Photos
Posts

Syawal = Peningkatan
Peningkatan Belajar
Peningkatan dalam segala hal yang lebih baik

Sesuai edaran Kemenag Kota Kediri untuk Mapel Umum dengan Kurikulum KTSP dan Mapel Agama K13

Posts

Jamsaren Islam Sekolahe

Image may contain: 3 people, people sitting, table and indoor

PENERIMAAN SISWA BARU TAHUN PELAJARAN 2014/2015 SUDAH DI BUKA
UNTUK INFO LEBIH LANJUT BISA LANGSUNG DATANG KE MTS NURUL ULA JL JOYOBOYO I/4 JAMSAREN KOTA KEDIRI TLP 0354 685978

Sejumlah Pasal dan Ketentuan pada PP 19/2005 Dihapus

Jakarta--Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan mengalami perubahan yang diatur melalui Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013. Sejumlah pasal dan ketentuan pada PP 19/2005 dihapus.

Staf Ahli Mendikbud Bidang Organisasi dan Manajemen Abdullah Alkaff menyampaikan kedudukan kurikulum menurut PP 19/2005. Dia menyebutkan, pada pasal 1 ayat (13) menyatakan kurikulum adalah seperangkat ren...cana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran,serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.

Sementara, kata dia, pada pasal 5 ayat 2 menyatakan standar isi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) memuat kerangka dasar dan struktur kurikulum, beban belajar, kurikulum tingkat satuan pendidikan, dan kalender pendidikan/akademik.

"Pasal 5 ayat 2 dihapus dalam PP 32/2013 karena bertentangan dengan penjelasan kurikulum itu sendiri. Kurikulum bukan bagian dari standar isi, melainkan mengacu pada empat standar," katanya pada hari kedua Rakor Persiapan Implementasi Kurikulum 2013 pada tahun 2014 dan Ujian Nasional Tahun 2014 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, (2/12/2013).

Perubahan peraturan ini dilakukan untuk menyelaraskan dengan dinamika perkembangan masyarakat, lokal, nasional, dan global guna mewujudkan fungsi dan tujuan pendidikan nasional.

PP 32/2013 mengatur kembali standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses, dan standar penilaian, serta kurikulum.

Alkaff mengatakan, ada tambahan butir 4 pasal 1 yang menyatakan kompetensi adalah seperangkat sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang harus dimiliki, dihayati, dan dikuasai oleh peserta didik setelah membelajaran suatu muatan pembelajaran, menamatkan suatu program atau menyelesaikan satuan pendidikan tertentu.

"Istilah yang digunakan adalah muatan pembelajaran bukan mata pembelajaran. Tiap muatan pembelajaran harus berkontribusi terhadap tiga kompetensi (sikap, keterampilan, pengatahuan)," katanya.

Alkaff mengatakan, standar kompetensi lulusan digunakan sebagai acuan utama. Menurut dia, bukan isi yang menetukan kompetensi, tetapi kompetensi yang menentukan isi. "Kurikulum dulu disiapkan baru gurunya," katanya.

Peraturan baru ini juga menghapus judul bagian kesatu Bab III, ketentuan pasal 6 sampai dengan pasal 18, ketentuan pasal 19 ayat 2, ketentuan pasal 22 ayat 3, dan ketentuan pasal 25 ayat 2 dan ayat 4 diubah, serta ayat 3 dihapus.

Ketentuan lain yang diubah yaitu pasal 64 ayat 1 dan ayat 2. Di antara pasal tersebut disisipkan ayat 2a, serta ayat 3 sampai dengan ayat 7 dihapus.

