Photos
Posts

Selamat Ultah, Kakek Jakob Oetama!

Kidnesia.com - Hari ini, 27 September 2016 adalah ulang tahun Kakek Jakob Oetama yang ke-85 tahun. Siapakah Kakek Jakob Oetama yang sering dipanggil JO (baca Je – O) itu?

Kakek JO adalah bosnya Kompas Gramedia. Bukan bos biasa, beliau adalah bosnya para bos di Kompas Gramedia, induk perusahaan yang menerbitkan Majalah Bobo.

...

Kakek Jakob Oetama dikenal sebagai tokoh pers dan pengusaha yang sukses. Usahanya mendirikan perusahaan penerbitan dimulai pada 1963. Kala itu, bersama Kakek PK Ojong, Kakek JO mendirikan majalah Intisari. Dua tahun kemudian, 28 Juni 1965, beliau mendirikan koran Kompas.

Untuk memberikan bahan bacaan yang baik bagi anak-anak, salah satu halaman Kompas memuat cerita dan cergam Bobo. Atas prakarsa pendiri Kompas Gramedia, Kakek Jakob Oetama dan Kakek PK Ojong, halaman anak-anak Kompas ini dikembangkan menjadi Majalah Bobo.

Majalah Bobo terbit pertama kali pada tanggal 14 April 1973, dengan dua orang pengasuh, yaitu Bapak Adi Subrata dan Ibu Tinneke Latumeten.

Meskipun Kakek JO tidak secara langsung mengurusi Bobo, beliau selalu memperhatikan perkembangan majalah terbesar di Indonesia ini. Kepada kakak-kakak redaksi para pengasuh Bobo, Kakek JO sering berpesan agar redaksi menulis hal-hal yang dibutuhkan dan disukai anak-anak. Bukan hal-hal yang disukai oleh sang penulis. Dengan menyajikan tulisan yang dimaui anak-anak, niscaya Bobo akan senantiasa disukai anak-anak.

Saat hadir pada peringatan ulang tahun Majalah Bobo ke-35 yang diselenggarakan 15 April 2008, Kakek JO sudah memprediksi akan datangnya era digital seperti sekarang. Kata beliau pada waktu itu, era digital mungkin akan mengurangi jumlah pelanggan majalah dan koran. Namun, beliau yakin majalah dan koran yang baik dan dipercaya oleh pembacanya tidak akan mati.

Di Bobo dan Kompas Gramedia pada umumnya, Kakek JO adalah Bapak kami. Bapak yang selalu mengajak anak-anaknya mau terus belajar, bekerja dengan sungguh-sungguh, dan menjaga kebersamaan.

Dan… bagi kita, Kakek JO adalah kakek yang selalu mengingatkan cucunya untuk selalu membaca buku, karena dengan membaca buku kita lebih maju.

Selamat ultah Kakek JO… tetap sehat sampai akhir hayat!

See More
Image may contain: 1 person

Kaca Meja Yang Pecah

"Praaaaang!"

Kaca meja di ruang tamu pecah berantakan di lantai. Aku, Dina kakakku, dan Retno adikku terkejut bukan kepalang. Tak ada sepatah kata pun yang terlontar. Seolah-olah mulut kami terkunci rapat.

...Continue Reading
Posts

Selamat sore kawan! Maaf ya belum update nih lagi ngerjain tugas kuliah jadi mungkin nanti malam saya mulai update, stay tune Cerpen dan dongen yaa 😁

Good afternoon guys! I'm sorry I don't have an update. So maybe later tonight I start update, stay tune short and dongen yaa 󾌳
Translated

Seorang pemenang takkan pernah berhenti untuk berusaha dan orang yang berhenti untuk berusaha takkan menjadi seorang pemenang.

Selamat pagi kawan! Selamat menjalankan aktivitas pagi nya yah, cuaca daerah masing2 gimana nih?

Image may contain: one or more people, sky, nature and outdoor

Selamat malam kawan kawan.
Seperti Yang mimin janjiin, malam ini saya punya cerita renungan dari salah satu web yang bisa dibilang menjadi apa yang akan kita jalani esok hari. oke langsung aja ya!

