Photos
Posts

Masjid Fatima, Masjid Berbentuk Lonceng di Kuwait


Mungkin anda sudah sering menemukan foto masjid satu ini di dunia maya, Masjid Sheikha Fatima, namanya. Berada di kawasan sub urban Abdullah Al-Salem di kota Kuwait, menjadi salah satu masjid megah, modern dan mewah namun unik di Kota Kuwait. Seperti masjid masjid lainnya di Negara Kuwait, masjid inipun dipadati jemaah terutama selama bulan suci Ramadhan. Rancangannya begitu unik dengan bentuknya yang tak lazim, tidak seperti... bangunan masjid seperti biasanya, apalagi letaknya yang notabene di tanah arab. Masjid Fatima dibangun menyerupai sebuah lonceng dalam ukuran super besar.


Dibangun tahun 1982, Masjid Sheikha Fatima memadukan antara arsitektural tradisional dan teknologi konstruksi modern dalam sebuah harmoni. Bentuk lonceng pada masjid ini adalah Kubah masjid. Kubah di masjid ini tidak lagi sebagai sebuah komponen estetika melainkan masjidnya sendiri yang menciptakan ruang terbuka begitu besar di dalamnya, dengan sebuah teknologi konstruksi yang baru, inovatif dan unik.

Dibentuk dari bahan plastik dan kaca Alblaks, dihias dengan ukiran kaligrafi Al-Qur’an di atas material kayu dalam berbagai bentuk garis lurus dan geometris pada lampu gantungnya dipadu dengan material kaca anti noda. Tak sampai disitu keunikan masjid ini pun terlihat pada rancangan menaranya yang mirip sebatang lilin. Memberikan keseimbangan antara kemampuan rancangan arsitektural dari kubah lonceng, menara dan elemen lainnya.

Sumber

facebook.com - Sheikha Fatima Masjid ( Kuwait)
sketchup.google.com - fatima-mosque-in-kuwait
bestourism.com - Mosque-Fatima-in-Kuwait

http://www.facebook.com/pages/Mesjid-DAN-Pondok-Pesantren/418456771527192

See More
Image may contain: sky and outdoor

Masjid Raya & Candi Agung Amuntai


masjid-raya-amuntaiTujuan saya di Kota Amuntai berikutnya mengunjungi Masjid Raya Amuntai. Ketika pertama kali melihatnya, kesan unik tertanam dibenak. Masjid megah berpintu gerbang tinggi ini didominasi warna cokelat. Beda dengan kebanyakan masjid pada umumnya yang bercat putih.

...Continue Reading
Image may contain: outdoor
Posts

Masjid Siguntur


MASJID Siguntur terletak di Dusun Ranah, Desa Siguntur, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat. Bangunan masjid berada dalam satu kompleks dengan makam Raja-raja Siguntur dan rumah adat Siguntur. Di sebelah barat masjid mengalir Sungai Batanghari yang terkenal dengan peninggalan purbakala di sepanjang alirannya.

...Continue Reading
Image may contain: house, sky and outdoor
Mesjid DAN Pondok Pesantren is with Urip 'Suryanti'.

Pondok Pesantren Qomaruddin

Pondok Pesantren Qomaruddin terletak di Dusun Sampurnan, Desa Bungah, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Propinsi Jawa Timur, lebih kurang 17 km dari pusat kota Gresik menuju ke utara, atau tepatnya 200 meter sebelah barat Kantor Kecamatan Bungah.

Wilayah Kecamatan Bungah merupakan daerah konsentrasi pondok pesantren dan pendidikan umum di wilayah kabupaten Gresik belahan utara. Di Desa Bungah, selain pondok pesantren Qomaruddin, terdapat pula pon...

Continue Reading
No automatic alt text available.

Situs Masjid Kauman Pleret Bantul Jogja

Lokasi Situs Masjid Kauman Pleret kami ketahui dari kunjungan sebelumnya di Museum Purbakala Pleret, yang memajang foto-foto situs bersejarah di sekitar Pleret. Sebenarnya bukan kami, tetapi Pak Agus yang berbincang dengan Pak Sukidi, penjaga museum, tentang Situs Masjid Kauman Pleret ini.

...Continue Reading
Image may contain: tree, plant, outdoor and nature
Mesjid DAN Pondok Pesantren added a new photo — with Zamzamiyah Khoiru Risqiyah and 4 others.
Image may contain: text

MASJID AGUNG CARINGIN

Written by Disbudpar Banten on May 8th, 2011. Posted in Masjid Kuno

Masjid ini terletak di sisi kanan Jalan Raya Labuan Carita tepatnya di kampung Caringin Desa Caringin, Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang Jarak tempuh dari Ibu Kota Propinsi Banten, Serang, sekitar 66 km atau 43 km dari Kota Pandeglang.

