Photos
Posts

Info :
Bagi yang ingin mudik melewati jalur pantura,jembatan comal amblas Saat ini ditutup, jalur alternatif yang hanya bisa dilalui dari arah Jakarta yaitu melewati Ujung Gede ke arah selatan melewati Mapolsek Bodeh dan dipertigaan mengambil arah kiri. Sementara itu, dari arah Pekalongan pertigaan Comal Blandong, pengendara bisa mengambil arah selatan
sampai Mapolsek Bodeh lalu mengambil arah kanan dan mengikuti petunjuk arah Jakarta.
Terima kasih

09Juli2014

Image may contain: 1 person, meme and text
Posts

09/07/2014 Jangan GOLPUT...!!! Ayo COBLOS...!!!

informasi :
Kudus Kota banjir(1m), perjalanan dari Semarang macet total di daerah
Trengguli Demak sampai Kudus. Sementara dari arah Trengguli ke Jepara ditutup (banjir
di daerah Welahan 1m ). Bagi teman2 yang akan melakukan perjalanan dari Semarang ke Surabaya sebaiknya lewat Purwodadi-Blora atau Solo.

Segenap Pengurus FACEBOOK DEMAK Mengucapkan " Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1434H, Mohon Maaf Lahir dan Batin".

Meski sang kakak SUKRON Pulang... Sang Adik AMIN masih Bertahan dalam Acara AKSI-Indosiar. Mari Warga Demak Tercinta tetap dukung DAI Pengharum Demak kota Wali dengan cara ketik:
AKSI AMIN kirim ke 7288. Semoga Berkah...
Terima kasih

Mari Warga Demak beri dukungan 2 DAI Kakak dan Adik(Putra dari kyai Makmun) Di Acara AKSI-INDOSIAR Setiap hari jam 02.00 s/d 04.00 Perwakilan DEMAK KOTA WALI dari Desa Pulosari Buyaran Demak.
Dengan cara ketik:
AMIN kirim ke 7288
SUKRON kirim ke 7288
Terima kasih

Semarang Metro
12 Juli 2013
Puluhan Ribu Petasan Diamankan

DEMAK - Polres Demak berhasil mengamankan 22.170 petasan berdaya ledak rendah. Puluhan ribu petasan siap jual tersebut hasil razia selama dua pekan terakhir oleh 14 jajaran Polsek. Kapolres Demak, AKBP R Setijo Nugroho Hasta Harjo Putro melalui Kasubag Humas AKP Sutomo mengatakan, pihaknya tidak ingin kecolongan untuk kedua kalinya atas kasus meledaknya petasan di Desa Bulusari, Kecamatan Sayung.

...

Insiden yang terjadi dua tahun lalu itu sampai menewaskan empat orang. ”Kami tidak ingin kecolongan lagi setelah kasus ledakan petasan di Desa Bulusari, dua tahun lalu.” ujarnya, kemarin, saat gelar perkara. Menurutnya, berbagai jenis petasan itu disita dari sejumlah pedagang kembang api dadakan yang biasa mangkal di saat momen Ramadhan.

Pengembangan Laporan Lebih lanjut, kata dia, razia tersebut merupakan pengembangan atas laporan dari masyarakat yang merasa resah dengan keberadaan petasan yang dinilai mengganggu. Operasi pekat ini untuk menertibkan keberadaan petasan yang dijual bebas agar masyarakat merasa aman dalam menjalankan ibadah puasa. Adapun setiap kali bulan Puasa tiba, pedagang kembang api musiman mulai menjamur.Untuk itu, guna mengantisipasi penjualan petasan yang dijual bebas termasuk kepada anak-anak di bawah umur maka digiatkan operasi pekat.

Disinggung sumber petasan itu didapat, dikatakannya berasal dari Desa Bungo, Kecamatan Wedung yang dikenal sebagai kampung petasan. ”Sosialisasi terus digencarkan dengan menjadikan kejadian di Desa Bulusari sebagai contohnya,” imbuhnya seraya menyebutkan sanksi bagi penjual ataupun distributor petasan hingga kini masih sebatas penyitaan. (J9-72)
(/)

See More

Semarang Metro
12 Juli 2013
Penuh Kritik, LPj Bupati Tetap Diterima

*Opini WDP Diungkit

...

DEMAK- Rapat paripurna pembahasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Demak 2012, Kamis (11/7), diwarnai kritikan mengenai kinerja pengelolaan keuangan daerah.

Meski begitu, empat komisi dan fraksi-fraksi DPRD menyatakan menerima laporan pertanggungjawaban (LPj) Bupati. Opini wajar dengan pengecualian (WDP) atas laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mendapat sorotan tajam. Komisi D, misalnya, meminta Pemkab agar lebih intensif melakukan pembinaan terkait pelaporan kegiatan sebelum LHPdiperiksa BPK.