Hari itu saya bermaksud belanja keperluan pribadi di swalayan de depan gerbang perumahan. Setelah mengambil segala barang yang saya butuhkan ,saya pun buru buru menuju antrian di kasir . Di depan saya ada seorang anak muda berpenampilan rada sangar dan di depan anak muda itu ada seo...rang ibu ibu berpenampilan sederhana dengan 2 orang anaknya yang sedang menghitung belanjaan mereka di kasir.

"Total seluruhnya 145 ribu bu", kata si neng penjaga kasir tersenyum ramah setelah menjumlahkan seluruh barang belanjaan si ibu . Ibu itu segera membuka dompetnya... uangnya recehan semua dan sedikit lusuh, lalu dia menghitungnya satu persatu dengan wajah tertunduk . Kedua anaknya berdiri memperhatikan ibu mereka sambil sesekali memegang tangannya, keduanya terlihat tidak sabar . Antrian di swalayan-pun semakin panjang, maklum tanggal muda...

Saya lihat wajah si ibu pucat pasi ... terlihat jelas ia kebingungan sebab ternyata uang yang ada di dompetnya kurang. Ia mulai berfikir untuk mengembalikan sebagian barang belanjaan yang diambilnya... seketika tiba-tiba saja... anak muda di depan saya membungkuk sambil memungut uang 50 ribuan yg ada di lantai dan menyodorkannya ke pada ibu itu :

"Hati-hati bu, hati hati kalau menghitung uang... ini ada selembar uang ibu yang jatuh", Si ibu yang bengong seperti tak percaya... dengan tangan bergetar mengambil dan menerima uang itu... dengan tatapan mata penuh syukur ia memandang pada si anak muda tsb.

Setelah membayar di kasir dengan gembira kedua anaknya menenteng kantong plastik belanjaan berlalu pergi. Anak muda itu membayar belanjaannya kemudian ia juga segera pergi... saya kejar sambil tergesa-gesa menyusul dia... setelah bertemu Saya berkata, "Dek saya tahu... tadi kamu dengan sengaja menjatuhkan uang 50 rebuan milikmu... buat kamu kasihkan sama si ibu yang tadi itu... saya melihat karena saya berada tepat di belakang kamu... demi ALLAH saya bertanya, bagaimana kamu bisa mendapat ide itu ?"

Anak muda itu dengan santun menjawab, "ALLAH lah yang mengilhamkan itu pada saya pak... saya tidak ingin si ibu itu malu dihadapan kita dan anak-anak nya... karena itu ALLAH menggerakkan hati saya untuk spontan mengerjakan apa yang bapak lihat".

Subhanallah... ternyata bila hati menginginkan kebaikan... ALLAH akan membantu hamba NYA melakukan kebaikan itu... sungguh... kebaikan itu hanya mudah dilakukan bagi orang yang memang menginginkannya.... seperti firman ALLAH

فأما من أعطى و اتقى وصدق بالحسنى فسنيسره لليسرى

Adapun orang yang memberikan hartanya di jalan Allah dan bertaqwa dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (syurga), maka kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah” [QS.Al-Lail: 5-7]

See More
Image may contain: 1 person, standing

Hai semua, sebelum nya saya selaku admin sini mau ngucapin maaf yang sebesar besar nya yah kalo kita udah jarang posting cerita disini. Kita punya kabar baik kalo insyalloh mulai hari ini kita akan sering update tentang cerita pendek dan dongeng, Dan juga ada konten baru yaitu

(+) Cerita budaya daerah teman - teman
Yang apabila ingin kita kisahkan bisa chat postingan di fp ini
(+) Update terbaru tentang novel atau karangan...
(+) Kisah Horor berdasarkan cerita nyata di setiap malam jumat
(+) Dan terakhir,Kisah Renungan setiap minggu malam.

