See more of Pers Mahasiswa Scientiarum by logging into Facebook
Message this Page, learn about upcoming events and more.
See more of Pers Mahasiswa Scientiarum by logging into Facebook
Message this Page, learn about upcoming events and more.
Not Now
CommunitySee All
Icon of invite friends to like the lage
Invite your friends to like this Page
Highlights info row image
2,120 people like this
Highlights info row image
2,121 people follow this
People Also Like
Pages liked by this Page
Reviews
14 Reviews
Tell people what you think
Indrika Dermadibyo Tiranda
· July 10, 2015
Jangan sampai 'Kritis-Prinsipil'-nya beku. Semoga Scientiarum selalu jadi panutan!
Alexio Cesar Nessi
· April 30, 2015
Baik, ditingkatkan. Saya menunggu Scientiarum ada dalam bentuk cetakan.
Jacobus Fredrik Nahumury
· July 8, 2015
Bagus dan layak menjadi media informasi yang bersaing denga yang lain. Di tunggu cetakannya ;)
Bima Satria Putra
· April 23, 2015
media nasional aja kalah!
Kris Triyanto
· August 23, 2014
kuarang greget!
Stephen Kevin Giovanni
· April 25, 2015
Masih perlu improve setiap waktu!
Photos
Videos
[TEASER] Majalah Scientiarum No. 22/2016 "MAAF KESIANGAN"
24
Posts

Barangkali diantara pembaca sudah ada yang tahu mengenai serba-serbi pemilihan rektor yang baru. Redaksi kami pun beberapa hari ini juga mendapatkan berbagai kabar dan laporan mengenai hal ini, dan perlu kami konfirmasi validitasnya.

Namun sayangnya, beberpaa pihak yang kami anggap berkompeten memverifikasi kabar ini masih bungkam dan belum memberi jawaban.

Sebagai sivitas, rektor lebih dari sekedar pemimpin, namun juga sebagai pengasuh yang punya tanggungjawab besar mengel...ola tempat mahsiswa berkarya dalam wadah universitas.
Banyak pertanyaan yang sering dilontarkan selama bertahun-tahun seperti, "mengapa pemilihan rektor harus tertutup?" Atau "mengapa sivitas tak bisa memilih pemimpinnya sendiri secara langsung?".

Dengan momen pemilihan rektor kali ini, keterbukaan menjadi hal yang penting. Pemilihan yang demokratis tak seharusnya ditutup-tutupi. #KamiBerhakTau

See More
Image may contain: text

Jurnalisme warga ini bisa dilakukan di manapun dan oleh siapapun.

Posted by CekTKP
2,850,607 Views
2,850,607 Views
CekTKP
January 30

Nekat banget nih orang wkwkkwkw

Posts

Bali sebagai bagian dari Indonesia melekat dalam pikiran generasi ke generasi sebagai tujuan pariwisata, tidak saja domestik namun juga internasional.

Baca selengkapnya opini dari alumni FE UKSW, Sunny Batubara berjudul "Kuliner Bali, di mana Taringmu?"

Bali sebagai bagian dari Indonesia melekat dalam pikiran generasi ke generasi sebagai tujuan pariwisata, tidak saja domestik namun juga internasional. Setiap tahun dikala liburan datang ada saja yang mau menyempatkan diri untuk sekedar berlibur sampai berniaga di pulau mungil ini.
scientiarum.com

Pada 1993, UKSW pernah ramai dengan kisruh pemilihan rektor. Kekisruhan ini bermula dari terpilihnya John Ihalauw sebagai rektor baru, untuk masa jabatan 1993 hingga 1997, dan menimbulkan pro dan kontra, hingga menimbulkan konflik yang berkepanjangan.

Tahun lalu, saat UKSW memperingati ulang tahunnya ke-60, Scientiarum menerbitkan majalah edisi ke-22 dengan judul "Maaf Kesiangan." Majalah ini menguak berbagai peristiwa penting saat kisruh tersebut terjadi.