”Pembinaan ini sangat perlu agar tidak terjadi keterlambatan pelaporan saat pemeriksaan. Diharapkan, target memperoleh predikat wajar tanpa pengecualian bisa dicapai,” ujar Ketua Komisi D DPRD Demak, Nurul Muttaqin. Hal senada dilontarkan Komisi A, yang mengharapkan opini WDP tersebut bisa ditingkatkan menjadi wajar tanpa pengecualian (WTP).

Kinerja pegawai di lingkungan Pemkab Demak pun diminta dimaksimalkan dengan mengadakan pelatihan peningkatan sumber daya manusia. Harus Terpasang Adapun Komisi C melontarkan kritik terhadap pemasangan papan nama dalam setiap program kegiatan yang dijalankan rekanan. Hal itu untuk memudahkan dalam hal pengawasan dan transparansi kepada masyarakat. ”Papan nama kegiatan tersebut harus terpasang sebelum mengerjakan proyek.

Masyarakat dapat mengetahui asal anggaran, jumlah maupun waktu pengerjaan kegiatan,” kata Ketua Komisi C, S Fahrudin Bisri Slamet. Secara keseluruhan DPRD menerima dan menyetujui Raperda Pertanggungjawaban Prelaksanaan APBD Kabupaten Demak Tahun Anggaran 2012 untuk ditetapkan menjadi Perda. (J9-64)
(/)

See More

Semarang Metro
11 Juli 2013
Pengedar Sabu Antardaerah Diringkus

DEMAK - Kepolisian Resor (Pol­res) Demak menangkap se­orang kurir sabu-sabu antarkabupaten, Ari Wardoyo (31) di Hotel Wijaya Kusuma. Warga Godong, Grobog­an tersebut tertangkap saat tengah pesta sabu bersama tersangka lainnya, AG yang kini masih buron.

...

Hal itu disampaikan Kapolres Demak, AKBP R Setijo Nugroho Hasta Harjo Putro melalui Kasat Resnarkoba, AKP Arifin, saat gelar perkara di Mapolres, kemarin. Adapun pembeli barang haram tersebut di Ampel, Boyolali.

‘’Pelaku diberi uang Rp 6,5 juta untuk beli sabu-sabu di Boyolali. Se­bagian dipakai tersangka bersama satu pelaku lainnya yang masih dalam pengejaran,’’ ujarnya, didam­pingi Kasubag Humas Polres De­mak, AKP Sutomo.

Dari pesta sabu tersebut, polisi mendapati satu paket sabu berisi 2,25 gram, alat hisap (bong), kartu ATM, dua unit ponsel, dan uang sebesar Rp 463.000. Tersangka mengaku kenal AG dari kakak angkatnya. Dengan iming-iming uang Rp 500.000, penjaga proyek rel ganda di Desa Sambung Gro­bogan itu bersedia untuk mencarikan sabu-sabu. ‘’Saya ingat ada kawan di Boyolali yang bisa mencarikan sabu-sabu. Lalu saya meluncur ke Boyolali dengan mengendarai sepeda motor,’’ ungkapnya.

Perkenalan Ari dengan AG ketika keduanya pernah satu kontrakan di Jakarta pada 2008. Ari mengaku dirinya diminta untuk lalu lalang di Pasar Ampel sebelum barang tersebut diserahkan.

Dengan Rp 6,5 juta, dia mendapatkan sabu-sabu sebanyak lima gram. Setibanya di Demak, ia diajak AG untuk mencicipi barang haram tersebut. Namun apesnya, baru se­kali hisapan polisi menggerebek me­reka, sedangkan AG melarikan diri.

Tersangka dijerat Pasal 114 atau Pasal 112 UU No 35/2009 tentang Narkotika, dengan ancaman maksimal 20 tahun dan minimal empat tahun pidana penjara. Adapun denda maksimal Rp 10 miliar. (J9-64)


(/)

See More

Semarang Metro
11 Juli 2013
100 Rumah di Kalitengah Kebanjiran

Puluhan Hektare Tembakau Gagal Panen

...

DEMAK - Akibat Sungai Rendeng meluap, lebih dari 100 rumah di Desa Kalitengah, Kecamatan Mranggen tergenang banjir. Puluhan hektare tanaman tembakau yang terendam dipastikan gagal panen.

Kepala Desa Kalitengah, Ahmad Syaifudin mengatakan, air masuk ke permukiman Rabu (10/7), sekitar pukul 03.00. Ketinggian banjir ini sekitar 50-70 cm.

Menurutnya, banjir kali ini kiriman dari hulu sungai yang berada di Dusun Girikusumo, Desa Ba­nyu­meneng dan Dusun Bengkal, Desa Sumberejo. Air dari kedua de­sa itu masuk ke sungai di Desa Mar­goayu, Kecamatan Karangawen yang bermuara ke Sungai Ren­deng, Desa Kalitengah.