Ketentuan pasal 65 ayat 2 dan ayat 5 dihapus, serta ayat 3, ayat 4, dan ayat 6 diubah. Kemudian, ketentuan pasal 70 ayat 1 dan ayat 2 dihapus, serta ayat 4 diubah. (ASW)

See More

Jangan terlalu cepat menyalahkan perbuatan orang lain. Jangan terlalu cepat pula membenarkan perbuatan orang lain. Namun, cepatlah dalam memperbaiki kelemahan kita sendiri agar kelak kita tidak membenarkan kesalahan yang kita lakukan tanpa menyadarinya

Sosialisasi Bahaya Narkoba dari Polsek Pesantren Kota Kediri

Image may contain: 2 people, people sitting
MTs Nurul 'Ula added a new photo.
Image may contain: 4 people

Sebagai Anggota Warga Jawa Timur Juga Kota Kediri MTs Nurul 'Ula Akan Ikut Menjaga tertibnya dan lancarnya PILGUB dan PILWALI 29 Agustus 2013 Kamis kliwon Nanti.. Bravo Jatim Ganbate Kota Kediri

Hari Hari Tahun Pelajaran Baru 2013/2014

MTs Nurul 'Ula added a new photo.
Image may contain: 5 people

Akhlak

Bismillahirramaanirrahiim

Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

...

Akhlak Remaja Dalam Pergaulan

A. Pengertian dan Pentingnya Akhlak Terpuji dalam Pergaulan Remaja

Pengertian akhlak, “al-akhlak” berasal dari bahasa Arab bentuk jama’ dari kata “khulkun” yang artinya budi pekerti, perangai, tingkah laku atau tabiat, sedangkan akhlak terpuji yang dalam bahasa Arab disebut “akhlak al-karimaah”, karimah yang berarti mulia atau luhur, oleh karena itu “akhlak al-karimah” adalah sifat, watak, perangai, atau perilaku baik dan luhur yang bersumber dari nilai-nilai ajaran akhlak Islam. Sedangkan pergaulan sendiri adalah suatu interaksi antara satu dengan lainnya yang tidak dibatasi oleh apapun. Pergaulan dapat ditemui dimana saja mulai dilingkungan keluarga sampai masyarakat umum yang membutuhkan adanya tata cara bergaul sehingga akan ditemui kehidupan yang damai dan rukun, apalagi remaja yang pada zaman sekarang menghadapi zaman yang penuh dengan tantangan dan godaan, apalagi yang berhubungan dengan gaya. Oleh karena itu akhlak al-karimah sangat penting dalam pergaulan masyarakat, terutama dalam pergaulan remaja, apalagi saat ini sedang maraknya berbagi kenakalan remaja, baik minum-minuman keras, berjudi, freesex, narkoba dan lain-lain.

Hidup remaja muslim yang diterapkan di Negara saat ini dimana banyak bertentangan dengan ajaran-ajaran agama Islam tetapi gaya hidup ini mendapat tempat yang khusus dikalangan remaja muslim. Berarti remaja sekarang belum terdidik dengan didikan Islam yang sebenarnya dan masih minim akan ajaran Islam. Yang mana pergaulan remaja saat ini banyak dipengaruhi oleh modernisasi barat sehingga mereka berfikir dan bebas berbuat.

Dalam Islam tidak diragukan lagi bahwa kaidah serta batasan dalam mengerjakan baik dan buruk itu telah tertera dalam nash-nash syari’ah (al-Qur’an dan Hadits).gambaran jelas tentang perintah berakhlak yang baik telah tercatat dalam al-Qur’an dan Hadits, seperti firman allah:(an-nahl:90)

sebagaimana yang telah dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW, yang harus dijadikan contoh teladan yang ideal, yang mana Allah mengutus Nabi untuk memberi teladan akhlak yang mulya kepada manusia, perintah itu dilakukan nabi dengan baik, sehingga mendapat pujian yang baik dari Allah SWT, “sesungguhnya engkau berada pada akhlak yang agung” bahkan Rosulallah bersabda:

إِنَّمَا بُعِثْتُ لأُتَمِمَّ مَكَارِمَ الاَخْلاَقِ

Artinya: “Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak”.

Agama Islam adalah sebagai sumber nilai akhlak harus dijadikan landasan dalam membina akhlak remaja, karena agama merupakan pedoman hidup serta memberi landasan yang kuat bagi diri setiap remaja, maka dari itu penting sekali untuk menanamkan nilai-nilai akhlak yang terpuji yang bersumber pada ajaran Islam, serta membiasakan berakhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari, karena dengan menciptakan akhlakul karimah akan terlaksananya kemaslahatan yang baik dalam pergaulan sehari-hari.

See More

SEMANGAT

Spirit
Translated