Oke mungkin seperti itu konten - konten baru kita, dan satu lagi!
Saya juga lagi nyari admin baru nih, gapake persyaratann asalkan jujur dan rajin posting. terima kasih buat waktu nya teman teman. )

See More

Akhir akhir ini aktivitas feedback dari kalian cukup bagus, terima kasih atas komentar,like dan share nya, admin masih butuh support kalian untuk tetap melanjutkan postingan di dinding fans page ini, lama vakum akibat kini hanya ada satu admin, dan admin sendiri sibuk di dunia nyata, mohon kritik dan saran bagaimana agar fans page ini bisa tetap berjalan menghibur kalian..
Tulis di kolom komentar ya, terima kasih )

Suatu hari seorang bapak tua hendak bepergian
menggunakan kereta. Namun karena terburu-
buru, ketika naik, sebelah sepatunya tersangkut
di pintu dan jatuh ke atas rel. Ia hendak
mengambilnya namun kereta terlanjur berjalan...
dan tak mungkin memintanya untuk berhenti.
Sesaat kemudian, ia malah melakukan sesuatu
yang tidak lazim. Si bapak tua dengan tenang
melepas sepatu sebelahnya, lalu
melemparkannya ke luar tak jauh dari sepatu
tadi jatuh.
Kebetulan semua kejadian itu diperhatikan oleh
seorang pemuda yang duduk di dalam kereta.
Karena merasa penasaran, pemuda itu hendak
bertanya langsung pada si bapak tua. Begitu
bapak tua itu melewati tempat duduknya, si
pemuda menyapanya ramah. "Salam, Pak. Saya
tadi sempat memperhatikan apa yang Bapak
lakukan. Boleh saya bertanya sesuatu?"
"Silakan, Nak. Apa yang ingin kau tanyakan?"
ujar si bapak tua.
"Begini, Pak. Tadi Bapak sudah kehilangan satu
sepatu, lalu kenapa Bapak juga melemparkan
sepatu Bapak yang lain? Dengan begitu,
bukankah Bapak sekarang tak punya alas kaki."
Si bapak tua itu melihat pemuda itu sambil
tersenyum, lalu menjawab ramah, "Nak, seperti
yang sudah kamu lihat tadi, saya sudah
kehilangan satu sepatu. Sepatu yang terjatuh
tadi mungkin akan ditemukan oleh seseorang,
dan bisa saja dia itu orang yang tak berpunya.
Tapi, apakah sepatu yang cuma sebelah itu ada
gunanya buatnya? Tidak, kan? Sementara
saya sendiri, apakah sepatu yang masih melekat
di kaki saya tadi juga masih bermanfaat bagi
saya? Tidak juga, kan?
"Jika saya melemparkan sepatu sebelahnya lagi,
kemungkinan besar orang yang tadi menemukan
sepatu saya akan menemukan pasangannya.
Dengan begitu, sepatu itu bisa kembali berfungsi
sebagaimana mestinya. Karena itulah, saya
lemparkan sepatu sebelahnya lagi supaya orang
yang menemukannya bisa memanfaatkannya
dengan baik."
Bapak tua di dalam kisah tadi adalah Mahatma
Gandhi. Apa yang dilakukan beliau mengandung
sebuah filosofi dasar dalam hidup.
Sepanjang masa hidup, kita hampir pasti akan
merasakan suatu kehilangan. Entah itu berupa
materi atau orang terkasih kita. Dan bagi kita,
kehilangan itu awalnya terlihat tidak adil. Tapi
jika kita renungkan lebih jauh lagi, kehilangan itu
sejatinya terjadi agar ada perubahan positif dan
berarti dalam hidup kita.
Berkeras mempertahankan apa yang kita miliki
tidak membuat kita atau dunia di sekitar kita
menjadi lebih baik. Tapi memberikan dengan
ketulusan hati dapat membantu banyak orang
dan membuat mereka bahagia.