‘’Banjir paling tinggi di RW 4 Dukuh Ngingas, ada sekitar 170 rumah terendam,’’ katanya, ke­marin.

Desa Kalitengah diguyur hujan deras, Selasa (9/7) petang antara pu­kul 17.30 sampai 19.00. Se­balik­nya, banjir terjadi karena air kiriman dari hulu sungai. Belum bisa diperkirakan kerugian akibat bencana tersebut.

Enggan Dievakuasi

Tapi, kata dia, puluhan hektare tanaman tembakau terendam banjir dan dipastikan gagal panen. Hing­ga pukul 14.00, kemarin, ketinggian air masih berkisar 50 cm. Meski begitu, warga enggan dievakuasi.

Mereka memilih mengungsi di tempat sanak kerabat yang rumahnya tidak tergenang banjir. Begitu pula dengan dapur umum, dinilai belum saatnya didirikan.

Hanya saja, ia minta pada Pemkab untuk memantau kondisi kesehatan korban banjir. Apalagi, musibah tersebut datang pada hari pertama warga menunaikan ibadah puasa.

‘’Pihak Puskesmas dan Dinas Kesehatan Demak sudah mengecek kondisi kesehatan warga. Kami berharap kondisi mereka terus dipantau hingga banjir surut, agar tidak terjangkit penyakit yang mengkha­watirkan,’’ imbuhnya.

Sementara itu, Kasi Ke­siap­siagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak, Sardi Teong menyampaikan, pen­dirian posko sukarelawan dipandang belum perlu. Meski begitu, pihaknya siap jika sewaktu-waktu posko dibutuhkan.

‘’Kami terus memantau kondisi banjir di Desa Kalitengah, untuk mengantisipasi bencana susulan yang lebih parah,’’ ungkapnya. (J9-64)
(/)

See More

Semarang Metro
10 Juli 2013
Operasi Pekat Sita Miras Oplosan Ratusan Botol

DEMAK - Polres Demak mengamankan lebih dari 200 botol minuman keras berbagai merek dengan kadar alkohol hingga 15 persen, Selasa (9/7). Ratusan minuman haram ini merupakan hasil operasi penyakit masyarakat (pekat) yang digelar 22 Juni hingga 9 Juli.

...

Kapolres Demak, AKBP R Setijo Nugroho Hasta Harjo Putro melalui Kasubag Humas, AKP Sutomo mengatakan, operasi ini digelar dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat muslim dalam menjalankan ibadah puasa. Operasi yang digelar 14 polsek tersebut masih akan berlangsung beberapa hari ke depan. ’’Tidak ada ampun bagi pedagang atau penjual miras.

Sekalipun kadar alkohol minuman yang mereka jual di bawah lima persen, tapi dijual di dekat tempat peribadatan juga ikut kami sita,’’ ujarnya, saat gelar perkara di Mapolres Demak, kemarin. Sejumlah miras yang diamankan bahkan menggunakan label-label merek terkenal, seperti Vodka, Anggur Merah, Mansion House, dan Anggur Putih. Arak Putih Selain itu, congyang, beras kencur dan bir. Petugas juga menyita arak putih sebanyak seperempat jerigen kecil. Ratusan botol miras itu diamankan dari sejumlah pedagang di Kecamatan Bonang, Demak dan Gajah. ’

’Ratusan miras hasil sitaan operasi pekat ini, terdiri 178 botol minuman oplosan dan miras 77 botol bermerek terkenal.’’ Kanit Sabhara Aiptu Irawan menambahkan, penjual mendapatkan barang haram itu dari Sayung, Bonang dan Dempet. Sesuai Perda No I/2000 tentang Larangan Minuman Keras, para penjual dan pengedar miras ini bisa dijerat tindak pidana ringan (tipiring). ’’Sanksinya denda yang ditentukan oleh majelis hakim,’’tukasnya. (J9-64)
(/)

See More

Bertambak Gurami Menjanjikan

Published on Tuesday, 09 July 2013 12:42
Written by Bagian Humas

...

Bertambak ikan gurami ternyata sangat menguntungkan. Mengapa? Tak lain lantaran biaya pemeliharaan ikan yang bernilai ekonomis tersebut tergolong kecil sementara harga jualnya di pasaran cenderung stabil tinggi. Praktis, petambak berpotensi memperoleh pendapatan besar dari modal yang kecil.

Para pelaku budidaya perikanan darat di Desa Wonosari Kecamatan Bonang telah membuktikannya. Dengan berbudidaya gurami, mereka memperoleh keuntungan besar. Dibanding dengan bertambak lele yang telah mereka tekuni bertahun-tahun, keuntungan dari gurami bahkan jauh lebih besar.