Majalah ini bukan... bertujuan membuka luka lama, namun sebagai bahan belajar bagi siapa saja, bahwa proses pemilihan yang tidak demokratis, berpotensi terjadi konflik yang berkepanjangan dan masih banyak lagi.

Jika penasaran dan ingin mendapatkan majalah ini, kami memberikan secara gratis, dengan menghubungi kami via email redaksi@scientiarum.com atau kirim pesan di akun ini.

— Products shown: Majalah Scientiarum Edisi 22/ November 2016 "MAAF KESIANGAN".

See More

Dua pekan terakhir, linimasa media sosial ramai dengan berbagai ucapan selamat atas terpilihnya Neil Samuel Rupidara sebagai rektor ketujuh UKSW untuk masa jabatan 2017-2022. Kami mengutip cuitan dari beberapa pengguna. Namun hingga berita ini dibuat, belum ada pernyataan resmi dari pihak yayasan atau Kampus UKSW mengenai terpilihnya Neil sebagai rektor baru.

Baca selengkapnya: Pemilihan Rektor Baru: Sejauh Apa yang Sudah Diketahui? yang digarap oleh Robertus Adi Nugroho, Alexander Herdian, dan Stephen Kevin Giovanni

http://scientiarum.com/…/pemilihan-rektor-baru-sejauh-apa-…/

Dua pekan terakhir, linimasaa media sosial ramai dengan berbagai ucapan selamat atas terpilihnya Neil Samuel Rupidara sebagai rektor ketujuh UKSW untuk masa jabatan 2017-2022. Kami mengutip cuitan dari beberapa pengguna.
scientiarum.com

Bagi sebagian mahasiswa yang 'rajin ngecek hasil studi' ini penting. Bagi sebagian lainnya yang 'tidak begitu ambil pusing', santai-santai aja.

Baca selengkapnya "Lihat Nilai, Syarat dan Ketentuan Berlaku" oleh Kiptya Nur Astari

Beberapa mahasiswa mengalami kendala ketika mengakses hasil studi semester II TA 2016/2017 yang semestinya sudah dapat dibuka sejak tanggal 14 April 2016. Saat mahasiswa mencoba mengecek nilainya, laman malah dialihkan ke pemberitahuan yang bertuliskan “Anda wajib melunasi tagihan semester II 2016/2...
scientiarum.com

Walaupun icip-icip kuliner IICF 2017 berakhir pekan lalu, bukan berarti harus menunggu tahun depan untuk bisa menikmati cita rasa kuliner khas etnis Nusantara. Ayo sarapan!

Baca selengkapnya "Jelajah Nusantara, Lidah Kendaraannya" oleh Dwiki Haris

Walaupun icip-icip kuliner IICF 2017 berakhir pekan lalu, bukan berarti harus menunggu tahun depan untuk bisa menikmati cita rasa kuliner khas etnis Nusantara.
scientiarum.com

Selain khawatir nepotisme, saya juga prihatin ketika tampaknya statuta Universitas tahun 2016 seperti melanggengkan dominasi pihak penguasa.

Baca selengkapnya "Kewenangan Rektor UKSW Kebablasan" oleh Martin Dennise Silaban

Selain khawatir nepotisme, saya juga prihatin ketika tampaknya statuta UKSW tahun 2016 seperti melanggengkan dominasi pihak penguasa.
scientiarum.com

Dalam buku ini, pembaca diajak memahami bahwa guru merupakan agen perubahan yang sentral di dunia pendidikan serta dituntut untuk terus mengubah diri. St. Kartono pun selalu berkaca dari pengalaman-pengalamannya. Perjalanan keguruan dan kepengajarannya di berbagai tempat seperti Yogyakarta, Medan, Kalimantan, Nabire-Papua dan Adelaide-Australia menjadikan dia seorang pembelajar.