See More

Belajar dari merpati

1.Merpati adalah burung yang tidak pernah
mendua hati. Coba perhatikan, apakah ada
merpati yang suka berganti pasangan?...
Jawabannya adalah “tidak”! Pasangannya
cukup 1 seumur hidupnya.
2.
Merpati adalah burung yang tahu kemana
dia harus pulang. Betapapun merpati
terbang jauh, dia tidak pernah tersesat untuk
pulang. Pernahkah ada merpati yang pulang
ke rumah lain? Jawabannya adalah “tidak”!
3. Merpati adalah burung yang romantis. Coba
perhatikan ketika sang jantan bertalu-talu
memberikan pujian, sementara sang betina
tertunduk malu. Pernahkah kita melihat
mereka saling mencaci? Jawabannya,
“tidak”!
4. Burung merpati tahu bagaimana pentingnya
bekerja sama. Coba perhatikan ketika
mereka bekerja sama membuat sarang. Sang
jantan dan betina saling silih berganti
membawa ranting untuk sarang anak-anak
mereka. Apabila sang betina mengerami,
sang jantan berjaga di luar kandang. Dan
apabila sang betina kelelahan, sang jantan
gantian mengerami. Pernahkah kita melihat
mereka saling melempar pekerjaannya?
Jawabannya, “tidak”!
5. Merpati adalah burung yang tidak
mempunyai empedu, ia tidak menyimpan
“kepahitan” sehingga tidak menyimpan
dendam.
Jika seekor burung merpati bisa melakukan
hal-hal di atas, mengapa manusia tidak bisa?
Hidup itu indah jika kita saling mengerti,
berbagi, dan menghargai! Setuju..?

Sumber: @cerita_motivasi

See More

Terus berkarya

Jangan berhenti. Bukan karena berhenti akan
menghambat laju kemajuan kita. Namun
sesungguhnya alam mengajarkan bahwa kita tak...
akan pernah bisa berhenti.
Meski kita berdiam diri di situ, bumi tetap
mengajak kita mengelilingi matahari.
Maka, bergeraklah, bekerjalah, berkaryalah.
Bekerja bukan sekedar untuk meraih sesuatu.
Bekerja memberi kebahagiaan diri. Itulah yang
diharapkan oleh alam dari kita.
Air yang tak bergerak lebih cepat busuk.
Kunci yang tak pernah dibuka lebih mudah serat.
Mesin yang tak dinyalakan lebih gampang
berkarat.
Hanya perkakas yang tak digunakanlah yang
disimpan dalam laci berdebu.
Alam telah mengajarkan ini: Jangan berhenti
berkarya, atau kita segera menjadi tua dan
tak berguna.

See More

Profesor bisnis dan nelayan ikan
Di sebuah desa kecil tepi pantai Mexico, seorang
pelancong Amerika mengamati nelayan setempat
sedang menurunkan ikan hasil tangkapan dari
perahunya. Dia memutuskan menyapa si nelayan...
yang usianya masih muda.
Pelancong Amerika bertanya: "Kenapa buru-buru
pulang dari laut padahal
hari masih siang?"
Jawab si nelayan: "Oh, Senor, hasil tangkapan
saya sudah cukup untuk memberi makan keluarga
hari ini dan menyisakan sedikit untuk bisa dijual."
Lalu menambahkan: "Kini saatnya makan siang
bersama keluarga dan istirahat.Sore hari nanti
saya bisa bermain dengan anak-anak. Pada
malamnya saya biasapergi ke kedai minum,
menenggak tequila dan bermain gitar bersama
teman-teman."
Pelancong Amerika, seorang profesor bisnis,
terhenyak oleh begitu rendahnya motivasi si
nelayan untuk mencapai sukses.
Kata profesor: "Jika bekerja di laut sampai sore,
kau akan mudah mendapatkan hasil tangkapan dua
kali lipat. Kau bisa menjual ikan lebih banyak,
menabung uangnya. Dan dalam enam-sembilan
bulan kemudian, bias membeli perahu lebih besar,
mempekerjakan karyawan."
Profesor melanjutkan: "Dalam dua tahun, kau bisa
mendapatkan modal dari bank untuk membeli
perahu lain yang lebih besar, memperjakan lebih
banyak lagi karyawan. Jika kau mengikuti rencana
bisnis seperti ini, dalam enam sampai tujuh tahun
kau bisa memiliki sebuah armada besar
perikanan."
Si nelayan masih mendengar takzim.
"Bayangkan!" kata profesor. "Kau bisa mendirikan
kantor pusat perusahaan di Mexico City, atau
bahkan di Los Angeles, mengail modal lebih
banyak lagi dari lantai bursa, yang bakal memberi
kau, sebagai CEO, tak hanya gaji besar tapi juga
opsi saham."
Si nelayan manggut-manggut meski tidak paham
sepenuhnya apa yang dikatakan profesor.
"Dalam beberapa tahun," kata profesor, "tolong
dengarkan saya! – kau bisa membeli porsi saham
lebih besar lagi, yang akan menjadikan kau
multimilyuner! Garansi! Dijamin!"
Si profesor begitu bersemangat. Katanya: "Saya
tahu persis tentang ini. Saya profesor di sekolah
bisnis terkenal Amerika."
Si nelayan mendengar dengan takzim.
Dan ketika profesor selesai memberikan kuliah,
dia bertanya: "Tapi, Senor Profesor, apa yang
bisa
dilakukan ketika seseorang menghasilkan uang
jutaan dolar?"
Kini si profesor mulai tersadar belum
memikirkannya terlalu jauh. Dia terhenyak oleh
pertanyaan menghunjam itu, tapi segera
menemukannya jawabannya.
"Amigo!" kata profesor, "dengan uang banyak itu,
kau bisa pensiun.
Ya! Pensiun seumur hidup! Kau bisa membeli villa
dengan pemandangan pantai yang indah seperti
ini, membeli kapal pesiar untuk memancing di pagi
hari. Kau bisa makan siang bersama istri setiap
hari, dan setelah makan malam, bermain gitar di
kedai bersama teman-teman, minum tequila. Yeah,
dengan semua uang itu, kawanku, kau bisa pensiun
tanpa pusing kepala."
Terheran-heran dengan saran si profesor, nelayan
Mexico menjawab: "Tapi,Senor Profesor, saya
telah melakukannya sekarang ini !"
How do you think bro ??? ~