Karena itulah, kini banyak warga Wonosari yang beralih membudidayakan gurami. Salah satunya Saeroji. Ia menuturkan, harga ikan gurami di kolam saat ini mencapai Rp 45 per kilogram. Harga itu tidak terpotong operasional panen karena pembeli sendiri yang memanen ikan dari kolamnya. Sementara dari satu lokal kolam miliknya berukuran 72 meter persegi menghasilkan ikan sebanyak satu ton.

Menurutnya, operasional budidaya ikan gurami cukup ringan. Sebab, pakan ikan gurami sebagian besar kangkung yang harganya relatif murah. Ikan gurami hanya makan konsentrat pada umur seminggu hingga tiga bulan. Sedangkan pada umur remaja atau empat bulan ke atas, pakannya lebih banyak tumbuh-tumbuhan yang mudah di dapat dari lingkungan sekitar.

Namun, lanjut dia, dalam membudidayakan gurami, petambak dituntut sabar. Pasalnya umur ikan gurami hingga siap dipanen mencapai satu tahun. Pada usia tersebut setiap satu kilogram biasanya berisi ikan antara satu hingga dua ekor. (Anang)
----from : demakkab.go.id

See More

Dindukcapil Prioritaskan Pelayanan E-KTP Dan Akta Kelahiran

Published on Tuesday, 09 July 2013 12:55
Written by Bagian Humas

...Continue Reading

Desa Berahan Wetan Penghasil Telur Itik Terbesar di Kabupaten Demak

Published on Tuesday, 09 July 2013 13:03
Written by Bagian Humas

...Continue Reading

Dukung Swasembada Beras Dan Daging

Published on Tuesday, 09 July 2013 13:08
Written by Bagian Humas

...

Kebutuhan pangan semakin meningkat seiring dengan peningkatan jumlah penduduk. Sehubungan itu, Kabupaten Demak bertekad mema­cu peningkatan produksi beras dan pe­ngembangan budidaya sapi po­tong untuk mencapai swasembada daging.

Kepala Dinas Pertanian Demak Ir Wibowo mengatakan, pihaknya akan terus memacu pe­ning­katan produksi beras mencapai 10 juta ton pada tahun depan. Guna mewujudkannya, jaringan irigasi untuk pertanian akan dikembangkan menjadi ribuan hektar.

Menurut dia, pengembangan jaringan irigasi antara lain bertujuan meningkatkan kinerja jaringan irigasi tersier, meningkatkan luas tanam, meningkatkan produktifitas dan membangun rasa memilki terhadap jaringan irigasi.

Dia menambahkan, untuk swasembada daging akan dicapai dengan cara pengembangan budidaya sapi potong yang anggarannya bersumber dari APBN maupun APBD. Adapun peningkatan produksi ternak dicapai dengan penyebaran bibit ternak, peningkatan produksi hijauan pakan ternak, peningkatan kegiatan inseminasi buatan (IB), serta membina kelompok tani ternak. (Anang) ----from : demakkab.go.id

See More

Punya Honorer, Pemda Dilarang Terima CPNS Jalur Umum

JAKARTA--Ini warning bagi intansi pemerintah pusat maupun daerah yang memiliki tenaga honorer tertinggal kategori satu (K1) maupun kategori dua (K2).

Dalam penerimaan CPNS 2013, instansi yang mempunyai honorer K1 dan K2 tidak akan diberi jatah CPNS pelamar umum.

...

"Tahun ini kita prioritaskan honorer tertinggal dulu. Yang pelamar umum akan kita berikan kepada instansi yang tidak punya honorer," tegas Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Eko Sutrisno kepada wartawan di Jakarta, Senin (8/7).

Langkah tegas pemerintah tersebut, lanjutnya, sebagai upaya menekan jumlah PNS di Indonesia. Tahun ini saja, kuota CPNS yang disiapkan hanya 169 ribu orang. Jumlah tersebut terbagi atas 109 ribu honorer K2, 60 ribu pelamar umum.

"Daerah yang honorernya sudah banyak otomatis tidak perlu tambahan CPNS dari pelamar umum," ujarnya.

Meski begitu menurut Eko, jika instansi yang honorernya sedikit, masih bisa menambah pegawai dari pelamar umum. Dengan catatan, belanja pegawainya di dalam APBN/APBD tidak lebih dari 50 persen.

Ditambahkan Diah Faraz, kabid Rekrutmen SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), syarat kabupaten/kota mengajukan usulan penambahan CPNS adalah belanja pegawainya tidak lebih dari 50 persen. Sedangkan provinsi maksimal 25 persen.

"Bagi daerah yang overload harus melakukan redistribusi. Mulai dari antarunit, kemudian SKPD. Kalau tidak bisa, maka antar kabupaten/kota tetangga dengan koordinasi pemprov," tandasnya. (esy/jpnn)

See More