...Continue Reading
Image may contain: sky, house and outdoor

Grande Mosquee De Paris, Masjid Terbesar di Prancis & Saksi PD II

Siapa yang tidak kenal Kota Paris di Prancis. Kota romantis penuh keeksotisan karena keberadaan menara Eiffel yang tinggi menjulang. Tapi, siapa yang tahu bangunan masjid pertama yang berdiri tegak di negara ini. Ini dia, Grande Mosquee De Paris atau biasa disebut masjid agung Paris.

Grande Mosquee De Paris adalah masjid dengan dinding murni putih dan hijau-biru serta bentuk atapnya seperti menara. Bersejarah, ...karena masjid ini terbesar ketiga di Eropa dan menjadi masjid pertama yang dibangun di Prancis. Terletak di Arondisemen Place du Puits de l’Ermite, tepat dijantung kota Paris. Kemegahan masjid ini tak kalah indahnya dengan menara Eiffel.

Sebagaimana dilansir Islamcity.com, sejarah awal dibangunnya masjid ini adalah untuk menghormati masyarakat Arab-Prancis yang bertempur pada perang dunia I, terutama bagi mereka yang tewas dalam peperangan Verdun tahun 1916. Masjid yang terbuat dari beton dengan mozaik ajaib ini dibangun pada tahun 1920 dan diresmikan pada tanggal 15 Juli 1926 oleh Presiden Gaston Doumergue, kemudian dipimpin doa bersama sebagai tanda peresmian oleh Ahmad al-Alawi (1869-1934), seorang pendiri Aljazair.

Selama Perang Dunia II, masjid ini menjadi tempat persembunyian rahasia bagi korban aniaya. Dahulu masjid ini disediakan untuk tempat tinggal, tempat yang aman untuk anak-anak Muslim dan Yahudi. Masjid ini memiliki peran sosial penting bagi umat Islam Eropa.

Namun demikian, menurut Institut Registri Dunia Arab, dari 4 juta warga muslim yang tinggal di Prancis, dan sekitar 121 masjid yang ada, banyak masjid yang tidak lebih hanya dijadikan tempat parkir dan bangunan kosong saja. Masjid inilah yang kaya akan sejarah keislaman dan sering digunakan untuk beribadah.

Ada satu yang menjadi daya tarik dari masjid ini selain menikmati arsitektur yang unik dan belajar banyak tentang sejarah Islam, yakni selama musim dingin ada pemandian Turki marmer. Jadwalnya bagi laki-laki pada hari selasa dan minggu, sedangkan waktu kosong selain itu untuk wanita.

http://kisahislami.com/grande-mosquee-de-paris-masjid-terb…/
http://www.facebook.com/pages/Mesjid-DAN-Pondok-Pesantren/418456771527192

See More
Image may contain: sky and outdoor

Riwayat Aceh di Masjid Indrapuri

Dibangun di atas pertapakan bekas candi, masjid ini menjadi saksi sejarah sejumlah peristiwa penting masa Kerajaan Aceh Darussalam.

...

Continue Reading
Image may contain: sky and outdoor

Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Asembagus Situbondo

Sejarah profil biodata ponpes pontren pp Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Asembagus Situbondo Jatim yang berdiri pada 1914 oleh Kiai Syamsul Arifin ayah dari KH. As'ad Syamsul Arifin

...Continue Reading
Image may contain: one or more people and text

Masjid Raya Bandung Jawa Barat


“Urang Bandung” masih mengingat masjid ini sebagai Masjid Agung Bandung, masjid megah berarsitektural khas Indoensia dengan atap limas di alun alun kota Bandung. Namun Masjid Agung Bandung dengan Alun alun nya dulu itu, kini sudah tak ada lagi, berganti dengan sebuah masjid Megah dengan menara kembar yang begitu mendominasi ruang langit kota Bandung. Masjid Agung Bandung itupun kini berganti nama sebagai Masjid Raya Bandung Propinsi Jawa Barat....

Continue Reading
Image may contain: sky, cloud and outdoor

Masjid Jami’ Bengkulu – Kenang kenangan dari Bung Karno


Masjid Jami Satu ini sangat terkenal dan dikenal di Bengkulu sebagai kenang kenangan manis dari Bung Karno, karena memang rancang bangun nya saat direnovasi ditangani sendiri oleh beliau di masa pengasingannya di Bengkulu. Meskipun sebenarnya masjid ini sudah dibangun jauh sebelum kedatangan Bung Karno ke tanah Bengkulen sebagai tahanan politik pemerintah kolonial Hindia Belanda. Namun bangunan yang kini berdiri memang...

Continue Reading
No automatic alt text available.