See More

Selamat pagi teman teman kcpdd! Selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalan kan. Semoga gada yang batal ya, amin

Maaf kami belum bisa terlalu vakum, karena kami masih mencari admin tambahan. Jika ada yang minat post aja langsung ke dinding fp ini.

Revolusi cerita

setelah sempat vakum dalam beberapa bulan, akhirnya fanspage kumpulan cerita pendek dan dongeng dapat kembali eksis di facebook anda
faktor-faktor kesibukan yang benar-benar menyita banyak waktu luang serta kekurangan dalam bidang admin (mungkin anda ingat dulu pernah ada seleksi admin,namun terkendala komunikasi akhirnya di batalkan) dengan merivisi program baru insyallah admin akan kembali menyeleksi admin baru dalam beberapa pekan ke depan
untuk saat ini... kami hanya akan memberikan cerita wawasan sastra saja meskipun bersifat source (info dan pusat tunggal) semoga dapat bermanfaat bagi anda semua,kritik dan saran sangat kami perlukan untuk mengembangkan fanspage ini agar dapat lebih baik lagi kedepan-nya

sekedar mengingatkan untuk memperingati hari jadi fanspage kumpulan cerita pendek dan dongeng akan membuat kejutan untuk anda ketika penggemar menyentuh angka 7777

terima kasih salam hangat dari kami

#afa

See More

membeli Waktu

pada suatu hari, seorang Ayah pulang dari bekerja pukul 21.00 malam. Seperti hari-hari sebelumnya, hari itu sangat melelahkan baginya. Sesampainya di rumah ia mendapati anaknya yang berusia 8 tahun yang duduk di kelas 2 SD sudah menunggunya di depan pintu rumah. Sepertinya ia sudah menunggu lama.

“Kok belum tidur?” sapa sang Ayah pada anaknya.

...Continue Reading

Jika Esok Tak Pernah Datang

Bila kutahu ini akan menjadi terakhir kalinya kulihat dirimu terlelap tidur, Aku akan menyelimutimu dengan lebih rapat dan berdoa kepada Tuhan agar menjaga jiwamu.

Bila kutahu ini akan menjadi terakhir kalinya kulihat dirimu melangkah keluar pintu, Aku akan memelukmu erat dan menciummu dan memanggilmu kembali untuk melakukannya sekali lagi.

...