Baca resensi selengkapnya: Pelayan Itu Bernama Guru karya Rezki Benedikto Renwarin

http://scientiarum.com/2017/04/30/pelayan-itu-bernama-guru/

“Tolong, apa pun yang berserakan di bawah meja anda, termasuk sampah, dipungut, lalu dibuang ke keranjang sampah!”, pinta seorang guru Bahasa Indonesia sebelum memasuki kelas tempatnya mengajar. Upaya menjaga dan memelihara kebersihan merupakan nilai yang harus senantiasa dihidupi siapa pun. Pengala...
scientiarum.com

Indonesia International Culture Festival (IICF) 2017 menampilkan 18 etnis yang menggambarkan keberagaman budaya Indonesia. Festival tahunan ini juga membawa pesan toleransi dan pentingnya menghargai perbedaan antar sesama,

Berita foto: Panggil Aku Indonesia karya AlvaDio Vicky Devara Utomo

http://scientiarum.com/2017/04/24/panggil-aku-indonesia/

Indonesia International Culture Festival (IICF) 2017 menampilkan 18 etnis yang menggambarkan keberagaman budaya Indonesia. Festival tahunan ini juga membawa pesan toleransi dan pentingnya menghargai perbedaan antar sesama,
scientiarum.com

Pembaca, sejak Selasa (8/3), laman Scientiarum.com mengalami gangguan teknis pada sistem peladen dan tak bisa diakses sama sekali. Saat ini kami sedang berusaha mengatasi gangguan tersebut, secepatnya. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya.

Image may contain: text

TELAH TERBIT majalah Scientiarum edisi 22/2016 berjudul "MAAF KESIANGAN"!

Secara umum, majalah ini membahas tentang peristiwa konflik UKSW pada 1993-1995, upaya penyelesaiannya, dan hal-hal yang belum selesai sampai sekarang.

Untuk mendapat cetakannya, anda bisa menghubungi langsung ke 082227891597 (Pandita) atau 085778725528 (Rut). Bisa juga langsung datang ke kantor Scientiarum di Gedung O, UKSW.

...

Selamat membaca.

NB: Membaca lebih optimal jika melalui PC.

See More

Dapat dikatakan Gudeg Miroso merupakan gudeg khas Salatiga. Perbedaan rasa gudeg miroso terletak pada keseimbangan rasa pedas, manis, dan asin dibandingkan dengan gudeg-gudeg lain yang memiliki rasa manis yang mendominasi. Dengan campuran bawang merah, bawang putih, ketumbar, lada, kemiri dan bumbu-bumbu lain yang dirahasiakan sang empunya, maka terjagalah keaslian rasa masakan yang diturunkan kepadanya.

Baca: Gudeg Miroso, Cita Rasa dari Sudut Salatiga karya Kiptya Nur Astari

http://scientiarum.com/…/gudeg-miroso-cita-rasa-dari-sudut…/

Dapat dikatakan Gudeg Miroso merupakan gudeg khas Salatiga. Perbedaan rasa gudeg miroso terletak pada keseimbangan rasa pedas, manis, dan asin dibandingkan dengan gudeg-gudeg lain yang memiliki rasa manis yang mendominasi. Dengan campuran bawang merah, bawang putih, ketumbar, lada, kemiri dan bumbu-...
scientiarum.com

Dapat dikatakan Gudeg Miroso merupakan gudeg khas Salatiga. Perbedaan rasa gudeg miroso terletak pada keseimbangan rasa pedas, manis, dan asin dibandingkan dengan gudeg-gudeg lain yang memiliki rasa manis yang mendominasi. Dengan campuran bawang merah, bawang putih, ketumbar, lada, kemiri dan bumbu-bumbu lain yang dirahasiakan sang empunya, maka terjagalah keaslian rasa masakan yang diturunkan kepadanya.

Baca: Gudeg Miroso, Cita Rasa dari Sudut Salatiga karya Kiptya Nur Astari

http://scientiarum.com/…/gudeg-miroso-cita-rasa-dari-sudut…/

Dapat dikatakan Gudeg Miroso merupakan gudeg khas Salatiga. Perbedaan rasa gudeg miroso terletak pada keseimbangan rasa pedas, manis, dan asin dibandingkan dengan gudeg-gudeg lain yang memiliki rasa manis yang mendominasi. Dengan campuran bawang merah, bawang putih, ketumbar, lada, kemiri dan bumbu-...
scientiarum.com