Masjid Agung Banten


Masjid Agung Banten merupakan situs bersejarah peninggalan Kesultanan Banten. Masjid ini dibangun oleh Sultan Maulana Hasanuddin, putera Sunan Gunung Jati, sekitar tahun 1552—1570 M. Masjid ini memiliki halaman yang luas dengan taman yang dihiasi bunga-bunga flamboyan. Pada hari-hari tertentu, misalnya Maulid Nabi Muhammad SAW, masjid ini dipenuhi oleh ribuan peziarah dari berbagai daerah, seperti daerah Banten, Jakarta, Bekasi, Bogor, Purwakarta, Sukab...

Continue Reading
Image may contain: sky and outdoor
Mesjid DAN Pondok Pesantren is with Urip 'Suryanti' and 5 others.

Ponpes Darul Ulum Banyuanyar Pamekasan Madura Jatim
pp banyuanyar


Sejarah profil biodata LPI Ponpes Pondok Pesantren pontren PP Darul Ulum Banyuanyar Pamekasan Madura Jawa Timur Jatim. Pesantren tertua di Madura.

...

Sejarah Awal Perkembangan

Pondok Pesantren Banyuanyar bermula dari sebuah langgar (musholla) kecil yang didirikan oleh Kyai Itsbat bin Ishaq sekitar tahun + 1787 M/1204 H. Beliau adalah salah seorang ulama kharismatik yang terkenal dengan kezuhudan, ketawadhuan dan kearifannya yang kemudian melahirkan tokoh-tokoh masyarakat dan pengasuh pondok pesantren di Pulau Madura dan Pulau Jawa.

Pada awal berdirinya, Pondok Pesantren Banyuanyar hanya berlokasi di atas sebidang tanah tegalan yang sempit dan gersang yang kemudian dikenal dengan sebutan “Banyuanyar”. Di lokasi inilah Kyai Itsbat mengasuh para santrinya dengan penuh istiqomah dan sabar, sekalipun sarana dan fasilitas yang ada pada saat itu jauh dari kecukupan. Setelah wafat, beliau meninggalkan amanah suci pada generasi penerusnya yaitu cita-cita luhur untuk mendirikan sebuah pondok pesantren yang representatif yang mampu menjawab tantangan zaman dan tuntutan umat.

Nama Banyuanyar diambil dari bahasa Jawa yang berarti air baru. Hal itu didasari penemuan sumber mata air (sumur) yang cukup besar oleh Kyai Itsbat. Sumber mata air itu tidak pernah surut sedikitpun, bahkan sampai sekarang air tersebut masih dapat difungsikan sebagai air minum santri dan keluarga besar Pondok Pesantren Banyuanyar.

Sedangkan nama “Darul Ulum” adalah nama yang digunakan secara formal sejak tahun 1980-an sebagai nama lembaga, baik pendidikan formal maupun non formal. “Darul Ulum” juga menjadi nama institusi-institusi yang dikembangkan oleh Pondok Pesantren Banyuanyar.

B. Nama-Nama Pengasuh Pondok Pesantren Banyuanyar

1. K. Itsbat Bin Ishaq Bin Hasan Bin Abdurrahman (Kyai Abdurrahman adalah menantu Sunan Giri Gresik), periode tahun 1788 s/d 1868.
2. RKH. Abdul Hamid Bin Itsbat, periode tahun 1868 s/d 1933.
3. RKH. Abdul Majid bin Abdul Hamid (wafat 1958 M), periode tahun 1933 s/d 1943.
4. RKH. Baidhawi bin Abdul Hamid (wafat 1966 M), periode tahun 1943 s/d 1966.
5. RKH. Abdul Hamid Bakir bin Abdul Majid (wafat 1980 M), periode tahun 1966 s/d 1980.
6. RKH. Muhammad Syamsul Arifin bin KH. Abdul Lathif, periode tahun 1980-sekarang.

Courtesy: www.banyuanyar.org
http://www.alkhoirot.net/…/sejarah-ponpes-banyuanyar-pameka…
http://www.facebook.com/pages/Mesjid-DAN-Pondok-Pesantren/418456771527192

See More
Image may contain: one or more people
Mesjid DAN Pondok Pesantren is with Salma Elma.

Pondok Pesantren Buntet Cirebon Jawa Barat

...
Sejarah profil biodata ponpes Pondok Pesantren Buntet atau lebih dikenal sebagai Pondok Buntet Pesantren kabupaten Cirebon provinsi Jawa Barat Indonesia.