Bila kutahu ini akan menjadi terakhir kalinya kudengar suaramu memuji, Aku akan merekam setiap kata dan tindakan dan memutarnya lagi sepanjang sisa hariku.

Bila kutahu ini akan menjadi terakhir kalinya, aku akan meluangkan waktu ekstra satu atau dua menit, Untuk berhenti dan mengatakan “Aku mencintaimu” dan bukannya menganggap kau sudah tahu.

Jadi untuk berjaga-jaga seandainya esok tak pernah datang dan hanya hari inilah yang kupunya, Aku ingin mengatakan betapa aku sangat mencintaimu dan kuharap kita takkan pernah lupa.

Esok tak dijanjikan kepada siapa pun, baik tua maupun muda. Dan hari ini mungkin kesempatan terakhirmu untuk memeluk erat orang tersayangmu.

Jadi, bila kau sedang menantikan esok, mengapa tidak melakukannya sekarang?

Karena bila esok tak pernah datang, kau pasti akan menyesali hari.

Saat kau tidak meluangkan waktu untuk memberikan sebuah senyuman, pelukan atau ciuman. Dan saat kau terlalu sibuk untuk memberi seorang yang ternyata merupakan permintaan terakhir mereka.

Jadi, dekap erat orang-orang tersayangmu hari ini dan bisikkan di telinga mereka, bahwa kau sangat mencintai mereka dan kau akan selalu menyayangi mereka.

Luangkan waktu untuk mengatakan “Aku menyesal”, “Maafkan aku”, Terima kasih”, atau “aku tidak apa-apa”

Dan bila esok tak pernah datang, kau takkan menyesali hari ini.

[Norma Cornett Marek ~ 1989]

source: www.iphincow.com

See More

Jangan remehkan hal sekecil apapun

rate,share and like

Ketika sore sepulang kerja eorang suami...
melihat isteri yang tertidur pulas karena
kecapekan bekerja seharian di rumah. Sang
suami mencium kening isterinya dan
bertanya, ‘Bunda, udah shalat Ashar
belum?’ Isterinya terbangun dengan hati
berbunga-bunga menjawab pertanyaan
suami, ‘sudah yah.’ Isterinya beranjak dari
tempat tidur mengambil piring yang
tertutup, sore itu isterinya memasak
kesukaan sang suami.
‘Lihat nih, aku memasak khusus kesukaan
ayah.’ Piring itu dibukanya, ada sepotong
kepala ayam yang terhidang untuk dirinya.
Sang suami memakannya dengan lahap
dan menghabiskan. Isterinya bertanya,
‘Ayah, kenapa suka makan kepala ayam
padahal aku sama anak-anak paling tidak
suka ama kepala ayam.’ Suaminya
menjawab, ‘Itulah sebabnya karena kalian
tidak suka maka ayah suka makan kepala
ayam supaya isteriku dan anak-anakku
mendapatkan bagian yang terenak.’
Mendengar jawaban sang suami, terlihat
butir-butir mutiara mulai menuruni pipinya.
Jawaban itu menyentak kesadarannya yang
paling dalam. Tidak pernah dipikirkan
olehnya ternyata sepotong kepala ayam
begitu indahnya sebagai wujud kasih
sayang yang tulus kecintaan suami
terhadap dirinya dan anak-anak. ‘Makasih
ya ayah atas cinta dan kasih sayangmu.’
ucap sang isteri. Suaminya menjawab
dengan senyuman, pertanda kebahagiaan
hadir didalam dirinya.
Kita seringkali mengabaikan sesuatu yang
kecil yang dilakukan oleh sosok ayah kita,
namun memiliki makna yang begitu besar,
di dalamnya terdapat kasih sayang, cinta,
pengorbanan dan tanggungjawab.
Semoga cerita diatas kita bisa
mengambil hikmah dengan mencintai
setulus hati ayah kita yang telah
berkorban untuk anak dan isterinya.

See More

10 Zebra Cross Paling Unik di Dunia

Di beberapa negara yang sangat menghargai
pejalan kaki, zebra cross menjadi media penyaluran
kreativitas seniman dan juga ajang promosi....

Continue Reading