Kemudian ditanyakan (para sahabat), kepada beliau : “Wahai Rasulullah, saat Engkau naik ke atas mimbar, Engkau mengatakan Amin tiga kali, apakah sebabnya?” “Jibril telah datang kepadaku dengan mengatakan : “Sesiapa yang telah datang kepadanya bulan Ramadhan, tetapi dia tidak dapat ampunan Allah, maka dia dimasukkan kedalam api neraka, dan Allah jauh dari dirinya, maka katakanlah :Amin” . Kemudian aku mengaminkannya. “Dan sesiapa yang dapat bersama orang tuanya (ketika keduanya masih hidup), atau salah satu di antara kedua orang tuanya masih hidup, padahal dia mampu berbuat baik untuk kedua atau salah satu di antara keduanya, tetapi dia TIDAK berbuat baik kepada keduanya, atau salah satu di antara keduanya, maka Allah akan memasukkannya ke dalam api neraka, dan Allah sangat jauh dari dirinya, maka aku katakan : Amin” “Dan sesiapa yang namaku disebutkan di hadapannya , kemudian dia tidak berselawat untukku, maka Allah akan memasukkannya kedalam api neraka dan Allah sangat jauh dari dirinya, maka katakanlah (wahai Muhammad SAW) (amin), maka aku katakan “Amin”.   (H.R Ibnu Hibban di dalam kitab sahihnya 3:188)

 

*