Buntet Pesantren adalah nama sebuah Pondok Pesantren yang umurnya cukup tua. Berdiri sejak abad ke 18 tepatnya tahun 1785. Menurut catatan sejarah seperti yang tertulis dalam buku Sejarah Pondok Buntet Pesantren karya H. Amak Abkari, bahwa tokoh Ulama yang pertama kali mendirikan Pesantren ini adalah seorang Mufti Besar Kesultanan Cirebon bernama Kyai Haji Muqoyyim (Mbah Muqoyyim).

Tempat yang pertama kali dijadikan sebagai pondok pesantren Buntet, letaknya di Desa Bulak kurang lebih 1/2 km dari perkampungan Pesantren yang sekarang. Sebagai buktinya di Desa Bulak tersebut terdapat peninggalan Mbah Muqoyyim berupa makan santri yang sampai sekarang masih utuh.

Sesepuh Buntet Pesantren

Kepemimpinan Pondok Buntet Pesantren dipimpin oleh seorang Kyai yang seolah-olah membawahi kyai-kyai lainnya yang memimpin masing-masing asrama (pondokan). Segala urusan ke luar diserahkan kepada sesepuh ini.

Lebih jelasnya periodisasi kepemimpinan Kyai Sepuh ini berturut-turut hingga sekarang dipimpin oleh Kyai yang dikenal Khos yaitu KH. Abdullah Abbas (kini Almarhum), dan digantikan oleh KH. Nahduddin Abbas.

Nama-nama Kyai yang dituakan dalam mengurus Pondok Buntet Pesantren secara turun-termurun adalah sebagai berikut:

1. KH. Muta’ad (Periode pertama)
2. KH. Abdul Jamil
3. KH. Abbas
4. KH. Mustahdi Abbas
5. KH. Mustamid Abbas
6. KH. Abdullah Abbas
7. KH. Nahduddin Abbas (hingga sekarang)

Kyai Buntet yang Wafat

KH. Abdul DJamil
KH. Abbas
KH. Ilyas
KH. Anas
KH. Yusuf
KH. Khamim
KH. Ahmad Zahid
KH. Khowi
KH. Mustahdi Abbas
KH. Mustamid Abbas
KH. Zen
KH. Murtadho
KH. Busyrol Karim
KH. Akyas Abdul Jamil
KH. Arsyad
KH. Izuddin Zahid
KH. Nasiruddin Zahid
KH. Anwaruddin Zahid
KH. Hisyam Mansyur
KH. Chowas Nuruddin
KH. Fuad Hasyim
KH. Fuad Zen
KH. Nu’man Zen
KH. Fahim Khowi
KH. Fakhruddin

Pengasuh Pesantren dan Pengurus Yayasan saat ini 2011-2012

Pembina : Sesepuh Buntet Pesantren
Ketua Umum : Drs.KH. Adib Rofi`uddin
Sekretaris Umum : H. Ubaidillah Arief, S.Pd, M.Pd
Bendahara Umum : Drs.H. Habbil Ghomam
Ketua I : Drs.H. Wawan Arwani, MA.
Sekretaris I : Drs. Aris Ni`matullah (Pendidikan Formal dan KBIH)

Ketua II : H. Sholeh Suaedi
Sekretaris II : Agus Nasrullah, SH. (LBK dan LITBANG)

Ketua III : H. Ade Nasihul Umam, Lc
Sekretaris III : H. Salman Al Farisi (Kepesantrenan, Humas dan Da`wah)Ketua IV : H. Ahmad Tidjani
Sekretaris IV : H. Jachsus Santoso, M.Ag
Ketua V : Moh. Mustahdi Abbas, SP
Sekretaris V : Ahmad Syauqi, S.Ag

=========
Courtesy: buntetpesantren.org
http://www.alkhoirot.net/…/pondok-pesantren-buntet-cirebon-…
http://www.facebook.com/pages/Mesjid-DAN-Pondok-Pesantren/418456771527192

See More
No automatic alt text available.

Pondok Pesantren Nurul Barokah Desa Beji, Kecamatan Bojongsari Kab Purbalingga

Ponpes Nurul Barokah
Pondok Pesantren Berbasis Salaf dan Modern
Di Kaki Gungung Slamet belahan timur ini berdiri sebuah pondok salafiyah dan dipadu dengan pendidikan salaf dan modern....

Continue Reading
No automatic alt text available.

Ponpes Zainul Hasan Genggong Probolinggo

Pengkader Ulama di dari Pesisir Timur Jawa Timur

Siapa pun akan terkesima saat memasuki gerbang kompleks Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo, Jawa Timur. Di situ berdiri kokoh (bangunan permanen) lambang Nahdlatul Ulama (NU) yang cukup besar berukuran sekitar 5 x 4 meter persegi. Di bawah lambang tersebut tertulis, “Selamat Datang di Kota Santri Pesantren Zainul Hasan Genggong.”

...Continue Reading
Image may contain: one or more people